وَٱلتِّينِ
وَٱلزَّيْتُونِ
1
waalttiyni
waalzzaytuwni
Demi
(buah)
tin
dan
(buah)
zaitun[1588],
وَطُورِ
سِينِينَ
2
waṭuwri
siyniyna
dan
demi
bukit
Ṭūrsīnā`[1589],
وَهَـٰذَا
ٱلْبَلَدِ
ٱلْأَمِينِ
3
wahaādzaā
albaladi
alaamiyni
dan
demi
kota
(Mekah)
ini
yang
aman,
لَقَدْ
خَلَقْنَا
ٱلْإِنسَـٰنَ
فِىٓ
أَحْسَنِ
تَقْوِيمٍ
4
laqad
khalaqnaā
aliinsaāna
fiā
aaḥsani
taqwiymin
sesungguhnya
Kami
telah
menciptakan
manusia
dalam
bentuk
yang
sebaik-baiknya.
ثُمَّ
رَدَدْنَـٰهُ
أَسْفَلَ
سَـٰفِلِينَ
5
tsumma
radadnaāhu
aasfala
saāfiliyna
Kemudian
Kami
kembalikan
dia
ke
tempat
yang
serendah-rendahnya
(neraka),
إِلَّا
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
وَعَمِلُوا۟
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ
فَلَهُمْ
أَجْرٌ
غَيْرُ
مَمْنُونٍ
6
iillaā
alladziyna
'aāmanuwā
wa‘amiluwā
alṣṣaāliḥaāti
falahum
aajrun
ghayru
mamnuwnin
kecuali
orang-orang
yang
beriman
dan
mengerjakan
amal
saleh;
maka
bagi
mereka
pahala
yang
tiada
putus-putusnya.
فَمَا
يُكَذِّبُكَ
بَعْدُ
بِٱلدِّينِ
7
famaā
yukadzdzibuka
ba‘du
bialddiyni
Maka
apakah
yang
menyebabkan
kamu
mendustakan
(hari)
pembalasan
sesudah
(adanya
keterangan-keterangan)
itu?
أَلَيْسَ
ٱللَّهُ
بِأَحْكَمِ
ٱلْحَـٰكِمِينَ
8
aalaysa
alllahu
biaaḥkami
alḥaākimiyna
Bukankah
Allah
Hakim
yang
seadil-adilnya?