صٓ
ۚ
وَٱلْقُرْءَانِ
ذِى
ٱلذِّكْرِ
1
Ṣād
Ṣād,
demi
Al-Qur`ān
yang
mempunyai
keagungan.
بَلِ
ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
فِى
عِزَّةٍ
وَشِقَاقٍ
2
bali
alladziyna
kafaruwā
fiā
‘izzahin
wasyiqaāqin
Sebenarnya,
orang-orang
kafir
itu
(berada)
dalam
kesombongan
dan
permusuhan
yang
sengit.
كَمْ
أَهْلَكْنَا
مِن
قَبْلِهِم
مِّن
قَرْنٍ
فَنَادَوا۟
وَّلَاتَ
حِينَ
مَنَاصٍ
3
kam
aahlaknaā
min
qablihim
mmin
qarnin
fanaādawā
wwalaāta
ḥiyna
manaāṣin
Betapa
banyaknya
umat
sebelum
mereka
yang
telah
Kami
binasakan,
lalu
mereka
meminta
tolong
padahal
(waktu
itu)
bukanlah
saat
untuk
lari
melepaskan
diri.
وَعَجِبُوٓا۟
أَن
جَآءَهُم
مُّنذِرٌ
مِّنْهُمْ
ۖ
وَقَالَ
ٱلْكَـٰفِرُونَ
هَـٰذَا
سَـٰحِرٌ
كَذَّابٌ
4
wa‘ajibuwā
aan
jaā'ahum
mmundzirun
mminhum
waqaāla
alkaāfiruwna
haādzaā
saāḥirun
kadzdzaābun
Dan
mereka
heran
karena
mereka
kedatangan
seorang
pemberi
peringatan
(rasul)
dari
kalangan
mereka
dan
orang-orang
kafir
berkata,
"Ini
adalah
seorang
ahli
sihir
yang
banyak
berdusta".
أَجَعَلَ
ٱلْـَٔالِهَةَ
إِلَـٰهًا
وَٰحِدًا
ۖ
إِنَّ
هَـٰذَا
لَشَىْءٌ
عُجَابٌ
5
aaja‘ala
alaālihaha
iilaāhanā
waāḥidanā
iinna
haādzaā
lasyaā'un
‘ujaābun
Mengapa
ia
menjadikan
tuhan-tuhan
itu
Tuhan
Yang
Satu
saja?
Sesungguhnya
ini
benar-benar
suatu
hal
yang
sangat
mengherankan.
وَٱنطَلَقَ
ٱلْمَلَأُ
مِنْهُمْ
أَنِ
ٱمْشُوا۟
وَٱصْبِرُوا۟
عَلَىٰٓ
ءَالِهَتِكُمْ
ۖ
إِنَّ
هَـٰذَا
لَشَىْءٌ
يُرَادُ
6
waanṭalaqa
almalaau
minhum
aani
amsyuwā
waaṣbiruwā
‘alaāā
'aālihatikum
iinna
haādzaā
lasyaā'un
yuraādu
Dan
pergilah
pemimpin-pemimpin
mereka
(seraya
berkata),
"Pergilah
kamu
dan
tetaplah
(menyembah)
tuhan-Tuhan-mu;
sesungguhnya
ini
benar-benar
suatu
hal
yang
dikehendaki
[1297].
مَا
سَمِعْنَا
بِهَـٰذَا
فِى
ٱلْمِلَّةِ
ٱلْـَٔاخِرَةِ
إِنْ
هَـٰذَآ
إِلَّا
ٱخْتِلَـٰقٌ
7
maā
sami‘naā
bihaādzaā
fiā
almillahi
alaākhirahi
iin
haādzaā
iillaā
akhtilaāqun
Kami
tidak
pernah
mendengar
hal
ini
dalam
agama
yang
terakhir
[1298];
ini
(mengesakan
Allah)
tidak
lain
hanyalah
(dusta)
yang
diada-adakan,
أَءُنزِلَ
عَلَيْهِ
ٱلذِّكْرُ
مِنۢ
بَيْنِنَا
ۚ
بَلْ
هُمْ
فِى
شَكٍّ
مِّن
ذِكْرِى
ۖ
بَل
لَّمَّا
يَذُوقُوا۟
عَذَابِ
8
aa'unzila
‘alayhi
aldzdzikru
min
bayninaā
bal
hum
fiā
syakkin
mmin
dzikriā
bal
llammaā
yadzuwquwā
‘adzaābi
mengapa
Al-Qur`ān
itu
diturunkan
kepadanya
di
antara
kita?"
Sebenarnya,
mereka
ragu-ragu
terhadap
Al-Qur`ān-Ku
dan
sebenarnya
mereka
belum
merasakan
azab-Ku.
أَمْ
عِندَهُمْ
خَزَآئِنُ
رَحْمَةِ
رَبِّكَ
ٱلْعَزِيزِ
ٱلْوَهَّابِ
9
aam
‘indahum
khazaāi'inu
raḥmahi
rabbika
al‘aziyzi
alwahhaābi
Atau
apakah
mereka
itu
mempunyai
perbendaharaan
rahmat
Tuhanmu
Yang
Maha
Perkasa
lagi
Maha
Pemberi?
أَمْ
لَهُم
مُّلْكُ
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
وَٱلْأَرْضِ
وَمَا
بَيْنَهُمَا
ۖ
فَلْيَرْتَقُوا۟
فِى
ٱلْأَسْبَـٰبِ
10
aam
lahum
mmulku
alssamaāwaāti
waalaarḍi
wamaā
baynahumaā
falyartaquwā
fiā
alaasbaābi
Atau
apakah
bagi
mereka
kerajaan
langit
dan
bumi
dan
yang
ada
di
antara
keduanya?
(Jika
ada),
maka
hendaklah
mereka
menaiki
tangga-tangga
(ke
langit).
جُندٌ
مَّا
هُنَالِكَ
مَهْزُومٌ
مِّنَ
ٱلْأَحْزَابِ
11
jundun
mmaā
hunaālika
mahzuwmun
mmina
alaaḥzaābi
Suatu
tentara
yang
besar
yang
berada
di
sana
dari
golongan-golongan
yang
berserikat
pasti
akan
dikalahkan
[1299].
كَذَّبَتْ
قَبْلَهُمْ
قَوْمُ
نُوحٍ
وَعَادٌ
وَفِرْعَوْنُ
ذُو
ٱلْأَوْتَادِ
12
kadzdzabat
qablahum
qawmu
nuwḥin
wa‘aādun
wafir‘awnu
dzuw
alaawtaādi
Telah
mendustakan
(rasul-rasul
pula)
sebelum
mereka
itu
kaum
Nūḥ,
‘Ād,
Firʻawn
yang
mempunyai
tentara
yang
banyak,
وَثَمُودُ
وَقَوْمُ
لُوطٍ
وَأَصْحَـٰبُ
لْـَٔيْكَةِ
ۚ
أُو۟لَـٰٓئِكَ
ٱلْأَحْزَابُ
13
watsamuwdu
waqawmu
luwṭin
waaaṣḥaābu
laykahi
auwlaāi'ika
alaaḥzaābu
dan
Ṡamūd,
kaum
Lūṭ,
dan
penduduk
Aikah
[1300].
Mereka
itulah
golongan-golongan
yang
bersekutu
(menentang
rasul-rasul).
إِن
كُلٌّ
إِلَّا
كَذَّبَ
ٱلرُّسُلَ
فَحَقَّ
عِقَابِ
14
iin
kullun
iillaā
kadzdzaba
alrrusula
faḥaqqa
‘iqaābi
Semua
mereka
itu
tidak
lain
hanyalah
mendustakan
rasul-rasul,
maka
pastilah
(bagi
mereka)
azab-Ku.
وَمَا
يَنظُرُ
هَـٰٓؤُلَآءِ
إِلَّا
صَيْحَةً
وَٰحِدَةً
مَّا
لَهَا
مِن
فَوَاقٍ
15
wamaā
yanẓuru
haāu'ulaā'i
iillaā
ṣayḥahan
waāḥidahan
mmaā
lahaā
min
fawaāqin
Tidaklah
yang
mereka
tunggu,
melainkan
hanya
satu
teriakan
saja
yang
tidak
ada
baginya
saat
berselang
[1301].
وَقَالُوا۟
رَبَّنَا
عَجِّل
لَّنَا
قِطَّنَا
قَبْلَ
يَوْمِ
ٱلْحِسَابِ
16
waqaāluwā
rabbanaā
‘ajjil
llanaā
qiṭṭanaā
qabla
yawmi
alḥisaābi
Dan
mereka
berkata,
"Ya
Tuhan
kami
cepatkanlah
untuk
kami
azab
yang
diperuntukkan
bagi
kami
sebelum
hari
berhisab".
ٱصْبِرْ
عَلَىٰ
مَا
يَقُولُونَ
وَٱذْكُرْ
عَبْدَنَا
دَاوُۥدَ
ذَا
ٱلْأَيْدِ
ۖ
إِنَّهُۥٓ
أَوَّابٌ
17
aṣbir
‘alaāā
maā
yaquwluwna
waadzkur
‘abdanaā
daāwuūda
dzaā
alaaydi
iinnahuū
aawwaābun
Bersabarlah
atas
segala
apa
yang
mereka
katakan
dan
ingatlah
hamba
Kami
Dāwūd
yang
mempunyai
kekuatan;
sesungguhnya
dia
amat
taat
(kepada
Tuhan).
إِنَّا
سَخَّرْنَا
ٱلْجِبَالَ
مَعَهُۥ
يُسَبِّحْنَ
بِٱلْعَشِىِّ
وَٱلْإِشْرَاقِ
18
iinnaā
sakhkharnaā
aljibaāla
ma‘ahuū
yusabbiḥna
bial‘asyiāāi
waaliisyraāqi
Sesungguhnya
Kami
menundukkan
gunung-gunung
untuk
bertasbih
bersama
dia
(Dāwūd)
pada
waktu
petang
dan
pagi,
وَٱلطَّيْرَ
مَحْشُورَةً
ۖ
كُلٌّ
لَّهُۥٓ
أَوَّابٌ
19
waalṭṭayra
maḥsyuwrahan
kullun
llahuū
aawwaābun
dan
(Kami
tundukkan
pula),
burung-burung
dalam
keadaan
terkumpul.
Masing-masingnya
amat
taat
kepada
Allah.
وَشَدَدْنَا
مُلْكَهُۥ
وَءَاتَيْنَـٰهُ
ٱلْحِكْمَةَ
وَفَصْلَ
ٱلْخِطَابِ
20
wasyadadnaā
mulkahuū
wa'aātaynaāhu
alḥikmaha
wafaṣla
alkhiṭaābi
Dan
Kami
kuatkan
kerajaannya
dan
Kami
berikan
kepadanya
hikmah
[1302]
dan
kebijaksanaan
dalam
menyelesaikan
perselisihan.
۞
وَهَلْ
أَتَىٰكَ
نَبَؤُا۟
ٱلْخَصْمِ
إِذْ
تَسَوَّرُوا۟
ٱلْمِحْرَابَ
21
wahal
aataāāka
nabau'uā
alkhaṣmi
iidz
tasawwaruwā
almiḥraāba
Dan
adakah
sampai
kepadamu
berita
orang-orang
yang
berperkara
ketika
mereka
memanjat
pagar?
إِذْ
دَخَلُوا۟
عَلَىٰ
دَاوُۥدَ
فَفَزِعَ
مِنْهُمْ
ۖ
قَالُوا۟
لَا
تَخَفْ
ۖ
خَصْمَانِ
بَغَىٰ
بَعْضُنَا
عَلَىٰ
بَعْضٍ
فَٱحْكُم
بَيْنَنَا
بِٱلْحَقِّ
وَلَا
تُشْطِطْ
وَٱهْدِنَآ
إِلَىٰ
سَوَآءِ
ٱلصِّرَٰطِ
22
iidz
dakhaluwā
‘alaāā
daāwuūda
fafazi‘a
minhum
qaāluwā
laā
takhaf
khaṣmaāni
baghaāā
ba‘ḍunaā
‘alaāā
ba‘ḍin
faaḥkum
baynanaā
bialḥaqqi
walaā
tusyṭiṭ
waahdinaā
iilaāā
sawaā'i
alṣṣiraāṭi
Ketika
mereka
masuk
(menemui)
Dāwūd,
lalu
ia
terkejut
karena
kedatangan)
mereka.
Mereka
berkata,
"Janganlah
kamu
merasa
takut;
(kami)
adalah
dua
orang
yang
berperkara
yang
salah
seorang
dari
kami
berbuat
zalim
kepada
yang
lain,
maka
berilah
keputusan
antara
kami
dengan
adil
dan
janganlah
kamu
menyimpang
dari
kebenaran
dan
tunjukilah
kami
ke
jalan
yang
lurus.
إِنَّ
هَـٰذَآ
أَخِى
لَهُۥ
تِسْعٌ
وَتِسْعُونَ
نَعْجَةً
وَلِىَ
نَعْجَةٌ
وَٰحِدَةٌ
فَقَالَ
أَكْفِلْنِيهَا
وَعَزَّنِى
فِى
ٱلْخِطَابِ
23
iinna
haādzaā
aakhiā
lahuū
tis‘un
watis‘uwna
na‘jahan
waliāa
na‘jahun
waāḥidahun
faqaāla
aakfilniyhaā
wa‘azzaniā
fiā
alkhiṭaābi
Sesungguhnya
saudaraku
ini
mempunyai
sembilan
puluh
sembilan
ekor
kambing
betina
dan
aku
mempunyai
seekor
saja.
Maka
dia
berkata,
"Serahkanlah
kambingmu
itu
kepadaku
dan
dia
mengalahkan
aku
dalam
perdebatan".
قَالَ
لَقَدْ
ظَلَمَكَ
بِسُؤَالِ
نَعْجَتِكَ
إِلَىٰ
نِعَاجِهِۦ
ۖ
وَإِنَّ
كَثِيرًا
مِّنَ
ٱلْخُلَطَآءِ
لَيَبْغِى
بَعْضُهُمْ
عَلَىٰ
بَعْضٍ
إِلَّا
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
وَعَمِلُوا۟
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ
وَقَلِيلٌ
مَّا
هُمْ
ۗ
وَظَنَّ
دَاوُۥدُ
أَنَّمَا
فَتَنَّـٰهُ
فَٱسْتَغْفَرَ
رَبَّهُۥ
وَخَرَّ
رَاكِعًا
وَأَنَابَ
۩
24
qaāla
laqad
ẓalamaka
bisuu'aāli
na‘jatika
iilaāā
ni‘aājihiī
waiinna
katsiyranā
mmina
alkhulaṭaā'i
layabghiā
ba‘ḍuhum
‘alaāā
ba‘ḍin
iillaā
alladziyna
'aāmanuwā
wa‘amiluwā
alṣṣaāliḥaāti
waqaliylun
mmaā
hum
waẓanna
daāwuūdu
aannamaā
fatannaāhu
faastaghfara
rabbahuū
wakharra
raāki‘anā
waaanaāba
Dāwūd
berkata,
"Sesungguhnya
dia
telah
berbuat
zalim
kepadamu
dengan
meminta
kambingmu
itu
untuk
ditambahkan
kepada
kambingnya.
Dan
sesungguhnya
kebanyakan
dari
orang-orang
yang
berserikat
itu
sebagian
mereka
berbuat
zalim
kepada
sebagian
yang
lain,
kecuali
orang-orang
yang
beriman
dan
mengerjakan
amal
yang
saleh
dan
amat
sedikitlah
mereka
ini".
Dan
Dāwūd
mengetahui
bahwa
Kami
mengujinya,
maka
ia
meminta
ampun
kepada
Tuhan-nya,
lalu
menyungkur
sujud
dan
bertobat.
فَغَفَرْنَا
لَهُۥ
ذَٰلِكَ
ۖ
وَإِنَّ
لَهُۥ
عِندَنَا
لَزُلْفَىٰ
وَحُسْنَ
مَـَٔابٍ
25
faghafarnaā
lahuū
dzaālika
waiinna
lahuū
‘indanaā
lazulfaāā
waḥusna
maaābin
Maka
Kami
ampuni
baginya
kesalahannya
itu.
Dan
sesungguhnya
dia
mempunyai
kedudukan
dekat
pada
sisi
Kami
dan
tempat
kembali
yang
baik.
يَـٰدَاوُۥدُ
إِنَّا
جَعَلْنَـٰكَ
خَلِيفَةً
فِى
ٱلْأَرْضِ
فَٱحْكُم
بَيْنَ
ٱلنَّاسِ
بِٱلْحَقِّ
وَلَا
تَتَّبِعِ
ٱلْهَوَىٰ
فَيُضِلَّكَ
عَن
سَبِيلِ
ٱللَّهِ
ۚ
إِنَّ
ٱلَّذِينَ
يَضِلُّونَ
عَن
سَبِيلِ
ٱللَّهِ
لَهُمْ
عَذَابٌ
شَدِيدٌۢ
بِمَا
نَسُوا۟
يَوْمَ
ٱلْحِسَابِ
26
yaādaāwuūdu
iinnaā
ja‘alnaāka
khaliyfahan
fiā
alaarḍi
faaḥkum
bayna
alnnaāsi
bialḥaqqi
walaā
tattabi‘i
alhawaāā
fayuḍillaka
‘an
sabiyli
alllahi
iinna
alladziyna
yaḍilluwna
‘an
sabiyli
alllahi
lahum
‘adzaābun
syadiydun
bimaā
nasuwā
yawma
alḥisaābi
Hai
Dāwūd,
sesungguhnya
Kami
menjadikan
kamu
khalifah
(penguasa)
di
muka
bumi,
maka
berilah
keputusan
(perkara)
di
antara
manusia
dengan
adil
dan
janganlah
kamu
mengikuti
hawa
nafsu
karena
ia
akan
menyesatkan
kamu
dari
jalan
Allah.
Sesungguhnya
orang-orang
yang
sesat
dari
jalan
Allah
akan
mendapat
azab
yang
berat
karena
mereka
melupakan
hari
perhitungan.
وَمَا
خَلَقْنَا
ٱلسَّمَآءَ
وَٱلْأَرْضَ
وَمَا
بَيْنَهُمَا
بَـٰطِلًا
ۚ
ذَٰلِكَ
ظَنُّ
ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
ۚ
فَوَيْلٌ
لِّلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
مِنَ
ٱلنَّارِ
27
wamaā
khalaqnaā
alssamaā'a
waalaarḍa
wamaā
baynahumaā
baāṭilanā
dzaālika
ẓannu
alladziyna
kafaruwā
fawaylun
llilladziyna
kafaruwā
mina
alnnaāri
Dan
Kami
tidak
menciptakan
langit
dan
bumi
dan
apa
yang
ada
antara
keduanya
tanpa
hikmah.
Yang
demikian
itu
adalah
anggapan
orang-orang
kafir,
maka
celakalah
orang-orang
kafir
itu
karena
mereka
akan
masuk
neraka.
أَمْ
نَجْعَلُ
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
وَعَمِلُوا۟
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ
كَٱلْمُفْسِدِينَ
فِى
ٱلْأَرْضِ
أَمْ
نَجْعَلُ
ٱلْمُتَّقِينَ
كَٱلْفُجَّارِ
28
aam
naj‘alu
alladziyna
'aāmanuwā
wa‘amiluwā
alṣṣaāliḥaāti
kaalmufsidiyna
fiā
alaarḍi
aam
naj‘alu
almuttaqiyna
kaalfujjaāri
Patutkah
Kami
menganggap
orang-orang
yang
beriman
dan
mengerjakan
amal
yang
saleh
sama
dengan
orang-orang
yang
berbuat
kerusakan
di
muka
bumi?
Patutkah
(pula)
Kami
menganggap
orang-orang
yang
bertakwa
sama
dengan
orang-orang
yang
berbuat
maksiat?
كِتَـٰبٌ
أَنزَلْنَـٰهُ
إِلَيْكَ
مُبَـٰرَكٌ
لِّيَدَّبَّرُوٓا۟
ءَايَـٰتِهِۦ
وَلِيَتَذَكَّرَ
أُو۟لُوا۟
ٱلْأَلْبَـٰبِ
29
kitaābun
aanzalnaāhu
iilayka
mubaārakun
lliyaddabbaruwā
'aāyaātihiī
waliyatadzakkara
auwluwā
alaalbaābi
Ini
adalah
sebuah
kitab
yang
Kami
turunkan
kepadamu
penuh
dengan
berkah
supaya
mereka
memperhatikan
ayat-ayatnya
dan
supaya
mendapat
pelajaran
orang-orang
yang
mempunyai
pikiran.
وَوَهَبْنَا
لِدَاوُۥدَ
سُلَيْمَـٰنَ
ۚ
نِعْمَ
ٱلْعَبْدُ
ۖ
إِنَّهُۥٓ
أَوَّابٌ
30
wawahabnaā
lidaāwuūda
sulaymaāna
ni‘ma
al‘abdu
iinnahuū
aawwaābun
Dan
Kami
karuniakan
kepada
Dāwūd,
Sulaymān,
dia
adalah
sebaik-baik
hamba.
Sesungguhnya
dia
amat
taat
(kepada
Tuhan-nya),
إِذْ
عُرِضَ
عَلَيْهِ
بِٱلْعَشِىِّ
ٱلصَّـٰفِنَـٰتُ
ٱلْجِيَادُ
31
iidz
‘uriḍa
‘alayhi
bial‘asyiāāi
alṣṣaāfinaātu
aljiyaādu
(ingatlah)
ketika
dipertunjukkan
kepadanya
kuda-kuda
yang
tenang
pada
waktu
berhenti
dan
cepat
waktu
berlari
pada
waktu
sore.
فَقَالَ
إِنِّىٓ
أَحْبَبْتُ
حُبَّ
ٱلْخَيْرِ
عَن
ذِكْرِ
رَبِّى
حَتَّىٰ
تَوَارَتْ
بِٱلْحِجَابِ
32
faqaāla
iinniā
aaḥbabtu
ḥubba
alkhayri
‘an
dzikri
rabbiā
ḥattaāā
tawaārat
bialḥijaābi
maka
ia
berkata,
"Sesungguhnya
aku
menyukai
kesenangan
terhadap
barang
yang
baik
(kuda)
sehingga
aku
lalai
mengingat
Tuhan-ku
sampai
kuda
itu
hilang
dari
pandangan".
رُدُّوهَا
عَلَىَّ
ۖ
فَطَفِقَ
مَسْحًۢا
بِٱلسُّوقِ
وَٱلْأَعْنَاقِ
33
rudduwhaā
‘alaāāa
faṭafiqa
masḥanā
bialssuwqi
waalaa‘naāqi
"Bawalah
semua
kuda
itu
kembali
kepadaku".
Lalu,
ia
potong
kaki
dan
leher
kuda
itu
[1302
b].
وَلَقَدْ
فَتَنَّا
سُلَيْمَـٰنَ
وَأَلْقَيْنَا
عَلَىٰ
كُرْسِيِّهِۦ
جَسَدًا
ثُمَّ
أَنَابَ
34
walaqad
fatannaā
sulaymaāna
waaalqaynaā
‘alaāā
kursiyyihiī
jasadanā
tsumma
aanaāba
Dan
sesungguhnya,
Kami
telah
menguji
Sulaymān
dan
Kami
jadikan
(dia)
tergeletak
di
atas
kursinya
sebagai
tubuh
(yang
lemah
karena
sakit),
kemudian
ia
bertobat
[1303].
قَالَ
رَبِّ
ٱغْفِرْ
لِى
وَهَبْ
لِى
مُلْكًا
لَّا
يَنۢبَغِى
لِأَحَدٍ
مِّنۢ
بَعْدِىٓ
ۖ
إِنَّكَ
أَنتَ
ٱلْوَهَّابُ
35
qaāla
rabbi
aghfir
liā
wahab
liā
mulkanā
llaā
yanbaghiā
liaaḥadin
mmin
ba‘diā
iinnaka
aanta
alwahhaābu
Ia
berkata,
"Ya
Tuhan-ku,
ampunilah
aku
dan
anugerahkanlah
kepadaku
kerajaan
yang
tidak
dimiliki
oleh
seorang
jua
pun
sesudahku;
sesungguhnya
Engkaulah
Yang
Maha
Pemberi".
فَسَخَّرْنَا
لَهُ
ٱلرِّيحَ
تَجْرِى
بِأَمْرِهِۦ
رُخَآءً
حَيْثُ
أَصَابَ
36
fasakhkharnaā
lahu
alrriyḥa
tajriā
biaamrihiī
rukhaā'an
ḥaytsu
aaṣaāba
Kemudian,
Kami
tundukkan
kepadanya
angin
yang
berhembus
dengan
baik
menurut
ke
mana
saja
yang
dikehendakinya,
وَٱلشَّيَـٰطِينَ
كُلَّ
بَنَّآءٍ
وَغَوَّاصٍ
37
waalsysyayaāṭiyna
kulla
bannaā'in
waghawwaāṣin
dan
(Kami
tundukkan
pula
kepadanya)
setan-setan
semuanya
ahli
bangunan
dan
penyelam,
وَءَاخَرِينَ
مُقَرَّنِينَ
فِى
ٱلْأَصْفَادِ
38
wa'aākhariyna
muqarraniyna
fiā
alaaṣfaādi
dan
setan
yang
lain
yang
terikat
dalam
belenggu.
هَـٰذَا
عَطَآؤُنَا
فَٱمْنُنْ
أَوْ
أَمْسِكْ
بِغَيْرِ
حِسَابٍ
39
haādzaā
‘aṭaāu'unaā
faamnun
aaw
aamsik
bighayri
ḥisaābin
Inilah
anugerah
Kami,
maka
berikanlah
(kepada
orang
lain)
atau
tahanlah
(untuk
dirimu
sendiri)
dengan
tiada
pertanggungan
jawab.
وَإِنَّ
لَهُۥ
عِندَنَا
لَزُلْفَىٰ
وَحُسْنَ
مَـَٔابٍ
40
waiinna
lahuū
‘indanaā
lazulfaāā
waḥusna
maaābin
Dan
sesungguhnya
dia
mempunyai
kedudukan
yang
dekat
pada
sisi
Kami
dan
tempat
kembali
yang
baik.
وَٱذْكُرْ
عَبْدَنَآ
أَيُّوبَ
إِذْ
نَادَىٰ
رَبَّهُۥٓ
أَنِّى
مَسَّنِىَ
ٱلشَّيْطَـٰنُ
بِنُصْبٍ
وَعَذَابٍ
41
waadzkur
‘abdanaā
aayyuwba
iidz
naādaāā
rabbahuū
aanniā
massaniāa
alsysyayṭaānu
binuṣbin
wa‘adzaābin
Dan
ingatlah
akan
hamba
Kami
Ayyūb
ketika
ia
menyeru
Tuhan-nya,
"Sesungguhnya
aku
diganggu
setan
dengan
kepayahan
dan
siksaan".
ٱرْكُضْ
بِرِجْلِكَ
ۖ
هَـٰذَا
مُغْتَسَلٌۢ
بَارِدٌ
وَشَرَابٌ
42
arkuḍ
birijlika
haādzaā
mughtasalun
baāridun
wasyaraābun
(Allah
berfirman),
"Hantamkanlah
kakimu;
inilah
air
yang
sejuk
untuk
mandi
dan
untuk
minum.
وَوَهَبْنَا
لَهُۥٓ
أَهْلَهُۥ
وَمِثْلَهُم
مَّعَهُمْ
رَحْمَةً
مِّنَّا
وَذِكْرَىٰ
لِأُو۟لِى
ٱلْأَلْبَـٰبِ
43
wawahabnaā
lahuū
aahlahuū
wamitslahum
mma‘ahum
raḥmahan
mminnaā
wadzikraāā
liauwliā
alaalbaābi
Dan
Kami
anugerahi
dia
(dengan
mengumpulkan
kembali)
keluarganya
dan
(Kami
tambahkan)
kepada
mereka
sebanyak
mereka
pula
sebagai
rahmat
dari
Kami
dan
pelajaran
bagi
orang-orang
yang
mempunyai
pikiran.
وَخُذْ
بِيَدِكَ
ضِغْثًا
فَٱضْرِب
بِّهِۦ
وَلَا
تَحْنَثْ
ۗ
إِنَّا
وَجَدْنَـٰهُ
صَابِرًا
ۚ
نِّعْمَ
ٱلْعَبْدُ
ۖ
إِنَّهُۥٓ
أَوَّابٌ
44
wakhudz
biyadika
ḍightsanā
faaḍrib
bbihiī
walaā
taḥnats
iinnaā
wajadnaāhu
ṣaābiranā
nni‘ma
al‘abdu
iinnahuū
aawwaābun
Dan
ambillah
dengan
tanganmu
seikat
(rumput),
maka
pukullah
dengan
itu
dan
janganlah
kamu
melanggar
sumpah.
Sesungguhnya
Kami
dapati
dia
(Ayyūb)
seorang
yang
sabar.
Dialah
sebaik-baik
hamba.
Sesungguhnya
dia
amat
taat
(kepada
Tuhan-nya)[1304].
وَٱذْكُرْ
عِبَـٰدَنَآ
إِبْرَٰهِيمَ
وَإِسْحَـٰقَ
وَيَعْقُوبَ
أُو۟لِى
ٱلْأَيْدِى
وَٱلْأَبْصَـٰرِ
45
waadzkur
‘ibaādanaā
iibraāhiyma
waiisḥaāqa
waya‘quwba
auwliā
alaaydiā
waalaabṣaāri
Dan
ingatlah
hamba-hamba
Kami,
Ibrāhīm,
Isḥāq,
dan
Ya`qūb
yang
mempunyai
perbuatan-perbuatan
yang
besar
dan
ilmu-ilmu
yang
tinggi.
إِنَّآ
أَخْلَصْنَـٰهُم
بِخَالِصَةٍ
ذِكْرَى
ٱلدَّارِ
46
iinnaā
aakhlaṣnaāhum
bikhaāliṣahin
dzikraā
alddaāri
Sesungguhnya
Kami
telah
mensucikan
mereka
dengan
(menganugerahkan
kepada
mereka)
akhlak
yang
tinggi,
yaitu
selalu
mengingatkan
(manusia)
kepada
negeri
akhirat.
وَإِنَّهُمْ
عِندَنَا
لَمِنَ
ٱلْمُصْطَفَيْنَ
ٱلْأَخْيَارِ
47
waiinnahum
‘indanaā
lamina
almuṣṭafayna
alaakhyaāri
Dan
sesungguhnya
mereka
pada
sisi
Kami
benar-benar
termasuk
orang-orang
pilihan
yang
paling
baik.
وَٱذْكُرْ
إِسْمَـٰعِيلَ
وَٱلْيَسَعَ
وَذَا
ٱلْكِفْلِ
ۖ
وَكُلٌّ
مِّنَ
ٱلْأَخْيَارِ
48
waadzkur
iismaā‘iyla
waalyasa‘a
wadzaā
alkifli
wakullun
mmina
alaakhyaāri
Dan
ingatlah
akan
Ismā`īl,
Ilyasa`
dan
Żulkifli.
Semuanya
termasuk
orang-orang
yang
paling
baik.
هَـٰذَا
ذِكْرٌ
ۚ
وَإِنَّ
لِلْمُتَّقِينَ
لَحُسْنَ
مَـَٔابٍ
49
haādzaā
dzikrun
waiinna
lilmuttaqiyna
laḥusna
maaābin
Ini
adalah
kehormatan
(bagi
mereka).
Dan
sesungguhnya
bagi
orang-orang
yang
bertakwa
benar-benar
(disediakan)
tempat
kembali
yang
baik,
جَنَّـٰتِ
عَدْنٍ
مُّفَتَّحَةً
لَّهُمُ
ٱلْأَبْوَٰبُ
50
jannaāti
‘adnin
mmufattaḥahan
llahumu
alaabwaābu
(yaitu)
surga
'Adn
yang
pintu-pintunya
terbuka
bagi
mereka,
مُتَّكِـِٔينَ
فِيهَا
يَدْعُونَ
فِيهَا
بِفَـٰكِهَةٍ
كَثِيرَةٍ
وَشَرَابٍ
51
muttakiiyna
fiyhaā
yad‘uwna
fiyhaā
bifaākihahin
katsiyrahin
wasyaraābin
di
dalamnya
mereka
bertelekan
(di
atas
dipan-dipan)
sambil
meminta
buah-buahan
yang
banyak
dan
minuman
di
surga
itu.
۞
وَعِندَهُمْ
قَـٰصِرَٰتُ
ٱلطَّرْفِ
أَتْرَابٌ
52
wa‘indahum
qaāṣiraātu
alṭṭarfi
aatraābun
Dan
di
sisi
mereka
(ada
bidadari-bidadari)
yang
tidak
liar
pandangannya
dan
sebaya
umurnya.
هَـٰذَا
مَا
تُوعَدُونَ
لِيَوْمِ
ٱلْحِسَابِ
53
haādzaā
maā
tuw‘aduwna
liyawmi
alḥisaābi
Inilah
apa
yang
dijanjikan
kepadamu
pada
hari
berhisab.
إِنَّ
هَـٰذَا
لَرِزْقُنَا
مَا
لَهُۥ
مِن
نَّفَادٍ
54
iinna
haādzaā
larizqunaā
maā
lahuū
min
nnafaādin
Sesungguhnya
ini
adalah
benar-benar
rezeki
dari
Kami
yang
tiada
habis-habisnya.
هَـٰذَا
ۚ
وَإِنَّ
لِلطَّـٰغِينَ
لَشَرَّ
مَـَٔابٍ
55
haādzaā
waiinna
lilṭṭaāghiyna
lasyarra
maaābin
Beginilah
(keadaan
mereka).
Dan
sesungguhnya
bagi
orang-orang
yang
durhaka
benar-benar
(disediakan)
tempat
kembali
yang
buruk,
جَهَنَّمَ
يَصْلَوْنَهَا
فَبِئْسَ
ٱلْمِهَادُ
56
jahannama
yaṣlawnahaā
fabii'sa
almihaādu
(yaitu)
neraka
Jahanam
yang
mereka
masuk
ke
dalamnya;
maka
amat
buruklah
Jahanam
itu
sebagai
tempat
tinggal.
هَـٰذَا
فَلْيَذُوقُوهُ
حَمِيمٌ
وَغَسَّاقٌ
57
haādzaā
falyadzuwquwhu
ḥamiymun
waghassaāqun
Inilah
(azab
neraka);
biarlah
mereka
merasakannya;
(minuman
mereka)
air
yang
sangat
panas
dan
air
yang
sangat
dingin.
وَءَاخَرُ
مِن
شَكْلِهِۦٓ
أَزْوَٰجٌ
58
wa'aākharu
min
syaklihiī
aazwaājun
Dan
azab
yang
lain
yang
serupa
itu
berbagai
macam.
هَـٰذَا
فَوْجٌ
مُّقْتَحِمٌ
مَّعَكُمْ
ۖ
لَا
مَرْحَبًۢا
بِهِمْ
ۚ
إِنَّهُمْ
صَالُوا۟
ٱلنَّارِ
59
haādzaā
fawjun
mmuqtaḥimun
mma‘akum
laā
marḥabanā
bihim
iinnahum
ṣaāluwā
alnnaāri
(Dikatakan
kepada
mereka),
"Ini
adalah
suatu
rombongan
(pengikut-pengikutmu)
yang
masuk
berdesak-desak
bersama
kamu
(ke
neraka)".
(Berkata
pemimpin-pemimpin
mereka
yang
durhaka),
"Tiadalah
ucapan
selamat
datang
kepada
mereka
karena
sesungguhnya
mereka
akan
masuk
neraka".
قَالُوا۟
بَلْ
أَنتُمْ
لَا
مَرْحَبًۢا
بِكُمْ
ۖ
أَنتُمْ
قَدَّمْتُمُوهُ
لَنَا
ۖ
فَبِئْسَ
ٱلْقَرَارُ
60
qaāluwā
bal
aantum
laā
marḥabanā
bikum
aantum
qaddamtumuwhu
lanaā
fabii'sa
alqaraāru
Pengikut-pengikut
mereka
menjawab,
"Sebenarnya
kamulah.
Tiada
ucapan
selamat
datang
bagimu
karena
kamulah
yang
menjerumuskan
kami
ke
dalam
azab,
maka
amat
buruklah
Jahanam
itu
sebagai
tempat
menetap".
قَالُوا۟
رَبَّنَا
مَن
قَدَّمَ
لَنَا
هَـٰذَا
فَزِدْهُ
عَذَابًا
ضِعْفًا
فِى
ٱلنَّارِ
61
qaāluwā
rabbanaā
man
qaddama
lanaā
haādzaā
fazidhu
‘adzaābanā
ḍi‘fanā
fiā
alnnaāri
Mereka
berkata
(lagi),
"Ya
Tuhan
kami;
barang
siapa
yang
menjerumuskan
kami
ke
dalam
azab
ini,
maka
tambahkanlah
azab
kepadanya
dengan
berlipat
ganda
di
dalam
neraka."
وَقَالُوا۟
مَا
لَنَا
لَا
نَرَىٰ
رِجَالًا
كُنَّا
نَعُدُّهُم
مِّنَ
ٱلْأَشْرَارِ
62
waqaāluwā
maā
lanaā
laā
naraāā
rijaālanā
kunnaā
na‘udduhum
mmina
alaasyraāri
Dan
(orang-orang
durhaka)
berkata,
"Mengapa
kami
tidak
melihat
orang-orang
yang
dahulu
(di
dunia)
kami
anggap
sebagai
orang-orang
yang
jahat
(hina).
أَتَّخَذْنَـٰهُمْ
سِخْرِيًّا
أَمْ
زَاغَتْ
عَنْهُمُ
ٱلْأَبْصَـٰرُ
63
aattakhadznaāhum
sikhriyyanā
aam
zaāghat
‘anhumu
alaabṣaāru
Apakah
kami
dahulu
menjadikan
mereka
olok-olokan
ataukah
karena
mata
kami
tidak
melihat
mereka?"
إِنَّ
ذَٰلِكَ
لَحَقٌّ
تَخَاصُمُ
أَهْلِ
ٱلنَّارِ
64
iinna
dzaālika
laḥaqqun
takhaāṣumu
aahli
alnnaāri
Sesungguhnya
yang
demikian
itu
pasti
terjadi,
(yaitu)
pertengkaran
penghuni
neraka.
قُلْ
إِنَّمَآ
أَنَا۠
مُنذِرٌ
ۖ
وَمَا
مِنْ
إِلَـٰهٍ
إِلَّا
ٱللَّهُ
ٱلْوَٰحِدُ
ٱلْقَهَّارُ
65
qul
iinnamaā
aanaā
mundzirun
wamaā
min
iilaāhin
iillaā
alllahu
alwaāḥidu
alqahhaāru
Katakanlah
(ya
Muhammad),
"Sesungguhnya
aku
hanya
seorang
pemberi
peringatan
dan
sekali-kali
tidak
ada
Tuhan
(yang
berhak
disembah),
selain
Allah
Yang
Maha
Esa
dan
Maha
Mengalahkan.
رَبُّ
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
وَٱلْأَرْضِ
وَمَا
بَيْنَهُمَا
ٱلْعَزِيزُ
ٱلْغَفَّـٰرُ
66
rabbu
alssamaāwaāti
waalaarḍi
wamaā
baynahumaā
al‘aziyzu
alghaffaāru
Tuhan
langit
dan
bumi
dan
apa
yang
ada
di
antara
keduanya
Yang
Maha
Perkasa
lagi
Maha
Pengampun.
قُلْ
هُوَ
نَبَؤٌا۟
عَظِيمٌ
67
qul
huwa
nabau'unā
‘aẓiymun
Katakanlah,
"Berita
itu
adalah
berita
yang
besar,
أَنتُمْ
عَنْهُ
مُعْرِضُونَ
68
aantum
‘anhu
mu‘riḍuwna
yang
kamu
berpaling
darinya.
مَا
كَانَ
لِىَ
مِنْ
عِلْمٍۭ
بِٱلْمَلَإِ
ٱلْأَعْلَىٰٓ
إِذْ
يَخْتَصِمُونَ
69
maā
kaāna
liāa
min
‘ilmin
bialmalaii
alaa‘laāā
iidz
yakhtaṣimuwna
Aku
tiada
mempunyai
pengetahuan
sedikit
pun
tentang
almalā`il
‘alā
(malaikat)
itu
ketika
mereka
berbantah-bantahan.
إِن
يُوحَىٰٓ
إِلَىَّ
إِلَّآ
أَنَّمَآ
أَنَا۠
نَذِيرٌ
مُّبِينٌ
70
iin
yuwḥaāā
iilaāāa
iillaā
aannamaā
aanaā
nadziyrun
mmubiynun
Tidak
diwahyukan
kepadaku,
melainkan
bahwa
sesungguhnya
aku
hanyalah
seorang
pemberi
peringatan
yang
nyata".
إِذْ
قَالَ
رَبُّكَ
لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ
إِنِّى
خَـٰلِقٌۢ
بَشَرًا
مِّن
طِينٍ
71
iidz
qaāla
rabbuka
lilmalaāi'ikahi
iinniā
khaāliqun
basyaranā
mmin
ṭiynin
(Ingatlah)
ketika
Tuhan-mu
berfirman
kepada
malaikat,
"Sesungguhnya
Aku
akan
menciptakan
manusia
dari
tanah".
فَإِذَا
سَوَّيْتُهُۥ
وَنَفَخْتُ
فِيهِ
مِن
رُّوحِى
فَقَعُوا۟
لَهُۥ
سَـٰجِدِينَ
72
faiidzaā
sawwaytuhuū
wanafakhtu
fiyhi
min
rruwḥiā
faqa‘uwā
lahuū
saājidiyna
Maka
apabila
telah
Kusempurnakan
kejadiannya
dan
Kutiupkan
kepadanya
roh
(ciptaan)Ku,
maka
hendaklah
kamu
tersungkur
dengan
bersujud
kepadanya".
فَسَجَدَ
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ
كُلُّهُمْ
أَجْمَعُونَ
73
fasajada
almalaāi'ikahu
kulluhum
aajma‘uwna
Lalu,
seluruh
malaikat-malaikat
itu
bersujud
semuanya,
إِلَّآ
إِبْلِيسَ
ٱسْتَكْبَرَ
وَكَانَ
مِنَ
ٱلْكَـٰفِرِينَ
74
iillaā
iibliysa
astakbara
wakaāna
mina
alkaāfiriyna
kecuali
iblis;
dia
menyombongkan
diri
dan
adalah
dia
termasuk
orang-orang
yang
kafir.
قَالَ
يَـٰٓإِبْلِيسُ
مَا
مَنَعَكَ
أَن
تَسْجُدَ
لِمَا
خَلَقْتُ
بِيَدَىَّ
ۖ
أَسْتَكْبَرْتَ
أَمْ
كُنتَ
مِنَ
ٱلْعَالِينَ
75
qaāla
yaāiibliysu
maā
mana‘aka
aan
tasjuda
limaā
khalaqtu
biyadaāāa
aastakbarta
aam
kunta
mina
al‘aāliyna
Allah
berfirman,
"Hai
Iblis,
apakah
yang
menghalangi
kamu
sujud
kepada
yang
telah
Ku-ciptakan
dengan
kedua
tangan-Ku.
Apakah
kamu
menyombongkan
diri
ataukah
kamu
(merasa)
termasuk
orang-orang
yang
(lebih)
tinggi?"
قَالَ
أَنَا۠
خَيْرٌ
مِّنْهُ
ۖ
خَلَقْتَنِى
مِن
نَّارٍ
وَخَلَقْتَهُۥ
مِن
طِينٍ
76
qaāla
aanaā
khayrun
mminhu
khalaqtaniā
min
nnaārin
wakhalaqtahuū
min
ṭiynin
Iblis
berkata,
"Aku
lebih
baik
daripadanya
karena
Engkau
ciptakan
aku
dari
api,
sedangkan
dia
Engkau
ciptakan
dari
tanah".
قَالَ
فَٱخْرُجْ
مِنْهَا
فَإِنَّكَ
رَجِيمٌ
77
qaāla
faakhruj
minhaā
faiinnaka
rajiymun
Allah
berfirman,
"Maka
keluarlah
kamu
dari
surga;
sesungguhnya
kamu
adalah
orang
yang
terkutuk,
وَإِنَّ
عَلَيْكَ
لَعْنَتِىٓ
إِلَىٰ
يَوْمِ
ٱلدِّينِ
78
waiinna
‘alayka
la‘natiā
iilaāā
yawmi
alddiyni
Sesungguhnya
kutukan-Ku
tetap
atasmu
sampai
hari
pembalasan".
قَالَ
رَبِّ
فَأَنظِرْنِىٓ
إِلَىٰ
يَوْمِ
يُبْعَثُونَ
79
qaāla
rabbi
faaanẓirniā
iilaāā
yawmi
yub‘atsuwna
Iblis
berkata,
"Ya
Tuhan-ku,
beri
tangguhlah
aku
sampai
hari
mereka
dibangkitkan".
قَالَ
فَإِنَّكَ
مِنَ
ٱلْمُنظَرِينَ
80
qaāla
faiinnaka
mina
almunẓariyna
Allah
berfirman,
"Sesungguhnya
kamu
termasuk
orang-orang
yang
diberi
tangguh,
إِلَىٰ
يَوْمِ
ٱلْوَقْتِ
ٱلْمَعْلُومِ
81
iilaāā
yawmi
alwaqti
alma‘luwmi
sampai
kepada
hari
yang
telah
ditentukan
waktunya
(hari
Kiamat)".
قَالَ
فَبِعِزَّتِكَ
لَأُغْوِيَنَّهُمْ
أَجْمَعِينَ
82
qaāla
fabi‘izzatika
laaughwiyannahum
aajma‘iyna
Iblis
menjawab,
"Demi
kekuasaan
Engkau
aku
akan
menyesatkan
mereka
semuanya,
إِلَّا
عِبَادَكَ
مِنْهُمُ
ٱلْمُخْلَصِينَ
83
iillaā
‘ibaādaka
minhumu
almukhlaṣiyna
kecuali
hamba-hamba-Mu
yang
mukhlis
di
antara
mereka
[1305].
قَالَ
فَٱلْحَقُّ
وَٱلْحَقَّ
أَقُولُ
84
qaāla
faalḥaqqu
waalḥaqqa
aaquwlu
Allah
berfirman,
"Maka
yang
benar
(adalah
sumpah-Ku)
dan
hanya
kebenaran
itulah
yang
Ku-katakan".
لَأَمْلَأَنَّ
جَهَنَّمَ
مِنكَ
وَمِمَّن
تَبِعَكَ
مِنْهُمْ
أَجْمَعِينَ
85
laaamlaaanna
jahannama
minka
wamimman
tabi‘aka
minhum
aajma‘iyna
Sesungguhnya
Aku
pasti
akan
memenuhi
neraka
Jahanam
dengan
jenis
kamu
dan
dengan
orang-orang
yang
mengikuti
kamu
di
antara
mereka
kesemuanya.
قُلْ
مَآ
أَسْـَٔلُكُمْ
عَلَيْهِ
مِنْ
أَجْرٍ
وَمَآ
أَنَا۠
مِنَ
ٱلْمُتَكَلِّفِينَ
86
qul
maā
aasalukum
‘alayhi
min
aajrin
wamaā
aanaā
mina
almutakallifiyna
Katakanlah
(hai
Muhammad),
"Aku
tidak
meminta
upah
sedikit
pun
padamu
atas
dakwahku
dan
bukanlah
aku
termasuk
orang-orang
yang
mengada-adakan.
إِنْ
هُوَ
إِلَّا
ذِكْرٌ
لِّلْعَـٰلَمِينَ
87
iin
huwa
iillaā
dzikrun
llil‘aālamiyna
Al-Qur`ān
ini
tidak
lain
hanyalah
peringatan
bagi
semesta
alam.
وَلَتَعْلَمُنَّ
نَبَأَهُۥ
بَعْدَ
حِينٍۭ
88
walata‘lamunna
nabaaahuū
ba‘da
ḥiynin
Dan
sesungguhnya,
kamu
akan
mengetahui
(kebenaran)
berita
Al-Qur`ān
setelah
beberapa
waktu
lagi
[1306].