وَٱلطُّورِ
1
waalṭṭuwri
Demi
bukit[1425],
وَكِتَـٰبٍ
مَّسْطُورٍ
2
wakitaābin
mmasṭuwrin
dan
kitab
yang
ditulis,
فِى
رَقٍّ
مَّنشُورٍ
3
fiā
raqqin
mmansyuwrin
pada
lembaran
yang
terbuka,
وَٱلْبَيْتِ
ٱلْمَعْمُورِ
4
waalbayti
alma‘muwri
dan
demi
Baitul
Makmur[1426],
وَٱلسَّقْفِ
ٱلْمَرْفُوعِ
5
waalssaqfi
almarfuw‘i
dan
atap
yang
ditinggikan
(langit),
وَٱلْبَحْرِ
ٱلْمَسْجُورِ
6
waalbaḥri
almasjuwri
dan
laut
yang
di
dalam
tanahnya
ada
api,
إِنَّ
عَذَابَ
رَبِّكَ
لَوَٰقِعٌ
7
iinna
‘adzaāba
rabbika
lawaāqi‘un
sesungguhnya
azab
Tuhan-mu
pasti
terjadi,
مَّا
لَهُۥ
مِن
دَافِعٍ
8
mmaā
lahuū
min
daāfi‘in
tidak
seorang
pun
yang
dapat
menolaknya,
يَوْمَ
تَمُورُ
ٱلسَّمَآءُ
مَوْرًا
9
yawma
tamuwru
alssamaā'u
mawranā
pada
hari
ketika
langit
benar-benar
berguncang,
وَتَسِيرُ
ٱلْجِبَالُ
سَيْرًا
10
watasiyru
aljibaālu
sayranā
dan
gunung
benar-benar
berjalan.
فَوَيْلٌ
يَوْمَئِذٍ
لِّلْمُكَذِّبِينَ
11
fawaylun
yawmai'idzin
llilmukadzdzibiyna
Maka
kecelakaan
yang
besarlah
di
hari
itu
bagi
orang-orang
yang
mendustakan,
ٱلَّذِينَ
هُمْ
فِى
خَوْضٍ
يَلْعَبُونَ
12
alladziyna
hum
fiā
khawḍin
yal‘abuwna
(yaitu)
orang-orang
yang
bermain-main
dalam
kebatilan,
يَوْمَ
يُدَعُّونَ
إِلَىٰ
نَارِ
جَهَنَّمَ
دَعًّا
13
yawma
yuda‘‘uwna
iilaāā
naāri
jahannama
da‘‘anā
pada
hari
mereka
didorong
ke
neraka
Jahanam
dengan
sekuat-kuatnya.
هَـٰذِهِ
ٱلنَّارُ
ٱلَّتِى
كُنتُم
بِهَا
تُكَذِّبُونَ
14
haādzihi
alnnaāru
allatiā
kuntum
bihaā
tukadzdzibuwna
(Dikatakan
kepada
mereka),
"Inilah
neraka
yang
dahulu
kamu
selalu
mendustakannya".
أَفَسِحْرٌ
هَـٰذَآ
أَمْ
أَنتُمْ
لَا
تُبْصِرُونَ
15
aafasiḥrun
haādzaā
aam
aantum
laā
tubṣiruwna
Maka
apakah
ini
sihir?
Ataukah
kamu
tidak
melihat?
ٱصْلَوْهَا
فَٱصْبِرُوٓا۟
أَوْ
لَا
تَصْبِرُوا۟
سَوَآءٌ
عَلَيْكُمْ
ۖ
إِنَّمَا
تُجْزَوْنَ
مَا
كُنتُمْ
تَعْمَلُونَ
16
aṣlawhaā
faaṣbiruwā
aaw
laā
taṣbiruwā
sawaā'un
‘alaykum
iinnamaā
tujzawna
maā
kuntum
ta‘maluwna
Masukklah
kamu
ke
dalamnya
(rasakanlah
panas
apinya);
maka
baik
kamu
bersabar
atau
tidak,
sama
saja
bagimu;
kamu
diberi
balasan
terhadap
apa
yang
telah
kamu
kerjakan.
إِنَّ
ٱلْمُتَّقِينَ
فِى
جَنَّـٰتٍ
وَنَعِيمٍ
17
iinna
almuttaqiyna
fiā
jannaātin
wana‘iymin
Sesungguhnya
orang-orang
yang
bertakwa
berada
dalam
surga
dan
kenikmatan,
فَـٰكِهِينَ
بِمَآ
ءَاتَىٰهُمْ
رَبُّهُمْ
وَوَقَىٰهُمْ
رَبُّهُمْ
عَذَابَ
ٱلْجَحِيمِ
18
faākihiyna
bimaā
'aātaāāhum
rabbuhum
wawaqaāāhum
rabbuhum
‘adzaāba
aljaḥiymi
mereka
bersuka
ria
dengan
apa
yang
diberikan
kepada
mereka
oleh
Tuhan
mereka;
dan
Tuhan
mereka
memelihara
mereka
dari
azab
neraka.
كُلُوا۟
وَٱشْرَبُوا۟
هَنِيٓـًٔۢا
بِمَا
كُنتُمْ
تَعْمَلُونَ
19
kuluwā
waasyrabuwā
haniyanā
bimaā
kuntum
ta‘maluwna
(Dikatakan
kepada
mereka),
"Makan
dan
minumlah
dengan
enak
sebagai
balasan
dari
apa
yang
telah
kamu
kerjakan",
مُتَّكِـِٔينَ
عَلَىٰ
سُرُرٍ
مَّصْفُوفَةٍ
ۖ
وَزَوَّجْنَـٰهُم
بِحُورٍ
عِينٍ
20
muttakiiyna
‘alaāā
sururin
mmaṣfuwfahin
wazawwajnaāhum
biḥuwrin
‘iynin
mereka
bertelekan
di
atas
dipan-dipan
berderetan
dan
Kami
kawinkan
mereka
dengan
bidadari-bidadari
yang
cantik
bermata
jeli.
وَٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
وَٱتَّبَعَتْهُمْ
ذُرِّيَّتُهُم
بِإِيمَـٰنٍ
أَلْحَقْنَا
بِهِمْ
ذُرِّيَّتَهُمْ
وَمَآ
أَلَتْنَـٰهُم
مِّنْ
عَمَلِهِم
مِّن
شَىْءٍ
ۚ
كُلُّ
ٱمْرِئٍۭ
بِمَا
كَسَبَ
رَهِينٌ
21
waalladziyna
'aāmanuwā
waattaba‘athum
dzurriyyatuhum
biiiymaānin
aalḥaqnaā
bihim
dzurriyyatahum
wamaā
aalatnaāhum
mmin
‘amalihim
mmin
syaā'in
kullu
amrii'in
bimaā
kasaba
rahiynun
Dan
orang-oranng
yang
beriman,
dan
yang
anak
cucu
mereka
mengikuti
mereka
dalam
keimanan,
Kami
hubungkan
anak
cucu
mereka
dengan
mereka[1427],
dan
Kami
tiada
mengurangi
sedikit
pun
dari
pahala
amal
mereka.
Tiap-tiap
manusia
terikat
dengan
apa
yang
dikerjakannya.
وَأَمْدَدْنَـٰهُم
بِفَـٰكِهَةٍ
وَلَحْمٍ
مِّمَّا
يَشْتَهُونَ
22
waaamdadnaāhum
bifaākihahin
walaḥmin
mmimmaā
yasytahuwna
Dan
Kami
beri
mereka
tambahan
dengan
buah-buahan
dan
daging
dari
segala
jenis
yang
mereka
ingini.
يَتَنَـٰزَعُونَ
فِيهَا
كَأْسًا
لَّا
لَغْوٌ
فِيهَا
وَلَا
تَأْثِيمٌ
23
yatanaāza‘uwna
fiyhaā
kaasanā
llaā
laghwun
fiyhaā
walaā
taatsiymun
Di
dalam
surga
mereka
saling
memperebutkan
piala
(gelas)
yang
isinya
tidak
(menimbulkan)
kata-kata
yang
tidak
berfaedah
dan
tiada
pula
perbuatan
dosa.
۞
وَيَطُوفُ
عَلَيْهِمْ
غِلْمَانٌ
لَّهُمْ
كَأَنَّهُمْ
لُؤْلُؤٌ
مَّكْنُونٌ
24
wayaṭuwfu
‘alayhim
ghilmaānun
llahum
kaaannahum
luu'luu'un
mmaknuwnun
Dan
berkeliling
di
sekitar
mereka
anak-anak
muda
untuk
(melayani)
mereka,
seakan-akan
mereka
itu
mutiara
yang
tersimpan.
وَأَقْبَلَ
بَعْضُهُمْ
عَلَىٰ
بَعْضٍ
يَتَسَآءَلُونَ
25
waaaqbala
ba‘ḍuhum
‘alaāā
ba‘ḍin
yatasaā'aluwna
Dan
sebagian
mereka
menghadap
kepada
sebagian
yang
lain
saling
bertanya.
قَالُوٓا۟
إِنَّا
كُنَّا
قَبْلُ
فِىٓ
أَهْلِنَا
مُشْفِقِينَ
26
qaāluwā
iinnaā
kunnaā
qablu
fiā
aahlinaā
musyfiqiyna
Mereka
berkata,
"Sesungguhnya
kami
dahulu,
sewaktu
berada
di
tengah-tengah
keluarga
kami
merasa
takut
(akan
diazab)".
فَمَنَّ
ٱللَّهُ
عَلَيْنَا
وَوَقَىٰنَا
عَذَابَ
ٱلسَّمُومِ
27
famanna
alllahu
‘alaynaā
wawaqaāānaā
‘adzaāba
alssamuwmi
Maka
Allah
memberikan
karunia
kepada
kami
dan
memelihara
kami
dari
azab
neraka.
إِنَّا
كُنَّا
مِن
قَبْلُ
نَدْعُوهُ
ۖ
إِنَّهُۥ
هُوَ
ٱلْبَرُّ
ٱلرَّحِيمُ
28
iinnaā
kunnaā
min
qablu
nad‘uwhu
iinnahuū
huwa
albarru
alrraḥiymu
Sesungguhnya
kami
dahulu
menyembah-Nya.
Sesungguhnya
Dia-lah
yang
melimpahkan
kebaikan
lagi
Maha
Penyayang.
فَذَكِّرْ
فَمَآ
أَنتَ
بِنِعْمَتِ
رَبِّكَ
بِكَاهِنٍ
وَلَا
مَجْنُونٍ
29
fadzakkir
famaā
aanta
bini‘mati
rabbika
bikaāhinin
walaā
majnuwnin
Maka
tetaplah
memberi
peringatan,
dan
kamu
disebabkan
nikmat
Tuhan-mu
bukanlah
seorang
tukang
tenung
dan
bukan
pula
seorang
gila.
أَمْ
يَقُولُونَ
شَاعِرٌ
نَّتَرَبَّصُ
بِهِۦ
رَيْبَ
ٱلْمَنُونِ
30
aam
yaquwluwna
syaā‘irun
nnatarabbaṣu
bihiī
rayba
almanuwni
Bahkan
mereka
mengatakan,
"Dia
adalah
seorang
penyair
yang
kami
tunggu-tunggu
kecelakaan
menimpanya".
قُلْ
تَرَبَّصُوا۟
فَإِنِّى
مَعَكُم
مِّنَ
ٱلْمُتَرَبِّصِينَ
31
qul
tarabbaṣuwā
faiinniā
ma‘akum
mmina
almutarabbiṣiyna
Katakanlah,
"Tunggulah,
maka
sesungguhnya
aku
pun
termasuk
orang
yang
menunggu
(pula)
bersama
kamu".
أَمْ
تَأْمُرُهُمْ
أَحْلَـٰمُهُم
بِهَـٰذَآ
ۚ
أَمْ
هُمْ
قَوْمٌ
طَاغُونَ
32
aam
taamuruhum
aaḥlaāmuhum
bihaādzaā
aam
hum
qawmun
ṭaāghuwna
Apakah
mereka
diperintah
oleh
pikiran-pikiran
mereka
untuk
mengucapkan
tuduhan-tuduhan
ini
ataukah
mereka
kaum
yang
melampaui
batas?
أَمْ
يَقُولُونَ
تَقَوَّلَهُۥ
ۚ
بَل
لَّا
يُؤْمِنُونَ
33
aam
yaquwluwna
taqawwalahuū
bal
llaā
yuu'minuwna
Ataukah
mereka
mengatakan,
"Dia
(Muhammad)
membuat-buatnya".
Sebenarnya
mereka
tidak
beriman.
فَلْيَأْتُوا۟
بِحَدِيثٍ
مِّثْلِهِۦٓ
إِن
كَانُوا۟
صَـٰدِقِينَ
34
falyaatuwā
biḥadiytsin
mmitslihiī
iin
kaānuwā
ṣaādiqiyna
Maka
hendaklah
mereka
mendatangkan
kalimat
yang
semisal
Al-Qur`ān
itu
jika
mereka
orang-orang
yang
benar.
أَمْ
خُلِقُوا۟
مِنْ
غَيْرِ
شَىْءٍ
أَمْ
هُمُ
ٱلْخَـٰلِقُونَ
35
aam
khuliquwā
min
ghayri
syaā'in
aam
humu
alkhaāliquwna
Apakah
mereka
diciptakan
tanpa
sesuatu
pun
ataukah
mereka
yang
menciptakan
(diri
mereka
sendiri)?
أَمْ
خَلَقُوا۟
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
وَٱلْأَرْضَ
ۚ
بَل
لَّا
يُوقِنُونَ
36
aam
khalaquwā
alssamaāwaāti
waalaarḍa
bal
llaā
yuwqinuwna
Ataukah
mereka
telah
menciptakan
langit
dan
bumi
itu?
Sebenarnya
mereka
tidak
meyakini
(apa
yang
mereka
katakan).
أَمْ
عِندَهُمْ
خَزَآئِنُ
رَبِّكَ
أَمْ
هُمُ
ٱلْمُصَۣيْطِرُونَ
37
aam
‘indahum
khazaāi'inu
rabbika
aam
humu
almuṣayṭiruwna
Ataukah
di
sisi
mereka
ada
perbendaharaan
Tuhan-mu
atau
merekakah
yang
berkuasa?
أَمْ
لَهُمْ
سُلَّمٌ
يَسْتَمِعُونَ
فِيهِ
ۖ
فَلْيَأْتِ
مُسْتَمِعُهُم
بِسُلْطَـٰنٍ
مُّبِينٍ
38
aam
lahum
sullamun
yastami‘uwna
fiyhi
falyaati
mustami‘uhum
bisulṭaānin
mmubiynin
Ataukah
mereka
mempunyai
tangga
(ke
langit)
untuk
mendengarkan
pada
tangga
itu
(hal-hal
yang
gaib)?
Maka
hendaklah
orang
yang
mendengarkan
di
antara
mereka
mendatangkan
suatu
keterangan
yang
nyata.
أَمْ
لَهُ
ٱلْبَنَـٰتُ
وَلَكُمُ
ٱلْبَنُونَ
39
aam
lahu
albanaātu
walakumu
albanuwna
Ataukah
untuk
Allah
anak-anak
perempuan
dan
untuk
kamu
anak-anak
laki-laki?
أَمْ
تَسْـَٔلُهُمْ
أَجْرًا
فَهُم
مِّن
مَّغْرَمٍ
مُّثْقَلُونَ
40
aam
tasaluhum
aajranā
fahum
mmin
mmaghramin
mmutsqaluwna
Ataukah
kamu
meminta
upah
kepada
mereka
sehingga
mereka
dibebani
dengan
utang?
أَمْ
عِندَهُمُ
ٱلْغَيْبُ
فَهُمْ
يَكْتُبُونَ
41
aam
‘indahumu
alghaybu
fahum
yaktubuwna
Apakah
ada
pada
sisi
mereka
pengetahuan
tentang
yang
gaib
lalu
mereka
menuliskannya?
أَمْ
يُرِيدُونَ
كَيْدًا
ۖ
فَٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
هُمُ
ٱلْمَكِيدُونَ
42
aam
yuriyduwna
kaydanā
faalladziyna
kafaruwā
humu
almakiyduwna
Ataukah
mereka
hendak
melakukan
tipu
daya?
Maka
orang-orang
yang
kafir
itu,
merekalah
yang
kena
tipu
daya.
أَمْ
لَهُمْ
إِلَـٰهٌ
غَيْرُ
ٱللَّهِ
ۚ
سُبْحَـٰنَ
ٱللَّهِ
عَمَّا
يُشْرِكُونَ
43
aam
lahum
iilaāhun
ghayru
alllahi
subḥaāna
alllahi
‘ammaā
yusyrikuwna
Ataukah
mereka
mempunyai
tuhan
selain
Allah.
Maha
Suci
Allah
dari
apa
yang
mereka
persekutukan.
وَإِن
يَرَوْا۟
كِسْفًا
مِّنَ
ٱلسَّمَآءِ
سَاقِطًا
يَقُولُوا۟
سَحَابٌ
مَّرْكُومٌ
44
waiin
yarawā
kisfanā
mmina
alssamaā'i
saāqiṭanā
yaquwluwā
saḥaābun
mmarkuwmun
Jika
mereka
melihat
sebagian
dari
langit
gugur,
mereka
akan
mengatakan,
"Itu
adalah
awan
yang
bertindih-tindih".
فَذَرْهُمْ
حَتَّىٰ
يُلَـٰقُوا۟
يَوْمَهُمُ
ٱلَّذِى
فِيهِ
يُصْعَقُونَ
45
fadzarhum
ḥattaāā
yulaāquwā
yawmahumu
alladziā
fiyhi
yuṣ‘aquwna
Maka
biarkanlah
mereka
hingga
mereka
menemui
hari
(yang
dijanjikan
kepada)
mereka
yang
pada
hari
itu
mereka
dibinasakan,
يَوْمَ
لَا
يُغْنِى
عَنْهُمْ
كَيْدُهُمْ
شَيْـًٔا
وَلَا
هُمْ
يُنصَرُونَ
46
yawma
laā
yughniā
‘anhum
kayduhum
syayanā
walaā
hum
yunṣaruwna
(yaitu)
hari
ketika
tidak
berguna
bagi
mereka
sedikit
pun
tipu
daya
mereka
dan
mereka
tidak
ditolong.
وَإِنَّ
لِلَّذِينَ
ظَلَمُوا۟
عَذَابًا
دُونَ
ذَٰلِكَ
وَلَـٰكِنَّ
أَكْثَرَهُمْ
لَا
يَعْلَمُونَ
47
waiinna
lilladziyna
ẓalamuwā
‘adzaābanā
duwna
dzaālika
walaākinna
aaktsarahum
laā
ya‘lamuwna
Dan
sesungguhnya
untuk
orang-orang
yang
zalim
ada
azab
selain
itu[1428].
Tetapi
kebanyakan
mereka
tidak
mengetahui.
وَٱصْبِرْ
لِحُكْمِ
رَبِّكَ
فَإِنَّكَ
بِأَعْيُنِنَا
ۖ
وَسَبِّحْ
بِحَمْدِ
رَبِّكَ
حِينَ
تَقُومُ
48
waaṣbir
liḥukmi
rabbika
faiinnaka
biaa‘yuninaā
wasabbiḥ
biḥamdi
rabbika
ḥiyna
taquwmu
Dan
bersabarlah
dalam
menunggu
ketetapan
Tuhan-mu,
maka
sesungguhnya
kamu
berada
dalam
penglihatan
Kami,
dan
bertasbihlah
dengan
memuji
Tuhan-mu
ketika
kamu
bangun
berdiri,
وَمِنَ
ٱلَّيْلِ
فَسَبِّحْهُ
وَإِدْبَـٰرَ
ٱلنُّجُومِ
49
wamina
allayli
fasabbiḥhu
waiidbaāra
alnnujuwmi
dan
bertasbihlah
kepada-Nya
pada
beberapa
saat
di
malam
hari
dan
di
waktu
terbenam
bintang-bintang
(di
waktu
fajar)[1429].