Quran by Tau
← Daftar Surah

37. As-Saffat

الصافات · Barisan-Barisan · 182 ayat · Makkah

وَٱلصَّـٰٓفَّـٰتِ صَفًّا 1
waalṣṣaāffaāti ṣaffanā
Demi (rombongan) yang bersaf-saf dengan sebenar-benarnya [1273],
فَٱلزَّٰجِرَٰتِ زَجْرًا 2
faalzzaājiraāti zajranā
dan demi (rombongan) yang melarang dengan sebenar-benarnya (dari perbuatan-perbuatan maksiat),
فَٱلتَّـٰلِيَـٰتِ ذِكْرًا 3
faalttaāliyaāti dzikranā
dan demi (rombongan) yang membacakan pelajaran,
إِنَّ إِلَـٰهَكُمْ لَوَٰحِدٌ 4
iinna iilaāhakum lawaāḥidun
Sesungguhnya Tuhan-mu benar-benar Esa.
رَّبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ ٱلْمَشَـٰرِقِ 5
rrabbu alssamaāwaāti waalaarḍi wamaā baynahumaā warabbu almasyaāriqi
Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbit matahari.
إِنَّا زَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِزِينَةٍ ٱلْكَوَاكِبِ 6
iinnaā zayyannaā alssamaā'a alddunyaā biziynahin alkawaākibi
Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang,
وَحِفْظًا مِّن كُلِّ شَيْطَـٰنٍ مَّارِدٍ 7
waḥifẓanā mmin kulli syayṭaānin mmaāridin
dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap setan yang sangat durhaka,
لَّا يَسَّمَّعُونَ إِلَى ٱلْمَلَإِ ٱلْأَعْلَىٰ وَيُقْذَفُونَ مِن كُلِّ جَانِبٍ 8
llaā yassamma‘uwna iilaā almalaii alaa‘laāā wayuqdzafuwna min kulli jaānibin
setan-setan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru.
دُحُورًا ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ وَاصِبٌ 9
duḥuwranā walahum ‘adzaābun waāṣibun
Untuk mengusir mereka dan bagi mereka siksaan yang kekal,
إِلَّا مَنْ خَطِفَ ٱلْخَطْفَةَ فَأَتْبَعَهُۥ شِهَابٌ ثَاقِبٌ 10
iillaā man khaṭifa alkhaṭfaha faaatba‘ahuū syihaābun tsaāqibun
akan tetapi barang siapa (di antara mereka) yang mencuri-curi (pembicaraan), maka ia dikejar oleh suluh api yang cemerlang.
فَٱسْتَفْتِهِمْ أَهُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَم مَّنْ خَلَقْنَآ ۚ إِنَّا خَلَقْنَـٰهُم مِّن طِينٍ لَّازِبٍۭ 11
faastaftihim aahum aasyaddu khalqanā aam mman khalaqnaā iinnaā khalaqnaāhum mmin ṭiynin llaāzibin
Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah), "Apakah mereka yang lebih kukuh kejadiannya ataukah apa [1274] yang telah Kami ciptakan itu?" Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.
بَلْ عَجِبْتَ وَيَسْخَرُونَ 12
bal ‘ajibta wayaskharuwna
Bahkan, kamu menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan kamu.
وَإِذَا ذُكِّرُوا۟ لَا يَذْكُرُونَ 13
waiidzaā dzukkiruwā laā yadzkuruwna
Dan apabila mereka diberi pelajaran, mereka tiada mengingatnya.
وَإِذَا رَأَوْا۟ ءَايَةً يَسْتَسْخِرُونَ 14
waiidzaā raaawā 'aāyahan yastaskhiruwna
Dan apabila mereka melihat sesuatu tanda kebesaran Allah, mereka sangat menghinakan.
وَقَالُوٓا۟ إِنْ هَـٰذَآ إِلَّا سِحْرٌ مُّبِينٌ 15
waqaāluwā iin haādzaā iillaā siḥrun mmubiynun
Dan mereka berkata, "Ini tiada lain hanyalah sihir yang nyata.
أَءِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَبْعُوثُونَ 16
aa'idzaā mitnaā wakunnaā turaābanā wa‘iẓaāmanā aa'innaā lamab‘uwtsuwna
Apakah apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah serta menjadi tulang belulang, apakah benar-benar kami akan dibangkitkan (kembali)?
أَوَءَابَآؤُنَا ٱلْأَوَّلُونَ 17
aawa'aābaāu'unaā alaawwaluwna
Dan apakah bapak-bapak kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)"?
قُلْ نَعَمْ وَأَنتُمْ دَٰخِرُونَ 18
qul na‘am waaantum daākhiruwna
Katakanlah, "Ya, dan kamu akan terhina".
فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌ وَٰحِدَةٌ فَإِذَا هُمْ يَنظُرُونَ 19
faiinnamaā hiāa zajrahun waāḥidahun faiidzaā hum yanẓuruwna
Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja, maka tiba-tiba mereka meIihatnya.
وَقَالُوا۟ يَـٰوَيْلَنَا هَـٰذَا يَوْمُ ٱلدِّينِ 20
waqaāluwā yaāwaylanaā haādzaā yawmu alddiyni
Dan mereka berkata, "Aduhai celakalah kita!" Inilah hari pembalasan.
هَـٰذَا يَوْمُ ٱلْفَصْلِ ٱلَّذِى كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ 21
haādzaā yawmu alfaṣli alladziā kuntum bihiī tukadzdzibuwna
Inilah hari keputusan [1275] yang kamu selalu mendustakannya [1276].
۞ ٱحْشُرُوا۟ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ وَأَزْوَٰجَهُمْ وَمَا كَانُوا۟ يَعْبُدُونَ 22
aḥsyuruwā alladziyna ẓalamuwā waaazwaājahum wamaā kaānuwā ya‘buduwna
(kepada malaikat diperintahkan), "Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan sembahan-sembahan yang selalu mereka sembah,
مِن دُونِ ٱللَّهِ فَٱهْدُوهُمْ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلْجَحِيمِ 23
min duwni alllahi faahduwhum iilaāā ṣiraāṭi aljaḥiymi
selain Allah, maka tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka.
وَقِفُوهُمْ ۖ إِنَّهُم مَّسْـُٔولُونَ 24
waqifuwhum iinnahum mmasuwluwna
Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya,
مَا لَكُمْ لَا تَنَاصَرُونَ 25
maā lakum laā tanaāṣaruwna
"Mengapa kamu tidak tolong-menolong?"
بَلْ هُمُ ٱلْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُونَ 26
bal humu alyawma mustaslimuwna
Bahkan, mereka pada hari itu menyerah diri.
وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَآءَلُونَ 27
waaaqbala ba‘ḍuhum ‘alaāā ba‘ḍin yatasaā'aluwna
Sebagian dan mereka menghadap kepada sebagian yang lain berbantah-bantahan.
قَالُوٓا۟ إِنَّكُمْ كُنتُمْ تَأْتُونَنَا عَنِ ٱلْيَمِينِ 28
qaāluwā iinnakum kuntum taatuwnanaā ‘ani alyamiyni
Pengikut-pengikut mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka), "Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dari kanan" [1277].
قَالُوا۟ بَل لَّمْ تَكُونُوا۟ مُؤْمِنِينَ 29
qaāluwā bal llam takuwnuwā muu'miniyna
Pemimpin-pemimpin mereka menjawab, "Sebenarnya, kamulah yang tidak beriman".
وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُم مِّن سُلْطَـٰنٍۭ ۖ بَلْ كُنتُمْ قَوْمًا طَـٰغِينَ 30
wamaā kaāna lanaā ‘alaykum mmin sulṭaānin bal kuntum qawmanā ṭaāghiyna
Dan sekali-kali, kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamulah kaum yang melampaui batas.
فَحَقَّ عَلَيْنَا قَوْلُ رَبِّنَآ ۖ إِنَّا لَذَآئِقُونَ 31
faḥaqqa ‘alaynaā qawlu rabbinaā iinnaā ladzaāi'iquwna
Maka pastilah putusan (azab) Tuhan kita menimpa atas kita; sesungguhnya kita akan merasakan (azab itu).
فَأَغْوَيْنَـٰكُمْ إِنَّا كُنَّا غَـٰوِينَ 32
faaaghwaynaākum iinnaā kunnaā ghaāwiyna
Maka kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang sesat.
فَإِنَّهُمْ يَوْمَئِذٍ فِى ٱلْعَذَابِ مُشْتَرِكُونَ 33
faiinnahum yawmai'idzin fiā al‘adzaābi musytarikuwna
Maka sesungguhnya, mereka pada hari itu bersama-sama dalam azab.
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَفْعَلُ بِٱلْمُجْرِمِينَ 34
iinnaā kadzaālika naf‘alu bialmujrimiyna
Sesungguhnya demikianlah, Kami berbuat terhadap orang-orang yang berbuat jahat.
إِنَّهُمْ كَانُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَهُمْ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ يَسْتَكْبِرُونَ 35
iinnahum kaānuwā iidzaā qiyla lahum laā iilaāha iillaā alllahu yastakbiruwna
Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka, "Lāilāha illallāh" (Tiada Tuhan yang berhak disembah, melainkan Allah) mereka menyombongkan diri.
وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُوٓا۟ ءَالِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَّجْنُونٍۭ 36
wayaquwluwna aai'innaā lataārikuwā 'aālihatinaā lisyaā‘irin mmajnuwnin
dan mereka berkata, "Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila?"
بَلْ جَآءَ بِٱلْحَقِّ وَصَدَّقَ ٱلْمُرْسَلِينَ 37
bal jaā'a bialḥaqqi waṣaddaqa almursaliyna
Sebenarnya, dia (Muhammad) telah datang membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya).
إِنَّكُمْ لَذَآئِقُوا۟ ٱلْعَذَابِ ٱلْأَلِيمِ 38
iinnakum ladzaāi'iquwā al‘adzaābi alaaliymi
Sesungguhnya kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.
وَمَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ 39
wamaā tujzawna iillaā maā kuntum ta‘maluwna
Dan kamu tidak diberi pembalasan, melainkan terhadap kejahatan yang telah kamu kerjakan,
إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ 40
iillaā ‘ibaāda alllahi almukhlaṣiyna
tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa).
أُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمْ رِزْقٌ مَّعْلُومٌ 41
auwlaāi'ika lahum rizqun mma‘luwmun
Mereka itu memperoleh rezeki yang tertentu,
فَوَٰكِهُ ۖ وَهُم مُّكْرَمُونَ 42
fawaākihu wahum mmukramuwna
yaitu buah-buahan. Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan.
فِى جَنَّـٰتِ ٱلنَّعِيمِ 43
fiā jannaāti alnna‘iymi
di dalam surga-surga yang penuh nikmat.
عَلَىٰ سُرُرٍ مُّتَقَـٰبِلِينَ 44
‘alaāā sururin mmutaqaābiliyna
di atas takhta-takhta kebesaran berhadap-hadapan.
يُطَافُ عَلَيْهِم بِكَأْسٍ مِّن مَّعِينٍۭ 45
yuṭaāfu ‘alayhim bikaasin mmin mma‘iynin
Diedarkan kepada mereka gelas yang berisi khamar dari sungai yang mengalir.
بَيْضَآءَ لَذَّةٍ لِّلشَّـٰرِبِينَ 46
bayḍaā'a ladzdzahin llilsysyaāribiyna
(Warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum.
لَا فِيهَا غَوْلٌ وَلَا هُمْ عَنْهَا يُنزَفُونَ 47
laā fiyhaā ghawlun walaā hum ‘anhaā yunzafuwna
Tidak ada dalam khamar itu alkohol dan mereka tiada mabuk karenanya.
وَعِندَهُمْ قَـٰصِرَٰتُ ٱلطَّرْفِ عِينٌ 48
wa‘indahum qaāṣiraātu alṭṭarfi ‘iynun
Di sisi mereka, ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya,
كَأَنَّهُنَّ بَيْضٌ مَّكْنُونٌ 49
kaaannahunna bayḍun mmaknuwnun
seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik.
فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَآءَلُونَ 50
faaaqbala ba‘ḍuhum ‘alaāā ba‘ḍin yatasaā'aluwna
Lalu, sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain sambil bercakap-cakap.
قَالَ قَآئِلٌ مِّنْهُمْ إِنِّى كَانَ لِى قَرِينٌ 51
qaāla qaāi'ilun mminhum iinniā kaāna liā qariynun
Berkatalah salah seorang di antara mereka, "Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) mempunyai seorang teman,
يَقُولُ أَءِنَّكَ لَمِنَ ٱلْمُصَدِّقِينَ 52
yaquwlu aa'innaka lamina almuṣaddiqiyna
yang berkata, "Apakah kamu sungguh-sungguh termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)?
أَءِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَدِينُونَ 53
aa'idzaā mitnaā wakunnaā turaābanā wa‘iẓaāmanā aa'innaā lamadiynuwna
Apakah bila kita telah mati dan kita telah menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan?"
قَالَ هَلْ أَنتُم مُّطَّلِعُونَ 54
qaāla hal aantum mmuṭṭali‘uwna
Berkata pulalah ia, "Maukah kamu meninjau (temanku itu)?"
فَٱطَّلَعَ فَرَءَاهُ فِى سَوَآءِ ٱلْجَحِيمِ 55
faaṭṭala‘a fara'aāhu fiā sawaā'i aljaḥiymi
Maka ia meninjaunya, lalu dia melihat temannya itu di tengah-tengah neraka menyala-nyala.
قَالَ تَٱللَّهِ إِن كِدتَّ لَتُرْدِينِ 56
qaāla taalllahi iin kidtta laturdiyni
Ia berkata (pula), "Demi Allah, sesungguhnya kamu benar-benar hampir mencelakakanku,
وَلَوْلَا نِعْمَةُ رَبِّى لَكُنتُ مِنَ ٱلْمُحْضَرِينَ 57
walawlaā ni‘mahu rabbiā lakuntu mina almuḥḍariyna
jikalau tidaklah karena nikmat Tuhan-ku, pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka).
أَفَمَا نَحْنُ بِمَيِّتِينَ 58
aafamaā naḥnu bimayyitiyna
Maka apakah kita tidak akan mati?
إِلَّا مَوْتَتَنَا ٱلْأُولَىٰ وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ 59
iillaā mawtatanaā alauwlaāā wamaā naḥnu bimu‘adzdzabiyna
melainkan hanya kematian kita yang pertama saja (di dunia) dan kita tidak akan disiksa (di akhirat ini)?
إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ 60
iinna haādzaā lahuwa alfawzu al‘aẓiymu
Sesungguhnya ini benar-benar kemenangan yang besar.
لِمِثْلِ هَـٰذَا فَلْيَعْمَلِ ٱلْعَـٰمِلُونَ 61
limitsli haādzaā falya‘mali al‘aāmiluwna
Untuk kemenangan serupa ini, hendaklah berusaha orang-orang yang bekerja"
أَذَٰلِكَ خَيْرٌ نُّزُلًا أَمْ شَجَرَةُ ٱلزَّقُّومِ 62
aadzaālika khayrun nnuzulanā aam syajarahu alzzaqquwmi
(Makanan surga) itukah hidangan yang lebih baik ataukah pohon zakum[1278].
إِنَّا جَعَلْنَـٰهَا فِتْنَةً لِّلظَّـٰلِمِينَ 63
iinnaā ja‘alnaāhaā fitnahan llilẓẓaālimiyna
Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zakum itu sebagai siksaan bagi orang-orang yang zalim.
إِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِىٓ أَصْلِ ٱلْجَحِيمِ 64
iinnahaā syajarahun takhruju fiā aaṣli aljaḥiymi
Sesungguhnya dia adalah sebatang pohon yang ke luar dari dasar neraka Jaḥīm.
طَلْعُهَا كَأَنَّهُۥ رُءُوسُ ٱلشَّيَـٰطِينِ 65
ṭal‘uhaā kaaannahuū ru'uwsu alsysyayaāṭiyni
mayangnya seperti kepala setan-setan.
فَإِنَّهُمْ لَـَٔاكِلُونَ مِنْهَا فَمَالِـُٔونَ مِنْهَا ٱلْبُطُونَ 66
faiinnahum laaākiluwna minhaā famaāliuwna minhaā albuṭuwna
Maka sesungguhnya, mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zakum itu.
ثُمَّ إِنَّ لَهُمْ عَلَيْهَا لَشَوْبًا مِّنْ حَمِيمٍ 67
tsumma iinna lahum ‘alayhaā lasyawbanā mmin ḥamiymin
Kemudian sesudah makan buah pohon zakum itu, pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas.
ثُمَّ إِنَّ مَرْجِعَهُمْ لَإِلَى ٱلْجَحِيمِ 68
tsumma iinna marji‘ahum laiilaā aljaḥiymi
Kemudian sesungguhnya tempat kembali mereka benar-benar ke neraka Jaḥīm.
إِنَّهُمْ أَلْفَوْا۟ ءَابَآءَهُمْ ضَآلِّينَ 69
iinnahum aalfawā 'aābaā'ahum ḍaālliyna
Karena sesungguhnya mereka mendapati bapak-bapak mereka dalam keadaaan sesat.
فَهُمْ عَلَىٰٓ ءَاثَـٰرِهِمْ يُهْرَعُونَ 70
fahum ‘alaāā 'aātsaārihim yuhra‘uwna
Lalu, mereka sangat tergesa-gesa mengikuti jejak orang-orang tua mereka itu.
وَلَقَدْ ضَلَّ قَبْلَهُمْ أَكْثَرُ ٱلْأَوَّلِينَ 71
walaqad ḍalla qablahum aaktsaru alaawwaliyna
Dan sesungguhnya telah sesat sebelum mereka (Quraisy) sebagian besar dari orang-orang yang dahulu,
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا فِيهِم مُّنذِرِينَ 72
walaqad aarsalnaā fiyhim mmundziriyna
dan sesungguhnya telah Kami utus pemberi-pemberi peringatan (rasul-rasul) di kalangan mereka.
فَٱنظُرْ كَيْفَ كَانَ عَـٰقِبَةُ ٱلْمُنذَرِينَ 73
faanẓur kayfa kaāna ‘aāqibahu almundzariyna
Maka perhatikanlah, bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu.
إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ 74
iillaā ‘ibaāda alllahi almukhlaṣiyna
Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa tidak akan diazab).
وَلَقَدْ نَادَىٰنَا نُوحٌ فَلَنِعْمَ ٱلْمُجِيبُونَ 75
walaqad naādaāānaā nuwḥun falani‘ma almujiybuwna
Sesungguhnya Nūḥ telah menyeru Kami, maka sesungguhnya sebaik-baik yang memperkenankan (adalah Kami).
وَنَجَّيْنَـٰهُ وَأَهْلَهُۥ مِنَ ٱلْكَرْبِ ٱلْعَظِيمِ 76
wanajjaynaāhu waaahlahuū mina alkarbi al‘aẓiymi
Dan Kami telah menyelamatkannya dan pengikutnya dari bencana yang besar.
وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهُۥ هُمُ ٱلْبَاقِينَ 77
waja‘alnaā dzurriyyatahuū humu albaāqiyna
Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan.
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ 78
wataraknaā ‘alayhi fiā alaākhiriyna
Dan Kami abadikan untuk Nūḥ itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian;
سَلَـٰمٌ عَلَىٰ نُوحٍ فِى ٱلْعَـٰلَمِينَ 79
salaāmun ‘alaāā nuwḥin fiā al‘aālamiyna
"Kesejahteraan dilimpahkan atas Nūḥ di seluruh alam".
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ 80
iinnaā kadzaālika najziā almuḥsiniyna
Sesungguhnya demikianlah, Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ 81
iinnahuū min ‘ibaādinaā almuu'miniyna
Sesungguhnya dia termasuk di antara hamba-hamba Kami yang beriman.
ثُمَّ أَغْرَقْنَا ٱلْـَٔاخَرِينَ 82
tsumma aaghraqnaā alaākhariyna
Kemudian, Kami tenggelamkan orang-orang yang lain.
۞ وَإِنَّ مِن شِيعَتِهِۦ لَإِبْرَٰهِيمَ 83
waiinna min syiy‘atihiī laiibraāhiyma
Dan sesungguhnya Ibrāhīm benar-benar termasuk golongannya (Nūḥ) [1279].
إِذْ جَآءَ رَبَّهُۥ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ 84
iidz jaā'a rabbahuū biqalbin saliymin
(lngatlah) ketika ia datang kepada Tuhan-nya dengan hati yang suci[1280].
إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِۦ مَاذَا تَعْبُدُونَ 85
iidz qaāla liaabiyhi waqawmihiī maādzaā ta‘buduwna
(Ingatlah) ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya, "Apakah yang kamu sembah itu?
أَئِفْكًا ءَالِهَةً دُونَ ٱللَّهِ تُرِيدُونَ 86
aai'ifkanā 'aālihahan duwna alllahi turiyduwna
Apakah kamu menghendaki sembahan-sembahan selain Allah dengan jalan berbohong?
فَمَا ظَنُّكُم بِرَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ 87
famaā ẓannukum birabbi al‘aālamiyna
Maka apakah anggapanmu terhadap Tuhan semesta alam?"
فَنَظَرَ نَظْرَةً فِى ٱلنُّجُومِ 88
fanaẓara naẓrahan fiā alnnujuwmi
Lalu, ia memandang sekali pandang ke bintang-bintang.
فَقَالَ إِنِّى سَقِيمٌ 89
faqaāla iinniā saqiymun
Kemudian, ia berkata, "Sesungguhnya aku sakit".
فَتَوَلَّوْا۟ عَنْهُ مُدْبِرِينَ 90
fatawallawā ‘anhu mudbiriyna
Lalu, mereka berpaling darinya dengan membelakang.
فَرَاغَ إِلَىٰٓ ءَالِهَتِهِمْ فَقَالَ أَلَا تَأْكُلُونَ 91
faraāgha iilaāā 'aālihatihim faqaāla aalaā taakuluwna
Kemudian, ia pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka, lalu ia berkata, "Apakah kamu tidak makan [1281]?
مَا لَكُمْ لَا تَنطِقُونَ 92
maā lakum laā tanṭiquwna
Mengapa kamu tidak menjawab?"
فَرَاغَ عَلَيْهِمْ ضَرْبًۢا بِٱلْيَمِينِ 93
faraāgha ‘alayhim ḍarbanā bialyamiyni
Lalu, dihadapinya berhala-berhala itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya (dengan kuat).
فَأَقْبَلُوٓا۟ إِلَيْهِ يَزِفُّونَ 94
faaaqbaluwā iilayhi yaziffuwna
Kemudian, kaumnya datang kepadanya dengan bergegas.
قَالَ أَتَعْبُدُونَ مَا تَنْحِتُونَ 95
qaāla aata‘buduwna maā tanḥituwna
Ibrāhīm berkata, "Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu?
وَٱللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ 96
waalllahu khalaqakum wamaā ta‘maluwna
Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu".
قَالُوا۟ ٱبْنُوا۟ لَهُۥ بُنْيَـٰنًا فَأَلْقُوهُ فِى ٱلْجَحِيمِ 97
qaāluwā abnuwā lahuū bunyaānanā faaalquwhu fiā aljaḥiymi
Mereka berkata, "Dirikanlah suatu bangunan untuk (membakar) Ibrāhīm, lalu lemparkanlah dia ke dalam api yang menyala-nyala itu".
فَأَرَادُوا۟ بِهِۦ كَيْدًا فَجَعَلْنَـٰهُمُ ٱلْأَسْفَلِينَ 98
faaaraāduwā bihiī kaydanā faja‘alnaāhumu alaasfaliyna
Mereka hendak melakukan tipu muslihat kepadanya, maka Kami jadikan mereka orang-orang yang hina [1282].
وَقَالَ إِنِّى ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّى سَيَهْدِينِ 99
waqaāla iinniā dzaāhibun iilaāā rabbiā sayahdiyni
Dan Ibrāhīm berkata, "Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Tuhan-ku dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku [1283].
رَبِّ هَبْ لِى مِنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ 100
rabbi hab liā mina alṣṣaāliḥiyna
Ya Tuhan-ku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.
فَبَشَّرْنَـٰهُ بِغُلَـٰمٍ حَلِيمٍ 101
fabasysyarnaāhu bighulaāmin ḥaliymin
Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar [1284] .
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ ٱلسَّعْىَ قَالَ يَـٰبُنَىَّ إِنِّىٓ أَرَىٰ فِى ٱلْمَنَامِ أَنِّىٓ أَذْبَحُكَ فَٱنظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَـٰٓأَبَتِ ٱفْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِىٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلصَّـٰبِرِينَ 102
falammaā balagha ma‘ahu alssa‘āa qaāla yaābunaāāa iinniā aaraāā fiā almanaāmi aanniā aadzbaḥuka faanẓur maādzaā taraāā qaāla yaāaabati af‘al maā tuu'maru satajiduniā iin syaā'a alllahu mina alṣṣaābiriyna
Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrāhīm, Ibrāhīm berkata, "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab, "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar".
فَلَمَّآ أَسْلَمَا وَتَلَّهُۥ لِلْجَبِينِ 103
falammaā aaslamaā watallahuū liljabiyni
Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrāhīm membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya).
وَنَـٰدَيْنَـٰهُ أَن يَـٰٓإِبْرَٰهِيمُ 104
wanaādaynaāhu aan yaāiibraāhiymu
Dan Kami panggillah dia, "Hai Ibrāhīm,
قَدْ صَدَّقْتَ ٱلرُّءْيَآ ۚ إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ 105
qad ṣaddaqta alrru'yaā iinnaā kadzaālika najziā almuḥsiniyna
sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu [1285] sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ ٱلْبَلَـٰٓؤُا۟ ٱلْمُبِينُ 106
iinna haādzaā lahuwa albalaāu'uā almubiynu
Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.
وَفَدَيْنَـٰهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ 107
wafadaynaāhu bidzibḥin ‘aẓiymin
Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar [1286].
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ 108
wataraknaā ‘alayhi fiā alaākhiriyna
Kami abadikan untuk Ibrāhīm itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
سَلَـٰمٌ عَلَىٰٓ إِبْرَٰهِيمَ 109
salaāmun ‘alaāā iibraāhiyma
(yaitu), "Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrāhīm".
كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ 110
kadzaālika najziā almuḥsiniyna
Demikianlah, Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ 111
iinnahuū min ‘ibaādinaā almuu'miniyna
Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
وَبَشَّرْنَـٰهُ بِإِسْحَـٰقَ نَبِيًّا مِّنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ 112
wabasysyarnaāhu biiisḥaāqa nabiyyanā mmina alṣṣaāliḥiyna
Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Isḥāq seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh.
وَبَـٰرَكْنَا عَلَيْهِ وَعَلَىٰٓ إِسْحَـٰقَ ۚ وَمِن ذُرِّيَّتِهِمَا مُحْسِنٌ وَظَالِمٌ لِّنَفْسِهِۦ مُبِينٌ 113
wabaāraknaā ‘alayhi wa‘alaāā iisḥaāqa wamin dzurriyyatihimaā muḥsinun waẓaālimun llinafsihiī mubiynun
Kami limpahkan keberkatan atasnya dan atas Isḥāq. Dan di antara anak cucunya, ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang zalim terhadap dirinya sendiri dengan nyata.
وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ 114
walaqad manannaā ‘alaāā muwsaāā wahaāruwna
Dan sesungguhnya, Kami telah melimpahkan nikmat atas Musa dan Hārūn.
وَنَجَّيْنَـٰهُمَا وَقَوْمَهُمَا مِنَ ٱلْكَرْبِ ٱلْعَظِيمِ 115
wanajjaynaāhumaā waqawmahumaā mina alkarbi al‘aẓiymi
Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar.
وَنَصَرْنَـٰهُمْ فَكَانُوا۟ هُمُ ٱلْغَـٰلِبِينَ 116
wanaṣarnaāhum fakaānuwā humu alghaālibiyna
Dan Kami tolong mereka, maka jadilah mereka orang-orang yang menang.
وَءَاتَيْنَـٰهُمَا ٱلْكِتَـٰبَ ٱلْمُسْتَبِينَ 117
wa'aātaynaāhumaā alkitaāba almustabiyna
Dan Kami berikan kepada keduanya kitab yang sangat jelas.
وَهَدَيْنَـٰهُمَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلْمُسْتَقِيمَ 118
wahadaynaāhumaā alṣṣiraāṭa almustaqiyma
Dan Kami tunjuki keduanya ke jalan yang lurus.
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِمَا فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ 119
wataraknaā ‘alayhimaā fiā alaākhiriyna
Dan Kami abadikan untuk keduanya (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian;
سَلَـٰمٌ عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ 120
salaāmun ‘alaāā muwsaāā wahaāruwna
(yaitu), "Kesejahteraan dilimpahkan atas Musa dan Hārūn".
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ 121
iinnaā kadzaālika najziā almuḥsiniyna
Sesungguhnya demikianlah, Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
إِنَّهُمَا مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ 122
iinnahumaā min ‘ibaādinaā almuu'miniyna
Sesungguhnya keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
وَإِنَّ إِلْيَاسَ لَمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ 123
waiinna iilyaāsa lamina almursaliyna
Dan sesungguhnya, Ilyās benar-benar termasuk salah seorang rasul-rasul.
إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِۦٓ أَلَا تَتَّقُونَ 124
iidz qaāla liqawmihiī aalaā tattaquwna
(ingatlah) ketika ia berkata kepada kaumnya, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
أَتَدْعُونَ بَعْلًا وَتَذَرُونَ أَحْسَنَ ٱلْخَـٰلِقِينَ 125
aatad‘uwna ba‘lanā watadzaruwna aaḥsana alkhaāliqiyna
Patutkah kamu menyembah Baʻlan [1287] dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta,
ٱللَّهَ رَبَّكُمْ وَرَبَّ ءَابَآئِكُمُ ٱلْأَوَّلِينَ 126
alllaha rabbakum warabba 'aābaāi'ikumu alaawwaliyna
(yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu yang terdahulu?"
فَكَذَّبُوهُ فَإِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ 127
fakadzdzabuwhu faiinnahum lamuḥḍaruwna
Maka mereka mendustakannya karena itu mereka akan diseret (ke neraka),
إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ 128
iillaā ‘ibaāda alllahi almukhlaṣiyna
kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa).
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ 129
wataraknaā ‘alayhi fiā alaākhiriyna
Dan Kami abadikan untuk Ilyās (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
سَلَـٰمٌ عَلَىٰٓ إِلْ يَاسِينَ 130
salaāmun ‘alaāā iil yaāsiyna
(yaitu), "Kesejahteraan dilimpahkan atas Ilyās."
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ 131
iinnaā kadzaālika najziā almuḥsiniyna
Sesungguhnya demikianlah, Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ 132
iinnahuū min ‘ibaādinaā almuu'miniyna
Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
وَإِنَّ لُوطًا لَّمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ 133
waiinna luwṭanā llamina almursaliyna
Sesungguhnya Lūṭ benar-benar salah seorang rasul.
إِذْ نَجَّيْنَـٰهُ وَأَهْلَهُۥٓ أَجْمَعِينَ 134
iidz najjaynaāhu waaahlahuū aajma‘iyna
(Ingatlah) ketika Kami selamatkan dia dan keluarganya (pengikut-pengikutnya) semua,
إِلَّا عَجُوزًا فِى ٱلْغَـٰبِرِينَ 135
iillaā ‘ajuwzanā fiā alghaābiriyna
kecuali seorang perempuan tua (istrinya yang berada) bersama-sama orang yang tinggal.
ثُمَّ دَمَّرْنَا ٱلْـَٔاخَرِينَ 136
tsumma dammarnaā alaākhariyna
Kemudian, Kami binasakan orang-orang yang lain [1288].
وَإِنَّكُمْ لَتَمُرُّونَ عَلَيْهِم مُّصْبِحِينَ 137
waiinnakum latamurruwna ‘alayhim mmuṣbiḥiyna
Dan sesungguhnya kamu (hai penduduk Mekah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka pada waktu pagi,
وَبِٱلَّيْلِ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ 138
wabiallayli aafalaā ta‘qiluwna
dan pada waktu malam. Maka apakah kamu tidak memikirkan?
وَإِنَّ يُونُسَ لَمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ 139
waiinna yuwnusa lamina almursaliyna
Sesungguhnya Yūnus benar-benar salah seorang rasul,
إِذْ أَبَقَ إِلَى ٱلْفُلْكِ ٱلْمَشْحُونِ 140
iidz aabaqa iilaā alfulki almasyḥuwni
(ingatlah) ketika ia lari [1289] ke kapal yang penuh muatan,
فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ ٱلْمُدْحَضِينَ 141
fasaāhama fakaāna mina almudḥaḍiyna
kemudian ia ikut berundi [1290], lalu dia termasuk orang-orang yang kalah dalam undian.
فَٱلْتَقَمَهُ ٱلْحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٌ 142
faaltaqamahu alḥuwtu wahuwa muliymun
Maka, ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela [1291].
فَلَوْلَآ أَنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلْمُسَبِّحِينَ 143
falawlaā aannahuū kaāna mina almusabbiḥiyna
Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah,
لَلَبِثَ فِى بَطْنِهِۦٓ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ 144
lalabitsa fiā baṭnihiī iilaāā yawmi yub‘atsuwna
niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit.
۞ فَنَبَذْنَـٰهُ بِٱلْعَرَآءِ وَهُوَ سَقِيمٌ 145
fanabadznaāhu bial‘araā'i wahuwa saqiymun
Kemudian, Kami lemparkan dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam keadaan sakit.
وَأَنۢبَتْنَا عَلَيْهِ شَجَرَةً مِّن يَقْطِينٍ 146
waaanbatnaā ‘alayhi syajarahan mmin yaqṭiynin
Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu.
وَأَرْسَلْنَـٰهُ إِلَىٰ مِا۟ئَةِ أَلْفٍ أَوْ يَزِيدُونَ 147
waaarsalnaāhu iilaāā miāi'ahi aalfin aaw yaziyduwna
Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih.
فَـَٔامَنُوا۟ فَمَتَّعْنَـٰهُمْ إِلَىٰ حِينٍ 148
faaāmanuwā famatta‘naāhum iilaāā ḥiynin
Lalu, mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu.
فَٱسْتَفْتِهِمْ أَلِرَبِّكَ ٱلْبَنَاتُ وَلَهُمُ ٱلْبَنُونَ 149
faastaftihim aalirabbika albanaātu walahumu albanuwna
Tanyakanlah (ya Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Mekah), "Apakah untuk Tuhan-mu anak-anak perempuan dan untuk mereka anak laki-laki [1292],
أَمْ خَلَقْنَا ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ إِنَـٰثًا وَهُمْ شَـٰهِدُونَ 150
aam khalaqnaā almalaāi'ikaha iinaātsanā wahum syaāhiduwna
atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan dan mereka menyaksikan(nya)?
أَلَآ إِنَّهُم مِّنْ إِفْكِهِمْ لَيَقُولُونَ 151
aalaā iinnahum mmin iifkihim layaquwluwna
Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka dengan kebohongannya benar-benar mengatakan,
وَلَدَ ٱللَّهُ وَإِنَّهُمْ لَكَـٰذِبُونَ 152
walada alllahu waiinnahum lakaādzibuwna
"Allah beranak". Dan sesungguhnya, mereka benar-benar orang yang berdusta.
أَصْطَفَى ٱلْبَنَاتِ عَلَى ٱلْبَنِينَ 153
aaṣṭafaā albanaāti ‘alaā albaniyna
Apakah Tuhan memilih (mengutamakan) anak-anak perempuan daripada anak laki-laki?
مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ 154
maā lakum kayfa taḥkumuwna
Apakah yang terjadi padamu? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan?
أَفَلَا تَذَكَّرُونَ 155
aafalaā tadzakkaruwna
Maka apakah kamu tidak memikirkan?
أَمْ لَكُمْ سُلْطَـٰنٌ مُّبِينٌ 156
aam lakum sulṭaānun mmubiynun
Atau apakah kamu mempunyai bukti yang nyata?
فَأْتُوا۟ بِكِتَـٰبِكُمْ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ 157
faatuwā bikitaābikum iin kuntum ṣaādiqiyna
Maka bawalah kitabmu jika kamu memang orang-orang yang benar.
وَجَعَلُوا۟ بَيْنَهُۥ وَبَيْنَ ٱلْجِنَّةِ نَسَبًا ۚ وَلَقَدْ عَلِمَتِ ٱلْجِنَّةُ إِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ 158
waja‘aluwā baynahuū wabayna aljinnahi nasabanā walaqad ‘alimati aljinnahu iinnahum lamuḥḍaruwna
Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan antara jin. Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka),
سُبْحَـٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يَصِفُونَ 159
subḥaāna alllahi ‘ammaā yaṣifuwna
Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan,
إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ 160
iillaā ‘ibaāda alllahi almukhlaṣiyna
Kecuali hamba-hamba Allah [1293] yang dibersihkan dari (dosa).
فَإِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُونَ 161
faiinnakum wamaā ta‘buduwna
Maka sesungguhnya kamu dan apa-apa yang kamu sembah itu,
مَآ أَنتُمْ عَلَيْهِ بِفَـٰتِنِينَ 162
maā aantum ‘alayhi bifaātiniyna
Sekali-kali tidak dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah,
إِلَّا مَنْ هُوَ صَالِ ٱلْجَحِيمِ 163
iillaā man huwa ṣaāli aljaḥiymi
kecuali orang-orang yang akan masuk neraka yang menyala.
وَمَا مِنَّآ إِلَّا لَهُۥ مَقَامٌ مَّعْلُومٌ 164
wamaā minnaā iillaā lahuū maqaāmun mma‘luwmun
Tiada seorang pun di antara kami (malaikat), melainkan mempunyai kedudukan yang tertentu,
وَإِنَّا لَنَحْنُ ٱلصَّآفُّونَ 165
waiinnaā lanaḥnu alṣṣaāffuwna
dan sesungguhnya kami benar-benar bersaf-saf (dalam menunaikan perintah Allah).
وَإِنَّا لَنَحْنُ ٱلْمُسَبِّحُونَ 166
waiinnaā lanaḥnu almusabbiḥuwna
Dan sesungguhnya kami benar-benar bertasbih (kepada Allah).
وَإِن كَانُوا۟ لَيَقُولُونَ 167
waiin kaānuwā layaquwluwna
Sesungguhnya mereka benar-benar akan berkata,
لَوْ أَنَّ عِندَنَا ذِكْرًا مِّنَ ٱلْأَوَّلِينَ 168
law aanna ‘indanaā dzikranā mmina alaawwaliyna
"Kalau sekiranya di sisi kami ada sebuah kitab dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang dahulu,
لَكُنَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ 169
lakunnaā ‘ibaāda alllahi almukhlaṣiyna
benar-benar kami akan jadi hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa)".
فَكَفَرُوا۟ بِهِۦ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ 170
fakafaruwā bihiī fasawfa ya‘lamuwna
Tetapi, mereka mengingkarinya (Al-Qur`ān), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu).
وَلَقَدْ سَبَقَتْ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا ٱلْمُرْسَلِينَ 171
walaqad sabaqat kalimatunaā li‘ibaādinaā almursaliyna
Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi rasul,
إِنَّهُمْ لَهُمُ ٱلْمَنصُورُونَ 172
iinnahum lahumu almanṣuwruwna
(yaitu) sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan.
وَإِنَّ جُندَنَا لَهُمُ ٱلْغَـٰلِبُونَ 173
waiinna jundanaā lahumu alghaālibuwna
Dan sesungguhnya tentara Kami [1294] itulah yang pasti menang,
فَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّىٰ حِينٍ 174
fatawalla ‘anhum ḥattaāā ḥiynin
Maka berpalinglah kamu (Muhammad) dari mereka sampai suatu ketika [1295].
وَأَبْصِرْهُمْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ 175
waaabṣirhum fasawfa yubṣiruwna
Dan lihatlah mereka, maka kelak mereka akan melihat (azab itu).
أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ 176
aafabi‘adzaābinaā yasta‘jiluwna
Maka apakah mereka meminta supaya siksa Kami disegerakan?
فَإِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمْ فَسَآءَ صَبَاحُ ٱلْمُنذَرِينَ 177
faiidzaā nazala bisaāḥatihim fasaā'a ṣabaāḥu almundzariyna
Maka apabila siksaan itu turun di halaman mereka, maka amat buruklah pagi hari yang dialami oleh orang-orang yang diperingatkan itu [1296].
وَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّىٰ حِينٍ 178
watawalla ‘anhum ḥattaāā ḥiynin
Dan berpalinglah kamu dari mereka hingga suatu ketika.
وَأَبْصِرْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ 179
waaabṣir fasawfa yubṣiruwna
Dan lihatlah, maka kelak mereka juga akan melihat.
سُبْحَـٰنَ رَبِّكَ رَبِّ ٱلْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ 180
subḥaāna rabbika rabbi al‘izzahi ‘ammaā yaṣifuwna
Maha Suci Tuhan-mu Yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka katakan.
وَسَلَـٰمٌ عَلَى ٱلْمُرْسَلِينَ 181
wasalaāmun ‘alaā almursaliyna
Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul.
وَٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ 182
waalḥamdu lillahi rabbi al‘aālamiyna
Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.
← Surah sebelumnya
Surah berikutnya →