ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
وَصَدُّوا۟
عَن
سَبِيلِ
ٱللَّهِ
أَضَلَّ
أَعْمَـٰلَهُمْ
1
alladziyna
kafaruwā
waṣadduwā
‘an
sabiyli
alllahi
aaḍalla
aa‘maālahum
Orang-orang
yang
kafir
dan
menghalang-halangi
(manusia)
dari
jalan
Allah,
Allah
menghapus
perbuatan-perbuatan
mereka[1392].
وَٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
وَعَمِلُوا۟
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ
وَءَامَنُوا۟
بِمَا
نُزِّلَ
عَلَىٰ
مُحَمَّدٍ
وَهُوَ
ٱلْحَقُّ
مِن
رَّبِّهِمْ
ۙ
كَفَّرَ
عَنْهُمْ
سَيِّـَٔاتِهِمْ
وَأَصْلَحَ
بَالَهُمْ
2
waalladziyna
'aāmanuwā
wa‘amiluwā
alṣṣaāliḥaāti
wa'aāmanuwā
bimaā
nuzzila
‘alaāā
muḥammadin
wahuwa
alḥaqqu
min
rrabbihim
kaffara
‘anhum
sayyiaātihim
waaaṣlaḥa
baālahum
Dan
orang-orang
yang
beriman
(kepada
Allah)
dan
mengerjakan
amal-amal
yang
saleh
serta
beriman
(pula)
kepada
apa
yang
diturunkan
kepada
Muhammad
dan
itulah
yang
hak
dari
Tuhan
mereka,
Allah
menghapuskan
kesalahan-kesalahan
mereka
dan
memperbaiki
keadaan
mereka.
ذَٰلِكَ
بِأَنَّ
ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
ٱتَّبَعُوا۟
ٱلْبَـٰطِلَ
وَأَنَّ
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
ٱتَّبَعُوا۟
ٱلْحَقَّ
مِن
رَّبِّهِمْ
ۚ
كَذَٰلِكَ
يَضْرِبُ
ٱللَّهُ
لِلنَّاسِ
أَمْثَـٰلَهُمْ
3
dzaālika
biaanna
alladziyna
kafaruwā
attaba‘uwā
albaāṭila
waaanna
alladziyna
'aāmanuwā
attaba‘uwā
alḥaqqa
min
rrabbihim
kadzaālika
yaḍribu
alllahu
lilnnaāsi
aamtsaālahum
Yang
demikian
adalah
karena
sesungguhnya
orang-orang
kafir
mengikuti
yang
batil
dan
sesungguhnya
orang-orang
yang
beriman
mengikuti
yang
hak
dari
Tuhan
mereka.
Demikianlah
Allah
membuat
untuk
manusia
perbandingan-perbandingan
bagi
mereka.
فَإِذَا
لَقِيتُمُ
ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
فَضَرْبَ
ٱلرِّقَابِ
حَتَّىٰٓ
إِذَآ
أَثْخَنتُمُوهُمْ
فَشُدُّوا۟
ٱلْوَثَاقَ
فَإِمَّا
مَنًّۢا
بَعْدُ
وَإِمَّا
فِدَآءً
حَتَّىٰ
تَضَعَ
ٱلْحَرْبُ
أَوْزَارَهَا
ۚ
ذَٰلِكَ
وَلَوْ
يَشَآءُ
ٱللَّهُ
لَٱنتَصَرَ
مِنْهُمْ
وَلَـٰكِن
لِّيَبْلُوَا۟
بَعْضَكُم
بِبَعْضٍ
ۗ
وَٱلَّذِينَ
قُتِلُوا۟
فِى
سَبِيلِ
ٱللَّهِ
فَلَن
يُضِلَّ
أَعْمَـٰلَهُمْ
4
faiidzaā
laqiytumu
alladziyna
kafaruwā
faḍarba
alrriqaābi
ḥattaāā
iidzaā
aatskhantumuwhum
fasyudduwā
alwatsaāqa
faiimmaā
mannanā
ba‘du
waiimmaā
fidaā'an
ḥattaāā
taḍa‘a
alḥarbu
aawzaārahaā
dzaālika
walaw
yasyaā'u
alllahu
laantaṣara
minhum
walaākin
lliyabluwaā
ba‘ḍakum
biba‘ḍin
waalladziyna
qutiluwā
fiā
sabiyli
alllahi
falan
yuḍilla
aa‘maālahum
Apabila
kamu
bertemu
dengan
orang-orang
kafir
(di
medan
perang)
maka
pancunglah
batang
leher
mereka.
Sehingga
apabila
kamu
telah
mengalahkan
mereka,
maka
tawanlah
mereka
dan
sesudah
itu
kamu
boleh
membebaskan
mereka
atau
menerima
tebusan
sampai
perang
berhenti.
Demikianlah,
apabila
Allah
menghendaki,
niscaya
Allah
akan
membinasakan
mereka
tetapi
Allah
hendak
menguji
sebagian
kamu
dengan
sebagian
yang
lain.
Dan
orang-orang
yang
gugur
pada
jalan
Allah,
Allah
tidak
akan
menyia-nyiakan
amal
mereka.
سَيَهْدِيهِمْ
وَيُصْلِحُ
بَالَهُمْ
5
sayahdiyhim
wayuṣliḥu
baālahum
Allah
akan
memberi
pimpinan
kepada
mereka
dan
memperbaiki
keadaan
mereka,
وَيُدْخِلُهُمُ
ٱلْجَنَّةَ
عَرَّفَهَا
لَهُمْ
6
wayudkhiluhumu
aljannaha
‘arrafahaā
lahum
dan
memasukkan
mereka
ke
dalam
surga
yang
telah
diperkenalkan-Nya
kepada
mereka.
يَـٰٓأَيُّهَا
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوٓا۟
إِن
تَنصُرُوا۟
ٱللَّهَ
يَنصُرْكُمْ
وَيُثَبِّتْ
أَقْدَامَكُمْ
7
yaāaayyuhaā
alladziyna
'aāmanuwā
iin
tanṣuruwā
alllaha
yanṣurkum
wayutsabbit
aaqdaāmakum
Hai
orang-orang
yang
beriman,
jika
kamu
menolong
(agama)
Allah,
niscaya
Dia
akan
menolongmu
dan
meneguhkan
kedudukanmu.
وَٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
فَتَعْسًا
لَّهُمْ
وَأَضَلَّ
أَعْمَـٰلَهُمْ
8
waalladziyna
kafaruwā
fata‘sanā
llahum
waaaḍalla
aa‘maālahum
Dan
orang-orang
yang
kafir,
maka
kecelakaanlah
bagi
mereka
dan
Allah
menghapus
amal-amal
mereka.
ذَٰلِكَ
بِأَنَّهُمْ
كَرِهُوا۟
مَآ
أَنزَلَ
ٱللَّهُ
فَأَحْبَطَ
أَعْمَـٰلَهُمْ
9
dzaālika
biaannahum
karihuwā
maā
aanzala
alllahu
faaaḥbaṭa
aa‘maālahum
Yang
demikian
itu
adalah
karena
sesungguhnya
mereka
benci
kepada
apa
yang
diturunkan
Allah
(Al-Qur`ān),
lalu
Allah
menghapuskan
(pahala-pahala)
amal-amal
mereka.
۞
أَفَلَمْ
يَسِيرُوا۟
فِى
ٱلْأَرْضِ
فَيَنظُرُوا۟
كَيْفَ
كَانَ
عَـٰقِبَةُ
ٱلَّذِينَ
مِن
قَبْلِهِمْ
ۚ
دَمَّرَ
ٱللَّهُ
عَلَيْهِمْ
ۖ
وَلِلْكَـٰفِرِينَ
أَمْثَـٰلُهَا
10
aafalam
yasiyruwā
fiā
alaarḍi
fayanẓuruwā
kayfa
kaāna
‘aāqibahu
alladziyna
min
qablihim
dammara
alllahu
‘alayhim
walilkaāfiriyna
aamtsaāluhaā
Maka
apakah
mereka
tidak
mengadakan
perjalanan
di
muka
bumi
sehingga
mereka
dapat
memperhatikan
bagaimana
kesudahan
orang-orang
sebelum
mereka;
Allah
telah
menimpakan
kebinasaan
atas
mereka
dan
orang-orang
kafir
akan
menerima
(akibat-akibat)
seperti
itu.
ذَٰلِكَ
بِأَنَّ
ٱللَّهَ
مَوْلَى
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
وَأَنَّ
ٱلْكَـٰفِرِينَ
لَا
مَوْلَىٰ
لَهُمْ
11
dzaālika
biaanna
alllaha
mawlaā
alladziyna
'aāmanuwā
waaanna
alkaāfiriyna
laā
mawlaāā
lahum
Yang
demikian
itu
karena
sesungguhnya
Allah
adalah
pelindung
orang-orang
yang
beriman
dan
karena
sesungguhnya
orang-orang
kafir
itu
tiada
mempunyai
pelindung.
إِنَّ
ٱللَّهَ
يُدْخِلُ
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
وَعَمِلُوا۟
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ
جَنَّـٰتٍ
تَجْرِى
مِن
تَحْتِهَا
ٱلْأَنْهَـٰرُ
ۖ
وَٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
يَتَمَتَّعُونَ
وَيَأْكُلُونَ
كَمَا
تَأْكُلُ
ٱلْأَنْعَـٰمُ
وَٱلنَّارُ
مَثْوًى
لَّهُمْ
12
iinna
alllaha
yudkhilu
alladziyna
'aāmanuwā
wa‘amiluwā
alṣṣaāliḥaāti
jannaātin
tajriā
min
taḥtihaā
alaanhaāru
waalladziyna
kafaruwā
yatamatta‘uwna
wayaakuluwna
kamaā
taakulu
alaan‘aāmu
waalnnaāru
matswanā
llahum
Sesungguhnya
Allah
memasukkan
orang-orang
yang
beriman
dan
mengerjakan
amal
saleh
ke
dalam
surga
yang
mengalir
di
bawahnya
sungai-sungai.
Dan
orang-orang
yang
kafir
itu
bersenang-senang
(di
dunia)
dan
mereka
makan,
seperti
makannya
binatang-binatang.
Dan
neraka
adalah
tempat
tinggal
mereka.
وَكَأَيِّن
مِّن
قَرْيَةٍ
هِىَ
أَشَدُّ
قُوَّةً
مِّن
قَرْيَتِكَ
ٱلَّتِىٓ
أَخْرَجَتْكَ
أَهْلَكْنَـٰهُمْ
فَلَا
نَاصِرَ
لَهُمْ
13
wakaaayyin
mmin
qaryahin
hiāa
aasyaddu
quwwahan
mmin
qaryatika
allatiā
aakhrajatka
aahlaknaāhum
falaā
naāṣira
lahum
Dan
betapa
banyaknya
negeri-negeri
yang
(penduduknya)
lebih
kuat
dari
(penduduk)
negerimu
(Muhammad)
yang
telah
mengusirmu
itu.
Kami
telah
membinasakan
mereka,
maka
tidak
ada
seorang
penolong
pun
bagi
mereka.
أَفَمَن
كَانَ
عَلَىٰ
بَيِّنَةٍ
مِّن
رَّبِّهِۦ
كَمَن
زُيِّنَ
لَهُۥ
سُوٓءُ
عَمَلِهِۦ
وَٱتَّبَعُوٓا۟
أَهْوَآءَهُم
14
aafaman
kaāna
‘alaāā
bayyinahin
mmin
rrabbihiī
kaman
zuyyina
lahuū
suw'u
‘amalihiī
waattaba‘uwā
aahwaā'ahum
Maka
apakah
orang
yang
berpegang
pada
keterangan
yang
datang
dari
Tuhan-nya
sama
dengan
orang
yang
(setan)
menjadikan
dia
memandang
baik
perbuatannya
yang
buruk
itu
dan
mengikuti
hawa
nafsunya?
مَّثَلُ
ٱلْجَنَّةِ
ٱلَّتِى
وُعِدَ
ٱلْمُتَّقُونَ
ۖ
فِيهَآ
أَنْهَـٰرٌ
مِّن
مَّآءٍ
غَيْرِ
ءَاسِنٍ
وَأَنْهَـٰرٌ
مِّن
لَّبَنٍ
لَّمْ
يَتَغَيَّرْ
طَعْمُهُۥ
وَأَنْهَـٰرٌ
مِّنْ
خَمْرٍ
لَّذَّةٍ
لِّلشَّـٰرِبِينَ
وَأَنْهَـٰرٌ
مِّنْ
عَسَلٍ
مُّصَفًّى
ۖ
وَلَهُمْ
فِيهَا
مِن
كُلِّ
ٱلثَّمَرَٰتِ
وَمَغْفِرَةٌ
مِّن
رَّبِّهِمْ
ۖ
كَمَنْ
هُوَ
خَـٰلِدٌ
فِى
ٱلنَّارِ
وَسُقُوا۟
مَآءً
حَمِيمًا
فَقَطَّعَ
أَمْعَآءَهُمْ
15
mmatsalu
aljannahi
allatiā
wu‘ida
almuttaquwna
fiyhaā
aanhaārun
mmin
mmaā'in
ghayri
'aāsinin
waaanhaārun
mmin
llabanin
llam
yataghayyar
ṭa‘muhuū
waaanhaārun
mmin
khamrin
lladzdzahin
llilsysyaāribiyna
waaanhaārun
mmin
‘asalin
mmuṣaffanā
walahum
fiyhaā
min
kulli
altstsamaraāti
wamaghfirahun
mmin
rrabbihim
kaman
huwa
khaālidun
fiā
alnnaāri
wasuquwā
maā'an
ḥamiymanā
faqaṭṭa‘a
aam‘aā'ahum
(Apakah)
perumpamaan
(penghuni)
surga
yang
dijanjikan
kepada
orang-orang
yang
bertakwa
yang
di
dalamnya
ada
sungai-sungai
dari
air
yang
tiada
berubah
rasa
dan
baunya,
sungai-sungai
dari
air
susu
yang
tiada
berubah
rasanya,
sungai-sungai
dari
khamar
(arak)
yang
lezat
rasanya
bagi
peminumnya,
dan
sungai-sungai
dari
madu
yang
disaring;
dan
mereka
memperoleh
di
dalamnya
segala
macam
buah-buahan
dan
ampunan
dari
Tuhan
mereka,
sama
dengan
orang
yang
kekal
dalam
neraka
dan
diberi
minuman
dengan
air
yang
mendidih
sehingga
memotong-motong
ususnya?
وَمِنْهُم
مَّن
يَسْتَمِعُ
إِلَيْكَ
حَتَّىٰٓ
إِذَا
خَرَجُوا۟
مِنْ
عِندِكَ
قَالُوا۟
لِلَّذِينَ
أُوتُوا۟
ٱلْعِلْمَ
مَاذَا
قَالَ
ءَانِفًا
ۚ
أُو۟لَـٰٓئِكَ
ٱلَّذِينَ
طَبَعَ
ٱللَّهُ
عَلَىٰ
قُلُوبِهِمْ
وَٱتَّبَعُوٓا۟
أَهْوَآءَهُمْ
16
waminhum
mman
yastami‘u
iilayka
ḥattaāā
iidzaā
kharajuwā
min
‘indika
qaāluwā
lilladziyna
auwtuwā
al‘ilma
maādzaā
qaāla
'aānifanā
auwlaāi'ika
alladziyna
ṭaba‘a
alllahu
‘alaāā
quluwbihim
waattaba‘uwā
aahwaā'ahum
Dan
di
antara
mereka
ada
orang
yang
mendengarkan
perkataanmu
sehingga
apabila
mereka
keluar
dari
sisimu,
mereka
berkata
kepada
orang
yang
telah
diberi
ilmu
pengetahuan
(sahabat-sahabat
nabi),
"Apakah
yang
dikatakannya
tadi?"
Mereka
itulah
orang-orang
yang
dikunci
mati
hati
mereka
oleh
Allah
dan
mengikuti
hawa
nafsu
mereka.
وَٱلَّذِينَ
ٱهْتَدَوْا۟
زَادَهُمْ
هُدًى
وَءَاتَىٰهُمْ
تَقْوَىٰهُمْ
17
waalladziyna
ahtadawā
zaādahum
hudanā
wa'aātaāāhum
taqwaāāhum
Dan
orang-orang
yang
mendapat
petunjuk,
Allah
menambah
petunjuk
kepada
mereka
dan
memberikan
kepada
mereka
(balasan)
ketakwaannya.
فَهَلْ
يَنظُرُونَ
إِلَّا
ٱلسَّاعَةَ
أَن
تَأْتِيَهُم
بَغْتَةً
ۖ
فَقَدْ
جَآءَ
أَشْرَاطُهَا
ۚ
فَأَنَّىٰ
لَهُمْ
إِذَا
جَآءَتْهُمْ
ذِكْرَىٰهُمْ
18
fahal
yanẓuruwna
iillaā
alssaā‘aha
aan
taatiyahum
baghtahan
faqad
jaā'a
aasyraāṭuhaā
faaannaāā
lahum
iidzaā
jaā'athum
dzikraāāhum
Maka
tidaklah
yang
mereka
tunggu-tunggu
melainkan
hari
kiamat,
(yaitu)
kedatangannya
kepada
mereka
dengan
tiba-tiba,
karena
sesungguhnya
telah
datang
tanda-tandanya.
Maka
apakah
faedahnya
bagi
mereka
kesadaran
mereka
itu
apabila
hari
kiamat
sudah
datang?
فَٱعْلَمْ
أَنَّهُۥ
لَآ
إِلَـٰهَ
إِلَّا
ٱللَّهُ
وَٱسْتَغْفِرْ
لِذَنۢبِكَ
وَلِلْمُؤْمِنِينَ
وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ
ۗ
وَٱللَّهُ
يَعْلَمُ
مُتَقَلَّبَكُمْ
وَمَثْوَىٰكُمْ
19
faa‘lam
aannahuū
laā
iilaāha
iillaā
alllahu
waastaghfir
lidzanbika
walilmuu'miniyna
waalmuu'minaāti
waalllahu
ya‘lamu
mutaqallabakum
wamatswaāākum
Maka
ketahuilah,
bahwa
sesungguhnya
tidak
ada
Tuhan
(yang
hak)
melainkan
Allah
dan
mohonlah
ampunan
bagi
dosamu
dan
bagi
(dosa)
orang-orang
mukmin,
laki-laki
dan
perempuan.
Dan
Allah
mengetahui
tempat
kamu
berusaha
dan
tempat
kamu
tinggal.
وَيَقُولُ
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
لَوْلَا
نُزِّلَتْ
سُورَةٌ
ۖ
فَإِذَآ
أُنزِلَتْ
سُورَةٌ
مُّحْكَمَةٌ
وَذُكِرَ
فِيهَا
ٱلْقِتَالُ
ۙ
رَأَيْتَ
ٱلَّذِينَ
فِى
قُلُوبِهِم
مَّرَضٌ
يَنظُرُونَ
إِلَيْكَ
نَظَرَ
ٱلْمَغْشِىِّ
عَلَيْهِ
مِنَ
ٱلْمَوْتِ
ۖ
فَأَوْلَىٰ
لَهُمْ
20
wayaquwlu
alladziyna
'aāmanuwā
lawlaā
nuzzilat
suwrahun
faiidzaā
aunzilat
suwrahun
mmuḥkamahun
wadzukira
fiyhaā
alqitaālu
raaayta
alladziyna
fiā
quluwbihim
mmaraḍun
yanẓuruwna
iilayka
naẓara
almaghsyiāāi
‘alayhi
mina
almawti
faaawlaāā
lahum
Dan
orang-orang
yang
beriman
berkata,
"Mengapa
tiada
diturunkan
suatu
surah[1393]?"
Maka
apabila
diturunkan
suatu
surah
yang
jelas
maksudnya
dan
disebutkan
di
dalamnya
(perintah)
perang,
kamu
lihat
orang-orang
yang
ada
penyakit
di
dalam
hatinya
memandang
kepadamu
seperti
pandangan
orang
yang
pingsan
karena
takut
mati,
dan
kecelakaanlah
bagi
mereka.
طَاعَةٌ
وَقَوْلٌ
مَّعْرُوفٌ
ۚ
فَإِذَا
عَزَمَ
ٱلْأَمْرُ
فَلَوْ
صَدَقُوا۟
ٱللَّهَ
لَكَانَ
خَيْرًا
لَّهُمْ
21
ṭaā‘ahun
waqawlun
mma‘ruwfun
faiidzaā
‘azama
alaamru
falaw
ṣadaquwā
alllaha
lakaāna
khayranā
llahum
Taat
dan
mengucapkan
perkataan
yang
baik
(adalah
lebih
baik
bagi
mereka).
Apabila
telah
tetap
perintah
perang
(mereka
tidak
menyukainya).
Tetapi
jikalau
mereka
benar
(imannya)
terhadap
Allah,
niscaya
yang
demikian
itu
lebih
baik
bagi
mereka.
فَهَلْ
عَسَيْتُمْ
إِن
تَوَلَّيْتُمْ
أَن
تُفْسِدُوا۟
فِى
ٱلْأَرْضِ
وَتُقَطِّعُوٓا۟
أَرْحَامَكُمْ
22
fahal
‘asaytum
iin
tawallaytum
aan
tufsiduwā
fiā
alaarḍi
watuqaṭṭi‘uwā
aarḥaāmakum
Maka
apakah
kiranya
jika
kamu
berkuasa
kamu
akan
membuat
kerusakan
di
muka
bumi
dan
memutuskan
hubungan
kekeluargaan?
أُو۟لَـٰٓئِكَ
ٱلَّذِينَ
لَعَنَهُمُ
ٱللَّهُ
فَأَصَمَّهُمْ
وَأَعْمَىٰٓ
أَبْصَـٰرَهُمْ
23
auwlaāi'ika
alladziyna
la‘anahumu
alllahu
faaaṣammahum
waaa‘maāā
aabṣaārahum
Mereka
itulah
orang-orang
yang
dilaknati
Allah
dan
ditulikan-Nya
telinga
mereka
dan
dibutakan-Nya
penglihatan
mereka.
أَفَلَا
يَتَدَبَّرُونَ
ٱلْقُرْءَانَ
أَمْ
عَلَىٰ
قُلُوبٍ
أَقْفَالُهَآ
24
aafalaā
yatadabbaruwna
alqur'aāna
aam
‘alaāā
quluwbin
aaqfaāluhaā
Maka
apakah
mereka
tidak
memperhatikan
Al-Qur`ān
ataukah
hati
mereka
terkunci?
إِنَّ
ٱلَّذِينَ
ٱرْتَدُّوا۟
عَلَىٰٓ
أَدْبَـٰرِهِم
مِّنۢ
بَعْدِ
مَا
تَبَيَّنَ
لَهُمُ
ٱلْهُدَى
ۙ
ٱلشَّيْطَـٰنُ
سَوَّلَ
لَهُمْ
وَأَمْلَىٰ
لَهُمْ
25
iinna
alladziyna
artadduwā
‘alaāā
aadbaārihim
mmin
ba‘di
maā
tabayyana
lahumu
alhudaā
alsysyayṭaānu
sawwala
lahum
waaamlaāā
lahum
Sesungguhnya
orang-orang
yang
kembali
ke
belakang
(kepada
kekafiran)
sesudah
petunjuk
itu
jelas
bagi
mereka,
setan
telah
menjadikan
mereka
mudah
(berbuat
dosa)
dan
memanjangkan
angan-angan
mereka.
ذَٰلِكَ
بِأَنَّهُمْ
قَالُوا۟
لِلَّذِينَ
كَرِهُوا۟
مَا
نَزَّلَ
ٱللَّهُ
سَنُطِيعُكُمْ
فِى
بَعْضِ
ٱلْأَمْرِ
ۖ
وَٱللَّهُ
يَعْلَمُ
إِسْرَارَهُمْ
26
dzaālika
biaannahum
qaāluwā
lilladziyna
karihuwā
maā
nazzala
alllahu
sanuṭiy‘ukum
fiā
ba‘ḍi
alaamri
waalllahu
ya‘lamu
iisraārahum
Yang
demikian
itu
karena
sesungguhnya
mereka
(orang-orang
munafik)
itu
berkata
kepada
orang-orang
yang
benci
kepada
apa
yang
diturunkan
Allah
(orang-orang
Yahudi),
"Kami
akan
mematuhi
kamu
dalam
beberapa
urusan",
sedang
Allah
mengetahui
rahasia
mereka.
فَكَيْفَ
إِذَا
تَوَفَّتْهُمُ
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ
يَضْرِبُونَ
وُجُوهَهُمْ
وَأَدْبَـٰرَهُمْ
27
fakayfa
iidzaā
tawaffathumu
almalaāi'ikahu
yaḍribuwna
wujuwhahum
waaadbaārahum
Bagaimanakah
(keadaan
mereka)
apabila
malaikat
(maut)
mencabut
nyawa
mereka
seraya
memukul
muka
mereka
dan
punggung
mereka?
ذَٰلِكَ
بِأَنَّهُمُ
ٱتَّبَعُوا۟
مَآ
أَسْخَطَ
ٱللَّهَ
وَكَرِهُوا۟
رِضْوَٰنَهُۥ
فَأَحْبَطَ
أَعْمَـٰلَهُمْ
28
dzaālika
biaannahumu
attaba‘uwā
maā
aaskhaṭa
alllaha
wakarihuwā
riḍwaānahuū
faaaḥbaṭa
aa‘maālahum
Yang
demikian
itu
adalah
karena
sesungguhnya
mereka
mengikuti
apa
yang
menimbulkan
kemurkaan
Allah
dan
(karena
mereka
membenci)
apa
yang
menimbulkan
keridaan-Nya;
sebab
itu,
Allah
menghapus
(pahala)
amal-amal
mereka.
أَمْ
حَسِبَ
ٱلَّذِينَ
فِى
قُلُوبِهِم
مَّرَضٌ
أَن
لَّن
يُخْرِجَ
ٱللَّهُ
أَضْغَـٰنَهُمْ
29
aam
ḥasiba
alladziyna
fiā
quluwbihim
mmaraḍun
aan
llan
yukhrija
alllahu
aaḍghaānahum
Atau
apakah
orang-orang
yang
ada
penyakit
dalam
hatinya
mengira
bahwa
Allah
tidak
akan
menampakkan
kedengkian
mereka?
وَلَوْ
نَشَآءُ
لَأَرَيْنَـٰكَهُمْ
فَلَعَرَفْتَهُم
بِسِيمَـٰهُمْ
ۚ
وَلَتَعْرِفَنَّهُمْ
فِى
لَحْنِ
ٱلْقَوْلِ
ۚ
وَٱللَّهُ
يَعْلَمُ
أَعْمَـٰلَكُمْ
30
walaw
nasyaā'u
laaaraynaākahum
fala‘araftahum
bisiymaāhum
walata‘rifannahum
fiā
laḥni
alqawli
waalllahu
ya‘lamu
aa‘maālakum
Dan
kalau
Kami
kehendaki,
niscaya
Kami
tunjukkan
mereka
kepadamu
sehingga
kamu
benar-benar
dapat
mengenal
mereka
dengan
tanda-tandanya.
Dan
kamu
benar-benar
akan
mengenal
mereka
dari
kiasan-kiasan
perkataan
mereka
dan
Allah
mengetahui
perbuatan-perbuatan
kamu.
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ
حَتَّىٰ
نَعْلَمَ
ٱلْمُجَـٰهِدِينَ
مِنكُمْ
وَٱلصَّـٰبِرِينَ
وَنَبْلُوَا۟
أَخْبَارَكُمْ
31
walanabluwannakum
ḥattaāā
na‘lama
almujaāhidiyna
minkum
waalṣṣaābiriyna
wanabluwaā
aakhbaārakum
Dan
sesungguhnya
Kami
benar-benar
akan
menguji
kamu
agar
Kami
mengetahui
orang-orang
yang
berjihad
dan
bersabar
di
antara
kamu;
dan
agar
Kami
menyatakan
(baik
buruknya)
hal
ihwalmu.
إِنَّ
ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
وَصَدُّوا۟
عَن
سَبِيلِ
ٱللَّهِ
وَشَآقُّوا۟
ٱلرَّسُولَ
مِنۢ
بَعْدِ
مَا
تَبَيَّنَ
لَهُمُ
ٱلْهُدَىٰ
لَن
يَضُرُّوا۟
ٱللَّهَ
شَيْـًٔا
وَسَيُحْبِطُ
أَعْمَـٰلَهُمْ
32
iinna
alladziyna
kafaruwā
waṣadduwā
‘an
sabiyli
alllahi
wasyaāqquwā
alrrasuwla
min
ba‘di
maā
tabayyana
lahumu
alhudaāā
lan
yaḍurruwā
alllaha
syayanā
wasayuḥbiṭu
aa‘maālahum
Sesungguhnya
orang-orang
kafir
dan
menghalangi
(manusia)
dari
jalan
Allah
serta
memusuhi
rasul
setelah
petunjuk
itu
jelas
bagi
mereka,
mereka
tidak
dapat
memberi
mudarat
kepada
Allah
sedikit
pun.
Dan
Allah
akan
menghapuskan
(pahala)
amal-amal
mereka.
۞
يَـٰٓأَيُّهَا
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوٓا۟
أَطِيعُوا۟
ٱللَّهَ
وَأَطِيعُوا۟
ٱلرَّسُولَ
وَلَا
تُبْطِلُوٓا۟
أَعْمَـٰلَكُمْ
33
yaāaayyuhaā
alladziyna
'aāmanuwā
aaṭiy‘uwā
alllaha
waaaṭiy‘uwā
alrrasuwla
walaā
tubṭiluwā
aa‘maālakum
Hai
orang-orang
yang
beriman,
taatlah
kepada
Allah
dan
taatlah
kepada
rasul
dan
janganlah
kamu
merusakkan
(pahala)
amal-amalmu.
إِنَّ
ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
وَصَدُّوا۟
عَن
سَبِيلِ
ٱللَّهِ
ثُمَّ
مَاتُوا۟
وَهُمْ
كُفَّارٌ
فَلَن
يَغْفِرَ
ٱللَّهُ
لَهُمْ
34
iinna
alladziyna
kafaruwā
waṣadduwā
‘an
sabiyli
alllahi
tsumma
maātuwā
wahum
kuffaārun
falan
yaghfira
alllahu
lahum
Sesungguhnya
orang-orang
yang
kafir
dan
menghalangi
manusia
dari
jalan
Allah
kemudian
mereka
mati
dalam
keadaan
kafir,
maka
sekali-kali
Allah
tidak
akan
memberi
ampun
kepada
mereka.
فَلَا
تَهِنُوا۟
وَتَدْعُوٓا۟
إِلَى
ٱلسَّلْمِ
وَأَنتُمُ
ٱلْأَعْلَوْنَ
وَٱللَّهُ
مَعَكُمْ
وَلَن
يَتِرَكُمْ
أَعْمَـٰلَكُمْ
35
falaā
tahinuwā
watad‘uwā
iilaā
alssalmi
waaantumu
alaa‘lawna
waalllahu
ma‘akum
walan
yatirakum
aa‘maālakum
Janganlah
kamu
lemah
dan
minta
damai
padahal
kamulah
yang
di
atas
dan
Allah
(pun)
beserta
kamu
dan
Dia
sekali-kali
tidak
akan
mengurangi
pahala
amal-amalmu.
إِنَّمَا
ٱلْحَيَوٰةُ
ٱلدُّنْيَا
لَعِبٌ
وَلَهْوٌ
ۚ
وَإِن
تُؤْمِنُوا۟
وَتَتَّقُوا۟
يُؤْتِكُمْ
أُجُورَكُمْ
وَلَا
يَسْـَٔلْكُمْ
أَمْوَٰلَكُمْ
36
iinnamaā
alḥayawāhu
alddunyaā
la‘ibun
walahwun
waiin
tuu'minuwā
watattaquwā
yuu'tikum
aujuwrakum
walaā
yasalkum
aamwaālakum
Sesungguhnya
kehidupan
dunia
hanyalah
permainan
dan
senda
gurau.
Dan
jika
kamu
beriman
serta
bertakwa,
Allah
akan
memberikan
pahala
kepadamu
dan
Dia
tidak
akan
meminta
harta-hartamu.
إِن
يَسْـَٔلْكُمُوهَا
فَيُحْفِكُمْ
تَبْخَلُوا۟
وَيُخْرِجْ
أَضْغَـٰنَكُمْ
37
iin
yasalkumuwhaā
fayuḥfikum
tabkhaluwā
wayukhrij
aaḍghaānakum
Jika
Dia
meminta
harta
kepadamu
lalu
mendesak
kamu
(supaya
memberikan
semuanya),
niscaya
kamu
akan
kikir
dan
Dia
akan
menampakkan
kedengkianmu.
هَـٰٓأَنتُمْ
هَـٰٓؤُلَآءِ
تُدْعَوْنَ
لِتُنفِقُوا۟
فِى
سَبِيلِ
ٱللَّهِ
فَمِنكُم
مَّن
يَبْخَلُ
ۖ
وَمَن
يَبْخَلْ
فَإِنَّمَا
يَبْخَلُ
عَن
نَّفْسِهِۦ
ۚ
وَٱللَّهُ
ٱلْغَنِىُّ
وَأَنتُمُ
ٱلْفُقَرَآءُ
ۚ
وَإِن
تَتَوَلَّوْا۟
يَسْتَبْدِلْ
قَوْمًا
غَيْرَكُمْ
ثُمَّ
لَا
يَكُونُوٓا۟
أَمْثَـٰلَكُم
38
haāaantum
haāu'ulaā'i
tud‘awna
litunfiquwā
fiā
sabiyli
alllahi
faminkum
mman
yabkhalu
waman
yabkhal
faiinnamaā
yabkhalu
‘an
nnafsihiī
waalllahu
alghaniāāu
waaantumu
alfuqaraā'u
waiin
tatawallawā
yastabdil
qawmanā
ghayrakum
tsumma
laā
yakuwnuwā
aamtsaālakum
Ingatlah,
kamu
ini
orang-orang
yang
diajak
untuk
menafkahkan
(hartamu)
pada
jalan
Allah.
Maka
di
antara
kamu
ada
yang
kikir,
dan
siapa
yang
kikir
sesungguhnya
dia
hanyalah
kikir
terhadap
dirinya
sendiri.
Dan
Allah-lah
yang
Maha
Kaya
sedangkan
kamulah
orang-orang
yang
membutuhkan-(Nya);
dan
jika
kamu
berpaling,
niscaya
Dia
akan
mengganti
(kamu)
dengan
kaum
yang
lain,
dan
mereka
tidak
akan
seperti
kamu
ini.