ٱقْرَأْ
بِٱسْمِ
رَبِّكَ
ٱلَّذِى
خَلَقَ
1
aqraa
biasmi
rabbika
alladziā
khalaqa
Bacalah
dengan
(menyebut)
nama
Tuhan-mu
Yang
menciptakan,
خَلَقَ
ٱلْإِنسَـٰنَ
مِنْ
عَلَقٍ
2
khalaqa
aliinsaāna
min
‘alaqin
Dia
telah
menciptakan
manusia
dari
segumpal
darah.
ٱقْرَأْ
وَرَبُّكَ
ٱلْأَكْرَمُ
3
aqraa
warabbuka
alaakramu
Bacalah,
dan
Tuhan-mulah
Yang
Maha
Pemurah,
ٱلَّذِى
عَلَّمَ
بِٱلْقَلَمِ
4
alladziā
‘allama
bialqalami
Yang
mengajar
(manusia)
dengan
perantaran
kalam[1590].
عَلَّمَ
ٱلْإِنسَـٰنَ
مَا
لَمْ
يَعْلَمْ
5
‘allama
aliinsaāna
maā
lam
ya‘lam
Dia
mengajarkan
kepada
manusia
apa
yang
tidak
diketahuinya.
كَلَّآ
إِنَّ
ٱلْإِنسَـٰنَ
لَيَطْغَىٰٓ
6
kallaā
iinna
aliinsaāna
layaṭghaāā
Ketahuilah!
Sesungguhnya
manusia
benar-benar
melampaui
batas,
أَن
رَّءَاهُ
ٱسْتَغْنَىٰٓ
7
aan
rra'aāhu
astaghnaāā
karena
dia
melihat
dirinya
serba
cukup.
إِنَّ
إِلَىٰ
رَبِّكَ
ٱلرُّجْعَىٰٓ
8
iinna
iilaāā
rabbika
alrruj‘aāā
Sesungguhnya
hanya
kepada
Tuhan-mulah
kembali(mu).
أَرَءَيْتَ
ٱلَّذِى
يَنْهَىٰ
9
aara'ayta
alladziā
yanhaāā
Bagaimana
pendapatmu
tentang
orang
yang
melarang,
عَبْدًا
إِذَا
صَلَّىٰٓ
10
‘abdanā
iidzaā
ṣallaāā
seorang
hamba
ketika
mengerjakan
salat[1591],
أَرَءَيْتَ
إِن
كَانَ
عَلَى
ٱلْهُدَىٰٓ
11
aara'ayta
iin
kaāna
‘alaā
alhudaāā
bagaimana
pendapatmu
jika
orang
yang
dilarang
(yaitu
Muhammad)
itu
berada
di
atas
kebenaran,
أَوْ
أَمَرَ
بِٱلتَّقْوَىٰٓ
12
aaw
aamara
bialttaqwaāā
atau
dia
menyuruh
bertakwa
(kepada
Allah)?
أَرَءَيْتَ
إِن
كَذَّبَ
وَتَوَلَّىٰٓ
13
aara'ayta
iin
kadzdzaba
watawallaāā
Bagaimana
pendapatmu
jika
orang
yang
melarang
itu
mendustakan
dan
berpaling?
أَلَمْ
يَعْلَم
بِأَنَّ
ٱللَّهَ
يَرَىٰ
14
aalam
ya‘lam
biaanna
alllaha
yaraāā
Tidakkah
dia
mengetahui
bahwa
sesungguhnya
Allah
melihat
segala
perbuatannya?
كَلَّا
لَئِن
لَّمْ
يَنتَهِ
لَنَسْفَعًۢا
بِٱلنَّاصِيَةِ
15
kallaā
lai'in
llam
yantahi
lanasfa‘anā
bialnnaāṣiyahi
Ketahuilah,
sungguh
jika
dia
tidak
berhenti
(berbuat
demikian),
niscaya
Kami
tarik
ubun-ubunnya[1592],
نَاصِيَةٍ
كَـٰذِبَةٍ
خَاطِئَةٍ
16
naāṣiyahin
kaādzibahin
khaāṭii'ahin
(yaitu)
ubun-ubun
orang
yang
mendustakan
lagi
durhaka.
فَلْيَدْعُ
نَادِيَهُۥ
17
falyad‘u
naādiyahuū
Maka
biarlah
dia
memanggil
golongannya
(untuk
menolongnya),
سَنَدْعُ
ٱلزَّبَانِيَةَ
18
sanad‘u
alzzabaāniyaha
kelak
Kami
akan
memanggil
malaikat
Zabaniyah[1593],
كَلَّا
لَا
تُطِعْهُ
وَٱسْجُدْ
وَٱقْتَرِب
۩
19
kallaā
laā
tuṭi‘hu
waasjud
waaqtarib
sekali-kali
jangan,
janganlah
kamu
patuh
kepadanya;
dan
sujudlah
dan
dekatkanlah
(dirimu
kepada
Tuhan).