ٱلْحَآقَّةُ
1
alḥaāqqahu
Hari
kiamat[1502],
مَا
ٱلْحَآقَّةُ
2
maā
alḥaāqqahu
apakah
hari
kiamat
itu?
وَمَآ
أَدْرَىٰكَ
مَا
ٱلْحَآقَّةُ
3
wamaā
aadraāāka
maā
alḥaāqqahu
Dan
tahukah
kamu
apakah
hari
kiamat
itu?
كَذَّبَتْ
ثَمُودُ
وَعَادٌۢ
بِٱلْقَارِعَةِ
4
kadzdzabat
tsamuwdu
wa‘aādun
bialqaāri‘ahi
Kaum
Ṡamūd
dan
ʻĀd
telah
mendustakan
hari
kiamat[1503].
فَأَمَّا
ثَمُودُ
فَأُهْلِكُوا۟
بِٱلطَّاغِيَةِ
5
faaammaā
tsamuwdu
faauhlikuwā
bialṭṭaāghiyahi
Adapun
kaum
Ṡamūd,
maka
mereka
telah
dibinasakan
dengan
kejadian
yang
luar
biasa[1504].
وَأَمَّا
عَادٌ
فَأُهْلِكُوا۟
بِرِيحٍ
صَرْصَرٍ
عَاتِيَةٍ
6
waaammaā
‘aādun
faauhlikuwā
biriyḥin
ṣarṣarin
‘aātiyahin
Adapun
kaum
ʻĀd
maka
mereka
telah
dibinasakan
dengan
angin
yang
sangat
dingin
lagi
amat
kencang,
سَخَّرَهَا
عَلَيْهِمْ
سَبْعَ
لَيَالٍ
وَثَمَـٰنِيَةَ
أَيَّامٍ
حُسُومًا
فَتَرَى
ٱلْقَوْمَ
فِيهَا
صَرْعَىٰ
كَأَنَّهُمْ
أَعْجَازُ
نَخْلٍ
خَاوِيَةٍ
7
sakhkharahaā
‘alayhim
sab‘a
layaālin
watsamaāniyaha
aayyaāmin
ḥusuwmanā
fataraā
alqawma
fiyhaā
ṣar‘aāā
kaaannahum
aa‘jaāzu
nakhlin
khaāwiyahin
yang
Allah
menimpakan
angin
itu
kepada
mereka
selama
tujuh
malam
dan
delapan
hari
terus
menerus;
maka
kamu
lihat
kaum
ʻĀd
pada
waktu
itu
mati
bergelimpangan
seakan-akan
mereka
tunggul-tunggul
pohon
kurma
yang
telah
kosong
(lapuk).
فَهَلْ
تَرَىٰ
لَهُم
مِّنۢ
بَاقِيَةٍ
8
fahal
taraāā
lahum
mmin
baāqiyahin
Maka
kamu
tidak
melihat
seorang
pun
yang
tinggal
di
antara
mereka[1505].
وَجَآءَ
فِرْعَوْنُ
وَمَن
قَبْلَهُۥ
وَٱلْمُؤْتَفِكَـٰتُ
بِٱلْخَاطِئَةِ
9
wajaā'a
fir‘awnu
waman
qablahuū
waalmuu'tafikaātu
bialkhaāṭii'ahi
Dan
telah
datang
Firʻawn
dan
orang-orang
yang
sebelumnya
dan
(penduduk)
negeri-negeri
yang
dijungkir
balikkan
karena
kesalahan
yang
besar[1506].
فَعَصَوْا۟
رَسُولَ
رَبِّهِمْ
فَأَخَذَهُمْ
أَخْذَةً
رَّابِيَةً
10
fa‘aṣawā
rasuwla
rabbihim
faaakhadzahum
aakhdzahan
rraābiyahan
Maka
(masing-masing)
mereka
mendurhakai
rasul
Tuhan
mereka,
lalu
Allah
menyiksa
mereka
dengan
siksaan
yang
sangat
keras.
إِنَّا
لَمَّا
طَغَا
ٱلْمَآءُ
حَمَلْنَـٰكُمْ
فِى
ٱلْجَارِيَةِ
11
iinnaā
lammaā
ṭaghaā
almaā'u
ḥamalnaākum
fiā
aljaāriyahi
Sesungguhnya
Kami,
tatkala
air
telah
naik
(sampai
ke
gunung)
Kami
bawa
(nenek
moyang)
kamu
ke
dalam
bahtera[1507],
لِنَجْعَلَهَا
لَكُمْ
تَذْكِرَةً
وَتَعِيَهَآ
أُذُنٌ
وَٰعِيَةٌ
12
linaj‘alahaā
lakum
tadzkirahan
wata‘iyahaā
audzunun
waā‘iyahun
agar
Kami
jadikan
peristiwa
itu
peringatan
bagi
kamu
dan
agar
diperhatikan
oleh
telinga
yang
mau
mendengar.
فَإِذَا
نُفِخَ
فِى
ٱلصُّورِ
نَفْخَةٌ
وَٰحِدَةٌ
13
faiidzaā
nufikha
fiā
alṣṣuwri
nafkhahun
waāḥidahun
Maka
apabila
sangkakala
ditiup
sekali
tiup[1508],
وَحُمِلَتِ
ٱلْأَرْضُ
وَٱلْجِبَالُ
فَدُكَّتَا
دَكَّةً
وَٰحِدَةً
14
waḥumilati
alaarḍu
waaljibaālu
fadukkataā
dakkahan
waāḥidahan
dan
diangkatlah
bumi
dan
gunung-gunung,
lalu
dibenturkan
keduanya
sekali
bentur.
فَيَوْمَئِذٍ
وَقَعَتِ
ٱلْوَاقِعَةُ
15
fayawmai'idzin
waqa‘ati
alwaāqi‘ahu
Maka
pada
hari
itu
terjadilah
hari
kiamat,
وَٱنشَقَّتِ
ٱلسَّمَآءُ
فَهِىَ
يَوْمَئِذٍ
وَاهِيَةٌ
16
waansyaqqati
alssamaā'u
fahiāa
yawmai'idzin
waāhiyahun
dan
terbelahlah
langit,
karena
pada
hari
itu
langit
menjadi
lemah.
وَٱلْمَلَكُ
عَلَىٰٓ
أَرْجَآئِهَا
ۚ
وَيَحْمِلُ
عَرْشَ
رَبِّكَ
فَوْقَهُمْ
يَوْمَئِذٍ
ثَمَـٰنِيَةٌ
17
waalmalaku
‘alaāā
aarjaāi'ihaā
wayaḥmilu
‘arsya
rabbika
fawqahum
yawmai'idzin
tsamaāniyahun
Dan
malaikat-malaikat
berada
di
penjuru-penjuru
langit.
Dan
pada
hari
itu
delapan
orang
malaikat
menjunjung
arasy
Tuhan-mu
di
atas
(kepala)
mereka.
يَوْمَئِذٍ
تُعْرَضُونَ
لَا
تَخْفَىٰ
مِنكُمْ
خَافِيَةٌ
18
yawmai'idzin
tu‘raḍuwna
laā
takhfaāā
minkum
khaāfiyahun
Pada
hari
itu
kamu
dihadapkan
(kepada
Tuhan-mu),
tiada
sesuatu
pun
dari
keadaanmu
yang
tersembunyi
(bagi
Allah).
فَأَمَّا
مَنْ
أُوتِىَ
كِتَـٰبَهُۥ
بِيَمِينِهِۦ
فَيَقُولُ
هَآؤُمُ
ٱقْرَءُوا۟
كِتَـٰبِيَهْ
19
faaammaā
man
auwtiāa
kitaābahuū
biyamiynihiī
fayaquwlu
haāu'umu
aqra'uwā
kitaābiyah
Adapun
orang-orang
yang
diberikan
kepadanya
kitabnya[1509]
dari
sebelah
kanannya,
maka
dia
berkata,
"Ambillah,
bacalah
kitabku
(ini)".
إِنِّى
ظَنَنتُ
أَنِّى
مُلَـٰقٍ
حِسَابِيَهْ
20
iinniā
ẓanantu
aanniā
mulaāqin
ḥisaābiyah
Sesungguhnya
aku
yakin
bahwa
sesungguhnya
aku
akan
menemui
hisab
terhadap
diriku.
فَهُوَ
فِى
عِيشَةٍ
رَّاضِيَةٍ
21
fahuwa
fiā
‘iysyahin
rraāḍiyahin
Maka
orang
itu
berada
dalam
kehidupan
yang
diridai,
فِى
جَنَّةٍ
عَالِيَةٍ
22
fiā
jannahin
‘aāliyahin
dalam
surga
yang
tinggi,
قُطُوفُهَا
دَانِيَةٌ
23
quṭuwfuhaā
daāniyahun
buah-buahannya
dekat,
كُلُوا۟
وَٱشْرَبُوا۟
هَنِيٓـًٔۢا
بِمَآ
أَسْلَفْتُمْ
فِى
ٱلْأَيَّامِ
ٱلْخَالِيَةِ
24
kuluwā
waasyrabuwā
haniyanā
bimaā
aaslaftum
fiā
alaayyaāmi
alkhaāliyahi
(kepada
mereka
dikatakan),
"Makan
dan
minumlah
dengan
sedap
disebabkan
amal
yang
telah
kamu
kerjakan
pada
hari-hari
yang
telah
lalu".
وَأَمَّا
مَنْ
أُوتِىَ
كِتَـٰبَهُۥ
بِشِمَالِهِۦ
فَيَقُولُ
يَـٰلَيْتَنِى
لَمْ
أُوتَ
كِتَـٰبِيَهْ
25
waaammaā
man
auwtiāa
kitaābahuū
bisyimaālihiī
fayaquwlu
yaālaytaniā
lam
auwta
kitaābiyah
Adapun
orang
yang
diberikan
kepadanya
kitabnya
dari
sebelah
kirinya,
maka
dia
berkata,
"Wahai
alangkah
baiknya
kiranya
tidak
diberikan
kepadaku
kitabku
(ini).
وَلَمْ
أَدْرِ
مَا
حِسَابِيَهْ
26
walam
aadri
maā
ḥisaābiyah
Dan
aku
tidak
mengetahui
apa
hisab
terhadap
diriku,
يَـٰلَيْتَهَا
كَانَتِ
ٱلْقَاضِيَةَ
27
yaālaytahaā
kaānati
alqaāḍiyaha
Wahai
kiranya
kematian
itulah
yang
menyelesaikan
segala
sesuatu.
مَآ
أَغْنَىٰ
عَنِّى
مَالِيَهْ
ۜ
28
maā
aaghnaāā
‘anniā
maāliyah
Hartaku
sekali-kali
tidak
memberi
manfaat
kepadaku.
هَلَكَ
عَنِّى
سُلْطَـٰنِيَهْ
29
halaka
‘anniā
sulṭaāniyah
Telah
hilang
kekuasaanku
dariku".
خُذُوهُ
فَغُلُّوهُ
30
khudzuwhu
faghulluwhu
(Allah
berfirman),
"Peganglah
dia
lalu
belenggulah
tangannya
ke
lehernya.
ثُمَّ
ٱلْجَحِيمَ
صَلُّوهُ
31
tsumma
aljaḥiyma
ṣalluwhu
Kemudian
masukkanlah
dia
ke
dalam
api
neraka
yang
menyala-nyala.
ثُمَّ
فِى
سِلْسِلَةٍ
ذَرْعُهَا
سَبْعُونَ
ذِرَاعًا
فَٱسْلُكُوهُ
32
tsumma
fiā
silsilahin
dzar‘uhaā
sab‘uwna
dziraā‘anā
faaslukuwhu
Kemudian
belitlah
dia
dengan
rantai
yang
panjangnya
tujuh
puluh
hasta.
إِنَّهُۥ
كَانَ
لَا
يُؤْمِنُ
بِٱللَّهِ
ٱلْعَظِيمِ
33
iinnahuū
kaāna
laā
yuu'minu
bialllahi
al‘aẓiymi
Sesungguhnya
dia
dahulu
tidak
beriman
kepada
Allah
Yang
Maha
Besar.
وَلَا
يَحُضُّ
عَلَىٰ
طَعَامِ
ٱلْمِسْكِينِ
34
walaā
yaḥuḍḍu
‘alaāā
ṭa‘aāmi
almiskiyni
Dan
juga
dia
tidak
mendorong
(orang
lain)
untuk
memberi
makan
orang
miskin."
فَلَيْسَ
لَهُ
ٱلْيَوْمَ
هَـٰهُنَا
حَمِيمٌ
35
falaysa
lahu
alyawma
haāhunaā
ḥamiymun
Maka
tiada
seorang
teman
pun
baginya
pada
hari
ini
di
sini.
وَلَا
طَعَامٌ
إِلَّا
مِنْ
غِسْلِينٍ
36
walaā
ṭa‘aāmun
iillaā
min
ghisliynin
Dan
tiada
(pula)
makanan
sedikit
pun
(baginya)
kecuali
dari
darah
dan
nanah.
لَّا
يَأْكُلُهُۥٓ
إِلَّا
ٱلْخَـٰطِـُٔونَ
37
llaā
yaakuluhuū
iillaā
alkhaāṭiuwna
Tidak
ada
yang
memakannya
kecuali
orang-orang
yang
berdosa.
فَلَآ
أُقْسِمُ
بِمَا
تُبْصِرُونَ
38
falaā
auqsimu
bimaā
tubṣiruwna
Maka
Aku
bersumpah
dengan
apa
yang
kamu
lihat.
وَمَا
لَا
تُبْصِرُونَ
39
wamaā
laā
tubṣiruwna
Dan
dengan
apa
yang
tidak
kamu
lihat.
إِنَّهُۥ
لَقَوْلُ
رَسُولٍ
كَرِيمٍ
40
iinnahuū
laqawlu
rasuwlin
kariymin
Sesungguhnya
Al-Qur`ān
itu
adalah
benar-benar
wahyu
(Allah
yang
diturunkan
kepada)
rasul
yang
mulia,
وَمَا
هُوَ
بِقَوْلِ
شَاعِرٍ
ۚ
قَلِيلًا
مَّا
تُؤْمِنُونَ
41
wamaā
huwa
biqawli
syaā‘irin
qaliylanā
mmaā
tuu'minuwna
dan
Al-Qur`ān
itu
bukanlah
perkataan
seorang
penyair.
Sedikit
sekali
kamu
beriman
kepadanya.
وَلَا
بِقَوْلِ
كَاهِنٍ
ۚ
قَلِيلًا
مَّا
تَذَكَّرُونَ
42
walaā
biqawli
kaāhinin
qaliylanā
mmaā
tadzakkaruwna
Dan
bukan
pula
perkataan
tukang
tenung.
Sedikit
sekali
kamu
mengambil
pelajaran
darinya.
تَنزِيلٌ
مِّن
رَّبِّ
ٱلْعَـٰلَمِينَ
43
tanziylun
mmin
rrabbi
al‘aālamiyna
Ia
adalah
wahyu
yang
diturunkan
dari
Tuhan
semesta
alam.
وَلَوْ
تَقَوَّلَ
عَلَيْنَا
بَعْضَ
ٱلْأَقَاوِيلِ
44
walaw
taqawwala
‘alaynaā
ba‘ḍa
alaaqaāwiyli
Seandainya
dia
(Muhammad)
mengadakan
sebagian
perkataan
atas
(nama)
Kami,
لَأَخَذْنَا
مِنْهُ
بِٱلْيَمِينِ
45
laaakhadznaā
minhu
bialyamiyni
niscaya
benar-benar
Kami
pegang
dia
pada
tangan
kanannya[1510].
ثُمَّ
لَقَطَعْنَا
مِنْهُ
ٱلْوَتِينَ
46
tsumma
laqaṭa‘naā
minhu
alwatiyna
Kemudian
benar-benar
Kami
potong
urat
tali
jantungnya.
فَمَا
مِنكُم
مِّنْ
أَحَدٍ
عَنْهُ
حَـٰجِزِينَ
47
famaā
minkum
mmin
aaḥadin
‘anhu
ḥaājiziyna
Maka
sekali-kali
tidak
ada
seorang
pun
dari
kamu
yang
dapat
menghalangi
(Kami),
dari
pemotongan
urat
nadi
itu.
وَإِنَّهُۥ
لَتَذْكِرَةٌ
لِّلْمُتَّقِينَ
48
waiinnahuū
latadzkirahun
llilmuttaqiyna
Dan
sesungguhnya
Al-Qur`ān
itu
benar-benar
suatu
pelajaran
bagi
orang-orang
yang
bertakwa.
وَإِنَّا
لَنَعْلَمُ
أَنَّ
مِنكُم
مُّكَذِّبِينَ
49
waiinnaā
lana‘lamu
aanna
minkum
mmukadzdzibiyna
Dan
sesungguhnya
Kami
benar-benar
mengetahui
bahwa
di
antara
kamu
ada
orang
yang
mendustakan(nya).
وَإِنَّهُۥ
لَحَسْرَةٌ
عَلَى
ٱلْكَـٰفِرِينَ
50
waiinnahuū
laḥasrahun
‘alaā
alkaāfiriyna
Dan
sesungguhnya
Al-Qur`ān
itu
benar-benar
menjadi
penyesalan
bagi
orang-orang
kafir
(di
akhirat).
وَإِنَّهُۥ
لَحَقُّ
ٱلْيَقِينِ
51
waiinnahuū
laḥaqqu
alyaqiyni
Dan
sesungguhnya
Al-Qur`ān
itu
benar-benar
kebenaran
yang
diyakini.
فَسَبِّحْ
بِٱسْمِ
رَبِّكَ
ٱلْعَظِيمِ
52
fasabbiḥ
biasmi
rabbika
al‘aẓiymi
Maka
bertasbihlah
dengan
(menyebut)
nama
Tuhan-mu
Yang
Maha
Besar.