ٱلْحَمْدُ
لِلَّهِ
ٱلَّذِى
لَهُۥ
مَا
فِى
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
وَمَا
فِى
ٱلْأَرْضِ
وَلَهُ
ٱلْحَمْدُ
فِى
ٱلْـَٔاخِرَةِ
ۚ
وَهُوَ
ٱلْحَكِيمُ
ٱلْخَبِيرُ
1
alḥamdu
lillahi
alladziā
lahuū
maā
fiā
alssamaāwaāti
wamaā
fiā
alaarḍi
walahu
alḥamdu
fiā
alaākhirahi
wahuwa
alḥakiymu
alkhabiyru
Segala
puji
bagi
Allah
yang
memiliki
apa
yang
di
langit
dan
apa
yang
di
bumi
dan
bagi-Nya
(pula)
segala
puji
di
akhirat.
Dan
Dia-lah
Yang
Maha
Bijaksana
lagi
Maha
Mengetahui.
يَعْلَمُ
مَا
يَلِجُ
فِى
ٱلْأَرْضِ
وَمَا
يَخْرُجُ
مِنْهَا
وَمَا
يَنزِلُ
مِنَ
ٱلسَّمَآءِ
وَمَا
يَعْرُجُ
فِيهَا
ۚ
وَهُوَ
ٱلرَّحِيمُ
ٱلْغَفُورُ
2
ya‘lamu
maā
yaliju
fiā
alaarḍi
wamaā
yakhruju
minhaā
wamaā
yanzilu
mina
alssamaā'i
wamaā
ya‘ruju
fiyhaā
wahuwa
alrraḥiymu
alghafuwru
Dia
mengetahui
apa
yang
masuk
ke
dalam
bumi,
apa
yang
ke
luar
darinya,
apa
yang
turun
dari
langit,
dan
apa
yang
naik
kepadanya.
Dan
Dia-lah
Yang
Maha
Penyayang
lagi
Maha
Pengampun.
وَقَالَ
ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
لَا
تَأْتِينَا
ٱلسَّاعَةُ
ۖ
قُلْ
بَلَىٰ
وَرَبِّى
لَتَأْتِيَنَّكُمْ
عَـٰلِمِ
ٱلْغَيْبِ
ۖ
لَا
يَعْزُبُ
عَنْهُ
مِثْقَالُ
ذَرَّةٍ
فِى
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
وَلَا
فِى
ٱلْأَرْضِ
وَلَآ
أَصْغَرُ
مِن
ذَٰلِكَ
وَلَآ
أَكْبَرُ
إِلَّا
فِى
كِتَـٰبٍ
مُّبِينٍ
3
waqaāla
alladziyna
kafaruwā
laā
taatiynaā
alssaā‘ahu
qul
balaāā
warabbiā
lataatiyannakum
‘aālimi
alghaybi
laā
ya‘zubu
‘anhu
mitsqaālu
dzarrahin
fiā
alssamaāwaāti
walaā
fiā
alaarḍi
walaā
aaṣgharu
min
dzaālika
walaā
aakbaru
iillaā
fiā
kitaābin
mmubiynin
Dan
orang-orang
yang
kafir
berkata,
"Hari
berbangkit
itu
tidak
akan
datang
kepada
kami".
Katakanlah,
"Pasti
datang,
demi
Tuhan-ku
Yang
Mengetahui
yang
gaib,
sesungguhnya
kiamat
itu
pasti
akan
datang
kepadamu.
Tidak
ada
tersembunyi
daripada-Nya
sebesar
zarah
pun
yang
ada
di
langit
dan
yang
ada
di
bumi
dan
tidak
ada
(pula)
yang
lebih
kecil
dari
itu
dan
yang
lebih
besar,
melainkan
tersebut
dalam
kitab
yang
nyata
(Lawḥ
Maḥfūẓ)",
لِّيَجْزِىَ
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
وَعَمِلُوا۟
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ
ۚ
أُو۟لَـٰٓئِكَ
لَهُم
مَّغْفِرَةٌ
وَرِزْقٌ
كَرِيمٌ
4
lliyajziāa
alladziyna
'aāmanuwā
wa‘amiluwā
alṣṣaāliḥaāti
auwlaāi'ika
lahum
mmaghfirahun
warizqun
kariymun
supaya
Allah
memberi
balasan
kepada
orang-orang
yang
beriman
dan
mengerjakan
amal
yang
saleh.
Mereka
itu
adalah
orang-orang
yang
baginya
ampunan
dan
rezeki
yang
mulia.
وَٱلَّذِينَ
سَعَوْ
فِىٓ
ءَايَـٰتِنَا
مُعَـٰجِزِينَ
أُو۟لَـٰٓئِكَ
لَهُمْ
عَذَابٌ
مِّن
رِّجْزٍ
أَلِيمٌ
5
waalladziyna
sa‘aw
fiā
'aāyaātinaā
mu‘aājiziyna
auwlaāi'ika
lahum
‘adzaābun
mmin
rrijzin
aaliymun
Dan
orang-orang
yang
berusaha
untuk
(menentang)
ayat-ayat
Kami
dengan
anggapan
mereka
dapat
melemahkan
(menggagalkan
azab
Kami),
mereka
itu
memperoleh
azab,
yaitu
(jenis)
azab
yang
pedih.
وَيَرَى
ٱلَّذِينَ
أُوتُوا۟
ٱلْعِلْمَ
ٱلَّذِىٓ
أُنزِلَ
إِلَيْكَ
مِن
رَّبِّكَ
هُوَ
ٱلْحَقَّ
وَيَهْدِىٓ
إِلَىٰ
صِرَٰطِ
ٱلْعَزِيزِ
ٱلْحَمِيدِ
6
wayaraā
alladziyna
auwtuwā
al‘ilma
alladziā
aunzila
iilayka
min
rrabbika
huwa
alḥaqqa
wayahdiā
iilaāā
ṣiraāṭi
al‘aziyzi
alḥamiydi
Dan
orang-orang
yang
diberi
ilmu
(ahli
kitab)
berpendapat
bahwa
wahyu
yang
diturunkan
kepadamu
dari
Tuhan-mu
itulah
yang
benar
dan
menunjuki
(manusia)
kepada
jalan
Tuhan
Yang
Maha
Perkasa
lagi
Maha
Terpuji.
وَقَالَ
ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
هَلْ
نَدُلُّكُمْ
عَلَىٰ
رَجُلٍ
يُنَبِّئُكُمْ
إِذَا
مُزِّقْتُمْ
كُلَّ
مُمَزَّقٍ
إِنَّكُمْ
لَفِى
خَلْقٍ
جَدِيدٍ
7
waqaāla
alladziyna
kafaruwā
hal
nadullukum
‘alaāā
rajulin
yunabbii'ukum
iidzaā
muzziqtum
kulla
mumazzaqin
iinnakum
lafiā
khalqin
jadiydin
Dan
orang-orang
kafir
berkata
(kepada
teman-temannya),
"Maukah
kamu
kami
tunjukkan
kepadamu
seorang
laki-laki
yang
memberitakan
kepadamu
bahwa
apabila
badanmu
telah
hancur
sehancur-hancurnya,
sesungguhnya
kamu
benar-benar
(akan
dibangkitkan
kembali)
dalam
ciptaan
yang
baru?[1235]
أَفْتَرَىٰ
عَلَى
ٱللَّهِ
كَذِبًا
أَم
بِهِۦ
جِنَّةٌۢ
ۗ
بَلِ
ٱلَّذِينَ
لَا
يُؤْمِنُونَ
بِٱلْـَٔاخِرَةِ
فِى
ٱلْعَذَابِ
وَٱلضَّلَـٰلِ
ٱلْبَعِيدِ
8
aaftaraāā
‘alaā
alllahi
kadzibanā
aam
bihiī
jinnahun
bali
alladziyna
laā
yuu'minuwna
bialaākhirahi
fiā
al‘adzaābi
waalḍḍalaāli
alba‘iydi
Apakah
dia
mengada-adakan
kebohongan
terhadap
Allah
ataukah
ada
padanya
penyakit
gila?"
(Tidak),
tetapi
orang-orang
yang
tidak
beriman
kepada
negeri
akhirat
berada
dalam
siksaan
dan
kesesatan
yang
jauh.
أَفَلَمْ
يَرَوْا۟
إِلَىٰ
مَا
بَيْنَ
أَيْدِيهِمْ
وَمَا
خَلْفَهُم
مِّنَ
ٱلسَّمَآءِ
وَٱلْأَرْضِ
ۚ
إِن
نَّشَأْ
نَخْسِفْ
بِهِمُ
ٱلْأَرْضَ
أَوْ
نُسْقِطْ
عَلَيْهِمْ
كِسَفًا
مِّنَ
ٱلسَّمَآءِ
ۚ
إِنَّ
فِى
ذَٰلِكَ
لَـَٔايَةً
لِّكُلِّ
عَبْدٍ
مُّنِيبٍ
9
aafalam
yarawā
iilaāā
maā
bayna
aaydiyhim
wamaā
khalfahum
mmina
alssamaā'i
waalaarḍi
iin
nnasyaa
nakhsif
bihimu
alaarḍa
aaw
nusqiṭ
‘alayhim
kisafanā
mmina
alssamaā'i
iinna
fiā
dzaālika
laaāyahan
llikulli
‘abdin
mmuniybin
Maka
apakah
mereka
tidak
melihat
langit
dan
bumi
yang
ada
di
hadapan
dan
di
belakang
mereka?
Jika
Kami
menghendaki,
niscaya
Kami
benamkan
mereka
di
bumi
atau
Kami
jatuhkan
kepada
mereka
gumpalan
dari
langit.
Sesungguhnya
pada
yang
demikian
itu
benar-benar
terdapat
tanda
(kekuasaan
Tuhan)
bagi
setiap
hamba
yang
kembali
(kepada-Nya).
۞
وَلَقَدْ
ءَاتَيْنَا
دَاوُۥدَ
مِنَّا
فَضْلًا
ۖ
يَـٰجِبَالُ
أَوِّبِى
مَعَهُۥ
وَٱلطَّيْرَ
ۖ
وَأَلَنَّا
لَهُ
ٱلْحَدِيدَ
10
walaqad
'aātaynaā
daāwuūda
minnaā
faḍlanā
yaājibaālu
aawwibiā
ma‘ahuū
waalṭṭayra
waaalannaā
lahu
alḥadiyda
Dan
sesungguhnya
telah
Kami
berikan
kepada
Dāwūd
karunia
dari
Kami.
(Kami
berfirman),
"Hai
gunung-gunung
dan
burung-burung
bertasbihlah
berulang-ulang
bersama
Dāwūd"
dan
Kami
telah
melunakkan
besi
untuknya,
أَنِ
ٱعْمَلْ
سَـٰبِغَـٰتٍ
وَقَدِّرْ
فِى
ٱلسَّرْدِ
ۖ
وَٱعْمَلُوا۟
صَـٰلِحًا
ۖ
إِنِّى
بِمَا
تَعْمَلُونَ
بَصِيرٌ
11
aani
a‘mal
saābighaātin
waqaddir
fiā
alssardi
waa‘maluwā
ṣaāliḥanā
iinniā
bimaā
ta‘maluwna
baṣiyrun
(yaitu)
buatlah
baju
besi
yang
besar-besar
dan
ukurlah
anyamannya;
dan
kerjakanlah
amalan
yang
saleh.
Sesungguhnya
Aku
melihat
apa
yang
kamu
kerjakan.
وَلِسُلَيْمَـٰنَ
ٱلرِّيحَ
غُدُوُّهَا
شَهْرٌ
وَرَوَاحُهَا
شَهْرٌ
ۖ
وَأَسَلْنَا
لَهُۥ
عَيْنَ
ٱلْقِطْرِ
ۖ
وَمِنَ
ٱلْجِنِّ
مَن
يَعْمَلُ
بَيْنَ
يَدَيْهِ
بِإِذْنِ
رَبِّهِۦ
ۖ
وَمَن
يَزِغْ
مِنْهُمْ
عَنْ
أَمْرِنَا
نُذِقْهُ
مِنْ
عَذَابِ
ٱلسَّعِيرِ
12
walisulaymaāna
alrriyḥa
ghuduwwuhaā
syahrun
warawaāḥuhaā
syahrun
waaasalnaā
lahuū
‘ayna
alqiṭri
wamina
aljinni
man
ya‘malu
bayna
yadayhi
biiidzni
rabbihiī
waman
yazigh
minhum
‘an
aamrinaā
nudziqhu
min
‘adzaābi
alssa‘iyri
Dan
Kami
(tundukkan)
angin
bagi
Sulaymān
yang
perjalanannya
pada
waktu
pagi
sama
dengan
perjalanan
sebulan
dan
perjalanannya
pada
waktu
sore
sama
dengan
perjalanan
sebulan
(pula)[1236]
dan
Kami
alirkan
cairan
tembaga
baginya.
Dan
sebagian
dari
jin
ada
yang
bekerja
di
hadapannya
(di
bawah
kekuasaannya)
dengan
izin
Tuhan-nya.
Dan
siapa
yang
menyimpang
di
antara
mereka
dari
perintah
Kami,
Kami
rasakan
kepadanya
azab
neraka
yang
apinya
menyala-nyala.
يَعْمَلُونَ
لَهُۥ
مَا
يَشَآءُ
مِن
مَّحَـٰرِيبَ
وَتَمَـٰثِيلَ
وَجِفَانٍ
كَٱلْجَوَابِ
وَقُدُورٍ
رَّاسِيَـٰتٍ
ۚ
ٱعْمَلُوٓا۟
ءَالَ
دَاوُۥدَ
شُكْرًا
ۚ
وَقَلِيلٌ
مِّنْ
عِبَادِىَ
ٱلشَّكُورُ
13
ya‘maluwna
lahuū
maā
yasyaā'u
min
mmaḥaāriyba
watamaātsiyla
wajifaānin
kaaljawaābi
waquduwrin
rraāsiyaātin
a‘maluwā
'aāla
daāwuūda
syukranā
waqaliylun
mmin
‘ibaādiāa
alsysyakuwru
Para
jin
itu
membuat
untuk
Sulaymān
apa
yang
dikehendakinya
dari
gedung-gedung
yang
tinggi
dan
patung-patung
dan
piring-piring
yang
(besarnya)
seperti
kolam
dan
periuk
yang
tetap
(berada
di
atas
tungku).
Bekerjalah
hai
keluarga
Dāwūd
untuk
bersyukur
(kepada
Allah).
Dan
sedikit
sekali
dari
hamba-hamba-Ku
yang
berterima
kasih.
فَلَمَّا
قَضَيْنَا
عَلَيْهِ
ٱلْمَوْتَ
مَا
دَلَّهُمْ
عَلَىٰ
مَوْتِهِۦٓ
إِلَّا
دَآبَّةُ
ٱلْأَرْضِ
تَأْكُلُ
مِنسَأَتَهُۥ
ۖ
فَلَمَّا
خَرَّ
تَبَيَّنَتِ
ٱلْجِنُّ
أَن
لَّوْ
كَانُوا۟
يَعْلَمُونَ
ٱلْغَيْبَ
مَا
لَبِثُوا۟
فِى
ٱلْعَذَابِ
ٱلْمُهِينِ
14
falammaā
qaḍaynaā
‘alayhi
almawta
maā
dallahum
‘alaāā
mawtihiī
iillaā
daābbahu
alaarḍi
taakulu
minsaaatahuū
falammaā
kharra
tabayyanati
aljinnu
aan
llaw
kaānuwā
ya‘lamuwna
alghayba
maā
labitsuwā
fiā
al‘adzaābi
almuhiyni
Maka
tatkala
Kami
telah
menetapkan
kematian
Sulaymān,
tidak
ada
yang
menunjukkan
kepada
mereka
kematiannya
itu,
kecuali
rayap
yang
memakan
tongkatnya.
Maka
tatkala
ia
telah
tersungkur,
tahulah
jin
itu
bahwa
kalau
sekiranya
mereka
mengetahui
yang
gaib
tentulah
mereka
tidak
tetap
dalam
siksa
yang
menghinakan.
لَقَدْ
كَانَ
لِسَبَإٍ
فِى
مَسْكَنِهِمْ
ءَايَةٌ
ۖ
جَنَّتَانِ
عَن
يَمِينٍ
وَشِمَالٍ
ۖ
كُلُوا۟
مِن
رِّزْقِ
رَبِّكُمْ
وَٱشْكُرُوا۟
لَهُۥ
ۚ
بَلْدَةٌ
طَيِّبَةٌ
وَرَبٌّ
غَفُورٌ
15
laqad
kaāna
lisabaiin
fiā
maskanihim
'aāyahun
jannataāni
‘an
yamiynin
wasyimaālin
kuluwā
min
rrizqi
rabbikum
waasykuruwā
lahuū
baldahun
ṭayyibahun
warabbun
ghafuwrun
Sesungguhnya
bagi
kaum
Saba`
ada
tanda
(kekuasaan
Tuhan)
di
tempat
kediaman
mereka,
yaitu
dua
buah
kebun
di
sebelah
kanan
dan
di
sebelah
kiri.
(kepada
mereka
dikatakan),
"Makanlah
olehmu
dari
rezeki
yang
(dianugerahkan)
Tuhan-mu
dan
bersyukurlah
kamu
kepada-Nya.
(Negerimu)
adalah
negeri
yang
baik
dan
(Tuhan-mu)
adalah
Tuhan
Yang
Maha
Pengampun".
فَأَعْرَضُوا۟
فَأَرْسَلْنَا
عَلَيْهِمْ
سَيْلَ
ٱلْعَرِمِ
وَبَدَّلْنَـٰهُم
بِجَنَّتَيْهِمْ
جَنَّتَيْنِ
ذَوَاتَىْ
أُكُلٍ
خَمْطٍ
وَأَثْلٍ
وَشَىْءٍ
مِّن
سِدْرٍ
قَلِيلٍ
16
faaa‘raḍuwā
faaarsalnaā
‘alayhim
sayla
al‘arimi
wabaddalnaāhum
bijannatayhim
jannatayni
dzawaātaā
aukulin
khamṭin
waaatslin
wasyaā'in
mmin
sidrin
qaliylin
Tetapi
mereka
berpaling,
maka
Kami
datangkan
kepada
mereka
banjir
yang
besar
[1237]
dan
Kami
ganti
kedua
kebun
mereka
dengan
dua
kebun
yang
ditumbuhi
(pohon-pohon)
yang
berbuah
pahit,
pohon
Aṡl
dan
sedikit
dari
pohon
Sidr
[1238].
ذَٰلِكَ
جَزَيْنَـٰهُم
بِمَا
كَفَرُوا۟
ۖ
وَهَلْ
نُجَـٰزِىٓ
إِلَّا
ٱلْكَفُورَ
17
dzaālika
jazaynaāhum
bimaā
kafaruwā
wahal
nujaāziā
iillaā
alkafuwra
Demikianlah
Kami
memberi
balasan
kepada
mereka
karena
kekafiran
mereka.
Dan
Kami
tidak
menjatuhkan
azab
(yang
demikian
itu),
melainkan
hanya
kepada
orang-orang
yang
sangat
kafir.
وَجَعَلْنَا
بَيْنَهُمْ
وَبَيْنَ
ٱلْقُرَى
ٱلَّتِى
بَـٰرَكْنَا
فِيهَا
قُرًى
ظَـٰهِرَةً
وَقَدَّرْنَا
فِيهَا
ٱلسَّيْرَ
ۖ
سِيرُوا۟
فِيهَا
لَيَالِىَ
وَأَيَّامًا
ءَامِنِينَ
18
waja‘alnaā
baynahum
wabayna
alquraā
allatiā
baāraknaā
fiyhaā
quranā
ẓaāhirahan
waqaddarnaā
fiyhaā
alssayra
siyruwā
fiyhaā
layaāliāa
waaayyaāmanā
'aāminiyna
Dan
Kami
jadikan
antara
mereka
dan
antara
negeri-negeri
yang
Kami
limpahkan
berkat
kepadanya,
beberapa
negeri
yang
berdekatan
dan
Kami
tetapkan
antara
negeri-negeri
itu
(jarak-jarak)
perjalanan.
Berjalanlah
kamu
di
kota-kota
itu
pada
malam
hari
dan
siang
hari
dengan
dengan
aman
[1239].
فَقَالُوا۟
رَبَّنَا
بَـٰعِدْ
بَيْنَ
أَسْفَارِنَا
وَظَلَمُوٓا۟
أَنفُسَهُمْ
فَجَعَلْنَـٰهُمْ
أَحَادِيثَ
وَمَزَّقْنَـٰهُمْ
كُلَّ
مُمَزَّقٍ
ۚ
إِنَّ
فِى
ذَٰلِكَ
لَـَٔايَـٰتٍ
لِّكُلِّ
صَبَّارٍ
شَكُورٍ
19
faqaāluwā
rabbanaā
baā‘id
bayna
aasfaārinaā
waẓalamuwā
aanfusahum
faja‘alnaāhum
aaḥaādiytsa
wamazzaqnaāhum
kulla
mumazzaqin
iinna
fiā
dzaālika
laaāyaātin
llikulli
ṣabbaārin
syakuwrin
Maka
mereka
berkata,
"Ya
Tuhan
kami
jauhkanlah
jarak
perjalanan
kami
[1240]"
dan
mereka
menganiaya
diri
mereka
sendiri;
maka
Kami
jadikan
mereka
buah
mulut
dan
Kami
hancurkan
mereka
sehancur-hancurnya.
Sesungguhnya
pada
yang
demikian
itu,
benar-benar
terdapat
tanda-tanda
kekuasaan
Allah
bagi
setiap
orang
yang
sabar
lagi
bersyukur.
وَلَقَدْ
صَدَّقَ
عَلَيْهِمْ
إِبْلِيسُ
ظَنَّهُۥ
فَٱتَّبَعُوهُ
إِلَّا
فَرِيقًا
مِّنَ
ٱلْمُؤْمِنِينَ
20
walaqad
ṣaddaqa
‘alayhim
iibliysu
ẓannahuū
faattaba‘uwhu
iillaā
fariyqanā
mmina
almuu'miniyna
Dan
sesungguhnya
iblis
telah
dapat
membuktikan
kebenaran
sangkaannya
terhadap
mereka,
lalu
mereka
mengikutinya,
kecuali
sebagian
orang-orang
yang
beriman.
وَمَا
كَانَ
لَهُۥ
عَلَيْهِم
مِّن
سُلْطَـٰنٍ
إِلَّا
لِنَعْلَمَ
مَن
يُؤْمِنُ
بِٱلْـَٔاخِرَةِ
مِمَّنْ
هُوَ
مِنْهَا
فِى
شَكٍّ
ۗ
وَرَبُّكَ
عَلَىٰ
كُلِّ
شَىْءٍ
حَفِيظٌ
21
wamaā
kaāna
lahuū
‘alayhim
mmin
sulṭaānin
iillaā
lina‘lama
man
yuu'minu
bialaākhirahi
mimman
huwa
minhaā
fiā
syakkin
warabbuka
‘alaāā
kulli
syaā'in
ḥafiyẓun
Dan
tidak
adalah
kekuasaan
iblis
terhadap
mereka,
melainkan
hanyalah
agar
Kami
dapat
membedakan
siapa
yang
beriman
kepada
adanya
kehidupan
akhirat
dari
siapa
yang
ragu-ragu
tentang
itu.
Dan
Tuhan-mu
Maha
Memelihara
segala
sesuatu.
قُلِ
ٱدْعُوا۟
ٱلَّذِينَ
زَعَمْتُم
مِّن
دُونِ
ٱللَّهِ
ۖ
لَا
يَمْلِكُونَ
مِثْقَالَ
ذَرَّةٍ
فِى
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
وَلَا
فِى
ٱلْأَرْضِ
وَمَا
لَهُمْ
فِيهِمَا
مِن
شِرْكٍ
وَمَا
لَهُۥ
مِنْهُم
مِّن
ظَهِيرٍ
22
quli
ad‘uwā
alladziyna
za‘amtum
mmin
duwni
alllahi
laā
yamlikuwna
mitsqaāla
dzarrahin
fiā
alssamaāwaāti
walaā
fiā
alaarḍi
wamaā
lahum
fiyhimaā
min
syirkin
wamaā
lahuū
minhum
mmin
ẓahiyrin
Katakanlah,
"Serulah
mereka
yang
kamu
anggap
(sebagai
tuhan)
selain
Allah,
mereka
tidak
memiliki
(kekuasaan)
seberat
zarah
pun
di
langit
dan
di
bumi,
dan
mereka
tidak
mempunyai
suatu
saham
pun
dalam
(penciptaan)
langit
dan
bumi,
dan
sekali-kali
tidak
ada
di
antara
mereka
yang
menjadi
pembantu
bagi-Nya.
وَلَا
تَنفَعُ
ٱلشَّفَـٰعَةُ
عِندَهُۥٓ
إِلَّا
لِمَنْ
أَذِنَ
لَهُۥ
ۚ
حَتَّىٰٓ
إِذَا
فُزِّعَ
عَن
قُلُوبِهِمْ
قَالُوا۟
مَاذَا
قَالَ
رَبُّكُمْ
ۖ
قَالُوا۟
ٱلْحَقَّ
ۖ
وَهُوَ
ٱلْعَلِىُّ
ٱلْكَبِيرُ
23
walaā
tanfa‘u
alsysyafaā‘ahu
‘indahuū
iillaā
liman
aadzina
lahuū
ḥattaāā
iidzaā
fuzzi‘a
‘an
quluwbihim
qaāluwā
maādzaā
qaāla
rabbukum
qaāluwā
alḥaqqa
wahuwa
al‘aliāāu
alkabiyru
Dan
tiadalah
berguna
syafaat
di
sisi
Allah,
melainkan
bagi
orang
yang
telah
diizinkan-Nya
memperoleh
syafaat
itu
sehingga
apabila
telah
dihilangkan
ketakutan
dari
hati
mereka,
mereka
berkata,
"Apakah
yang
telah
difirmankan
oleh
Tuhan-mu?"
Mereka
menjawab,
"(Perkataan)
yang
benar"
dan
Dia-lah
Yang
Maha
Tinggi
lagi
Maha
Besar
[1241].
۞
قُلْ
مَن
يَرْزُقُكُم
مِّنَ
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
وَٱلْأَرْضِ
ۖ
قُلِ
ٱللَّهُ
ۖ
وَإِنَّآ
أَوْ
إِيَّاكُمْ
لَعَلَىٰ
هُدًى
أَوْ
فِى
ضَلَـٰلٍ
مُّبِينٍ
24
qul
man
yarzuqukum
mmina
alssamaāwaāti
waalaarḍi
quli
alllahu
waiinnaā
aaw
iiyyaākum
la‘alaāā
hudanā
aaw
fiā
ḍalaālin
mmubiynin
Katakanlah,
"Siapakah
yang
memberi
rezeki
kepadamu
dari
langit
dan
dari
bumi?"
Katakanlah,
"Allah"
dan
sesungguhnya
kami
atau
kamu
(orang-orang
musyrik)
pasti
berada
dalam
kebenaran
atau
dalam
kesesatan
yang
nyata.
قُل
لَّا
تُسْـَٔلُونَ
عَمَّآ
أَجْرَمْنَا
وَلَا
نُسْـَٔلُ
عَمَّا
تَعْمَلُونَ
25
qul
llaā
tusaluwna
‘ammaā
aajramnaā
walaā
nusalu
‘ammaā
ta‘maluwna
Katakanlah,
"Kamu
tidak
akan
ditanya
(bertanggung
jawab)
tentang
dosa
yang
kami
perbuat
dan
kami
tidak
akan
ditanya
(pula)
tentang
apa
yang
kamu
perbuat".
قُلْ
يَجْمَعُ
بَيْنَنَا
رَبُّنَا
ثُمَّ
يَفْتَحُ
بَيْنَنَا
بِٱلْحَقِّ
وَهُوَ
ٱلْفَتَّاحُ
ٱلْعَلِيمُ
26
qul
yajma‘u
baynanaā
rabbunaā
tsumma
yaftaḥu
baynanaā
bialḥaqqi
wahuwa
alfattaāḥu
al‘aliymu
Katakanlah,
"Tuhan
kita
akan
mengumpulkan
kita
semua,
kemudian
Dia
memberi
keputusan
antara
kita
dengan
benar.
Dan
Dia-lah
Maha
Pemberi
keputusan
lagi
Maha
Mengetahui".
قُلْ
أَرُونِىَ
ٱلَّذِينَ
أَلْحَقْتُم
بِهِۦ
شُرَكَآءَ
ۖ
كَلَّا
ۚ
بَلْ
هُوَ
ٱللَّهُ
ٱلْعَزِيزُ
ٱلْحَكِيمُ
27
qul
aaruwniāa
alladziyna
aalḥaqtum
bihiī
syurakaā'a
kallaā
bal
huwa
alllahu
al‘aziyzu
alḥakiymu
Katakanlah,
"Perlihatkanlah
kepadaku
sembah-sembahan
yang
kamu
hubungkan
dengan
Dia
sebagai
sekutu-sekutu(Nya),
sekali-kali
tidak
mungkin!
Sebenarnya,
Dia-lah
Allah
Yang
Maha
Perkasa
lagi
Maha
Bijaksana.
وَمَآ
أَرْسَلْنَـٰكَ
إِلَّا
كَآفَّةً
لِّلنَّاسِ
بَشِيرًا
وَنَذِيرًا
وَلَـٰكِنَّ
أَكْثَرَ
ٱلنَّاسِ
لَا
يَعْلَمُونَ
28
wamaā
aarsalnaāka
iillaā
kaāffahan
llilnnaāsi
basyiyranā
wanadziyranā
walaākinna
aaktsara
alnnaāsi
laā
ya‘lamuwna
Dan
Kami
tidak
mengutus
kamu,
melainkan
kepada
umat
manusia
seluruhnya
sebagai
pembawa
berita
gembira
dan
sebagai
pemberi
peringatan,
tetapi
kebanyakan
manusia
tiada
mengetahui.
وَيَقُولُونَ
مَتَىٰ
هَـٰذَا
ٱلْوَعْدُ
إِن
كُنتُمْ
صَـٰدِقِينَ
29
wayaquwluwna
mataāā
haādzaā
alwa‘du
iin
kuntum
ṣaādiqiyna
Dan
mereka
berkata,
"Kapankah
(datangnya)
janji
ini,
jika
kamu
adalah
orang-orang
yang
benar?".
قُل
لَّكُم
مِّيعَادُ
يَوْمٍ
لَّا
تَسْتَـْٔخِرُونَ
عَنْهُ
سَاعَةً
وَلَا
تَسْتَقْدِمُونَ
30
qul
llakum
mmiy‘aādu
yawmin
llaā
tastakhiruwna
‘anhu
saā‘ahan
walaā
tastaqdimuwna
Katakanlah,
"Bagimu
ada
hari
yang
telah
dijanjikan
(hari
kiamat)
yang
tiada
dapat
kamu
minta
mundur
darinya
barang
sesaat
pun
dan
tidak
(pula)
kamu
dapat
meminta
supaya
diajukan".
وَقَالَ
ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
لَن
نُّؤْمِنَ
بِهَـٰذَا
ٱلْقُرْءَانِ
وَلَا
بِٱلَّذِى
بَيْنَ
يَدَيْهِ
ۗ
وَلَوْ
تَرَىٰٓ
إِذِ
ٱلظَّـٰلِمُونَ
مَوْقُوفُونَ
عِندَ
رَبِّهِمْ
يَرْجِعُ
بَعْضُهُمْ
إِلَىٰ
بَعْضٍ
ٱلْقَوْلَ
يَقُولُ
ٱلَّذِينَ
ٱسْتُضْعِفُوا۟
لِلَّذِينَ
ٱسْتَكْبَرُوا۟
لَوْلَآ
أَنتُمْ
لَكُنَّا
مُؤْمِنِينَ
31
waqaāla
alladziyna
kafaruwā
lan
nnuu'mina
bihaādzaā
alqur'aāni
walaā
bialladziā
bayna
yadayhi
walaw
taraāā
iidzi
alẓẓaālimuwna
mawquwfuwna
‘inda
rabbihim
yarji‘u
ba‘ḍuhum
iilaāā
ba‘ḍin
alqawla
yaquwlu
alladziyna
astuḍ‘ifuwā
lilladziyna
astakbaruwā
lawlaā
aantum
lakunnaā
muu'miniyna
Dan
orang-orang
kafir
berkata,
"Kami
sekali-kali
tidak
akan
beriman
kepada
Al-Qur`ān
ini
dan
tidak
(pula)
kepada
kitab
yang
sebelumnya".
Dan
(alangkah
hebatnya)
kalau
kamu
lihat
ketika
orang-orang
yang
zalim
itu
dihadapkan
kepada
Tuhan-nya,
sebagian
dari
mereka
menghadapkan
perkataan
kepada
sebagian
yang
lain;
orang-orang
yang
dianggap
lemah
berkata
kepada
orang-orang
yang
menyombongkan
diri,
"Kalau
tidaklah
karena
kamu
tentulah
kami
menjadi
orang-orang
yang
beriman".
قَالَ
ٱلَّذِينَ
ٱسْتَكْبَرُوا۟
لِلَّذِينَ
ٱسْتُضْعِفُوٓا۟
أَنَحْنُ
صَدَدْنَـٰكُمْ
عَنِ
ٱلْهُدَىٰ
بَعْدَ
إِذْ
جَآءَكُم
ۖ
بَلْ
كُنتُم
مُّجْرِمِينَ
32
qaāla
alladziyna
astakbaruwā
lilladziyna
astuḍ‘ifuwā
aanaḥnu
ṣadadnaākum
‘ani
alhudaāā
ba‘da
iidz
jaā'akum
bal
kuntum
mmujrimiyna
Orang-orang
yang
menyombongkan
diri
berkata
kepada
orang-orang
yang
dianggap
lemah,
"Kamikah
yang
telah
menghalangi
kamu
dari
petunjuk
sesudah
petunjuk
itu
datang
kepadamu?
(Tidak),
sebenarnya
kamu
sendirilah
orang-orang
yang
berdosa".
وَقَالَ
ٱلَّذِينَ
ٱسْتُضْعِفُوا۟
لِلَّذِينَ
ٱسْتَكْبَرُوا۟
بَلْ
مَكْرُ
ٱلَّيْلِ
وَٱلنَّهَارِ
إِذْ
تَأْمُرُونَنَآ
أَن
نَّكْفُرَ
بِٱللَّهِ
وَنَجْعَلَ
لَهُۥٓ
أَندَادًا
ۚ
وَأَسَرُّوا۟
ٱلنَّدَامَةَ
لَمَّا
رَأَوُا۟
ٱلْعَذَابَ
وَجَعَلْنَا
ٱلْأَغْلَـٰلَ
فِىٓ
أَعْنَاقِ
ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
ۚ
هَلْ
يُجْزَوْنَ
إِلَّا
مَا
كَانُوا۟
يَعْمَلُونَ
33
waqaāla
alladziyna
astuḍ‘ifuwā
lilladziyna
astakbaruwā
bal
makru
allayli
waalnnahaāri
iidz
taamuruwnanaā
aan
nnakfura
bialllahi
wanaj‘ala
lahuū
aandaādanā
waaasarruwā
alnnadaāmaha
lammaā
raaawuā
al‘adzaāba
waja‘alnaā
alaaghlaāla
fiā
aa‘naāqi
alladziyna
kafaruwā
hal
yujzawna
iillaā
maā
kaānuwā
ya‘maluwna
Dan
orang-orang
yang
dianggap
lemah
berkata
kepada
orang-orang
yang
menyombongkan
diri,
"(Tidak),
sebenarnya
tipu
daya(mu)
pada
waktu
malam
dan
siang
(yang
menghalangi
kami)
ketika
kamu
menyeru
kami
supaya
kami
kafir
kepada
Allah
dan
menjadikan
sekutu-sekutu
bagi-Nya".
Kedua
belah
pihak
menyatakan
penyesalan,
tatkala
mereka
melihat
azab.
Dan
kami
pasang
belenggu
di
leher
orang-orang
yang
kafir.
Mereka
tidak
dibalas,
melainkan
dengan
apa
yang
telah
mereka
kerjakan.
وَمَآ
أَرْسَلْنَا
فِى
قَرْيَةٍ
مِّن
نَّذِيرٍ
إِلَّا
قَالَ
مُتْرَفُوهَآ
إِنَّا
بِمَآ
أُرْسِلْتُم
بِهِۦ
كَـٰفِرُونَ
34
wamaā
aarsalnaā
fiā
qaryahin
mmin
nnadziyrin
iillaā
qaāla
mutrafuwhaā
iinnaā
bimaā
aursiltum
bihiī
kaāfiruwna
Dan
Kami
tidak
mengutus
kepada
suatu
negeri
seorang
pemberi
peringatan
pun,
melainkan
orang-orang
yang
hidup
mewah
di
negeri
itu
berkata,
"Sesungguhnya
kami
mengingkari
apa
yang
kamu
diutus
untuk
menyampaikannya".
وَقَالُوا۟
نَحْنُ
أَكْثَرُ
أَمْوَٰلًا
وَأَوْلَـٰدًا
وَمَا
نَحْنُ
بِمُعَذَّبِينَ
35
waqaāluwā
naḥnu
aaktsaru
aamwaālanā
waaawlaādanā
wamaā
naḥnu
bimu‘adzdzabiyna
Dan
mereka
berkata,
"Kami
lebih
banyak
mempunyai
harta
dan
anak-anak
(daripada
kamu)
dan
kami
sekali-kali
tidak
akan
diazab
[1242].
قُلْ
إِنَّ
رَبِّى
يَبْسُطُ
ٱلرِّزْقَ
لِمَن
يَشَآءُ
وَيَقْدِرُ
وَلَـٰكِنَّ
أَكْثَرَ
ٱلنَّاسِ
لَا
يَعْلَمُونَ
36
qul
iinna
rabbiā
yabsuṭu
alrrizqa
liman
yasyaā'u
wayaqdiru
walaākinna
aaktsara
alnnaāsi
laā
ya‘lamuwna
Katakanlah,
"Sesungguhnya
Tuhan-ku
melapangkan
rezeki
bagi
siapa
yang
dikehendaki-Nya
dan
menyempitkan
(bagi
siapa
yang
dikehendaki-Nya),
akan
tetapi
kebanyakan
manusia
tidak
mengetahui".
وَمَآ
أَمْوَٰلُكُمْ
وَلَآ
أَوْلَـٰدُكُم
بِٱلَّتِى
تُقَرِّبُكُمْ
عِندَنَا
زُلْفَىٰٓ
إِلَّا
مَنْ
ءَامَنَ
وَعَمِلَ
صَـٰلِحًا
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ
لَهُمْ
جَزَآءُ
ٱلضِّعْفِ
بِمَا
عَمِلُوا۟
وَهُمْ
فِى
ٱلْغُرُفَـٰتِ
ءَامِنُونَ
37
wamaā
aamwaālukum
walaā
aawlaādukum
biallatiā
tuqarribukum
‘indanaā
zulfaāā
iillaā
man
'aāmana
wa‘amila
ṣaāliḥanā
faauwlaāi'ika
lahum
jazaā'u
alḍḍi‘fi
bimaā
‘amiluwā
wahum
fiā
alghurufaāti
'aāminuwna
Dan
sekali-kali
bukanlah
harta
dan
bukan
(pula)
anak-anak
kamu
yang
mendekatkan
kamu
kepada
Kami
sedikit
pun,
tetapi
orang-orang
yang
beriman
dan
mengerjakan
amal-amal
saleh,
mereka
itulah
yang
memperoleh
balasan
yang
berlipat
ganda
disebabkan
apa
yang
telah
mereka
kerjakan
dan
mereka
aman
sentosa
di
tempat-tempat
yang
tinggi
(dalam
surga).
وَٱلَّذِينَ
يَسْعَوْنَ
فِىٓ
ءَايَـٰتِنَا
مُعَـٰجِزِينَ
أُو۟لَـٰٓئِكَ
فِى
ٱلْعَذَابِ
مُحْضَرُونَ
38
waalladziyna
yas‘awna
fiā
'aāyaātinaā
mu‘aājiziyna
auwlaāi'ika
fiā
al‘adzaābi
muḥḍaruwna
Dan
orang-orang
yang
berusaha
(menentang)
ayat-ayat
Kami
dengan
anggapan
untuk
dapat
melemahkan
(menggagalkan
azab
Kami),
mereka
itu
dimasukkan
ke
dalam
azab.
قُلْ
إِنَّ
رَبِّى
يَبْسُطُ
ٱلرِّزْقَ
لِمَن
يَشَآءُ
مِنْ
عِبَادِهِۦ
وَيَقْدِرُ
لَهُۥ
ۚ
وَمَآ
أَنفَقْتُم
مِّن
شَىْءٍ
فَهُوَ
يُخْلِفُهُۥ
ۖ
وَهُوَ
خَيْرُ
ٱلرَّٰزِقِينَ
39
qul
iinna
rabbiā
yabsuṭu
alrrizqa
liman
yasyaā'u
min
‘ibaādihiī
wayaqdiru
lahuū
wamaā
aanfaqtum
mmin
syaā'in
fahuwa
yukhlifuhuū
wahuwa
khayru
alrraāziqiyna
Katakanlah,
"Sesungguhnya
Tuhan-ku
melapangkan
rezeki
bagi
siapa
yang
dikehendaki-Nya
di
antara
hamba-hamba-Nya
dan
menyempitkan
bagi
(siapa
yang
dikehendaki-Nya)".
Dan
barang
apa
saja
yang
kamu
nafkahkan,
maka
Allah
akan
menggantinya
dan
Dia-lah
Pemberi
rezeki
yang
sebaik-baiknya.
وَيَوْمَ
يَحْشُرُهُمْ
جَمِيعًا
ثُمَّ
يَقُولُ
لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ
أَهَـٰٓؤُلَآءِ
إِيَّاكُمْ
كَانُوا۟
يَعْبُدُونَ
40
wayawma
yaḥsyuruhum
jamiy‘anā
tsumma
yaquwlu
lilmalaāi'ikahi
aahaāu'ulaā'i
iiyyaākum
kaānuwā
ya‘buduwna
Dan
(ingatlah)
hari
(yang
pada
waktu
itu)
Allah
mengumpulkan
mereka
semuanya,
kemudian
Allah
berfirman
kepada
malaikat,
"Apakah
mereka
ini
dahulu
menyembah
kamu?".
قَالُوا۟
سُبْحَـٰنَكَ
أَنتَ
وَلِيُّنَا
مِن
دُونِهِم
ۖ
بَلْ
كَانُوا۟
يَعْبُدُونَ
ٱلْجِنَّ
ۖ
أَكْثَرُهُم
بِهِم
مُّؤْمِنُونَ
41
qaāluwā
subḥaānaka
aanta
waliyyunaā
min
duwnihim
bal
kaānuwā
ya‘buduwna
aljinna
aaktsaruhum
bihim
mmuu'minuwna
Malaikat-malaikat
itu
menjawab,
"Maha
Suci
Engkau.
Engkaulah
pelindung
kami,
bukan
mereka,
bahkan
mereka
telah
menyembah
jin
[1243];
kebanyakan
mereka
beriman
kepada
jin
itu".
فَٱلْيَوْمَ
لَا
يَمْلِكُ
بَعْضُكُمْ
لِبَعْضٍ
نَّفْعًا
وَلَا
ضَرًّا
وَنَقُولُ
لِلَّذِينَ
ظَلَمُوا۟
ذُوقُوا۟
عَذَابَ
ٱلنَّارِ
ٱلَّتِى
كُنتُم
بِهَا
تُكَذِّبُونَ
42
faalyawma
laā
yamliku
ba‘ḍukum
liba‘ḍin
nnaf‘anā
walaā
ḍarranā
wanaquwlu
lilladziyna
ẓalamuwā
dzuwquwā
‘adzaāba
alnnaāri
allatiā
kuntum
bihaā
tukadzdzibuwna
Maka
pada
hari
ini,
sebagian
kamu
tidak
berkuasa
(untuk
memberikan)
kemanfaatan
dan
tidak
pula
kemudaratan
kepada
sebagian
yang
lain.
Dan
Kami
katakan
kepada
orang-orang
yang
zalim,
"Rasakanlah
olehmu
azab
neraka
yang
dahulunya
kamu
dustakan
itu".
وَإِذَا
تُتْلَىٰ
عَلَيْهِمْ
ءَايَـٰتُنَا
بَيِّنَـٰتٍ
قَالُوا۟
مَا
هَـٰذَآ
إِلَّا
رَجُلٌ
يُرِيدُ
أَن
يَصُدَّكُمْ
عَمَّا
كَانَ
يَعْبُدُ
ءَابَآؤُكُمْ
وَقَالُوا۟
مَا
هَـٰذَآ
إِلَّآ
إِفْكٌ
مُّفْتَرًى
ۚ
وَقَالَ
ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
لِلْحَقِّ
لَمَّا
جَآءَهُمْ
إِنْ
هَـٰذَآ
إِلَّا
سِحْرٌ
مُّبِينٌ
43
waiidzaā
tutlaāā
‘alayhim
'aāyaātunaā
bayyinaātin
qaāluwā
maā
haādzaā
iillaā
rajulun
yuriydu
aan
yaṣuddakum
‘ammaā
kaāna
ya‘budu
'aābaāu'ukum
waqaāluwā
maā
haādzaā
iillaā
iifkun
mmuftaranā
waqaāla
alladziyna
kafaruwā
lilḥaqqi
lammaā
jaā'ahum
iin
haādzaā
iillaā
siḥrun
mmubiynun
Dan
apabila
dibacakan
kepada
mereka
ayat-ayat
Kami
yang
terang,
mereka
berkata,
"Orang
ini
tiada
lain
hanyalah
seorang
laki-laki
yang
ingin
menghalangi
kamu
dari
apa
yang
disembah
oleh
bapak-bapakmu"
dan
mereka
berkata,
"(Al-Qur`ān)
ini
tidak
lain
hanyalah
kebohongan
yang
diada-adakan
saja".
Dan
orang-orang
kafir
berkata
terhadap
kebenaran,
tatkala
kebenaran
itu
datang
kepada
mereka,
"Ini
tidak
lain
hanyalah
sihir
yang
nyata".
وَمَآ
ءَاتَيْنَـٰهُم
مِّن
كُتُبٍ
يَدْرُسُونَهَا
ۖ
وَمَآ
أَرْسَلْنَآ
إِلَيْهِمْ
قَبْلَكَ
مِن
نَّذِيرٍ
44
wamaā
'aātaynaāhum
mmin
kutubin
yadrusuwnahaā
wamaā
aarsalnaā
iilayhim
qablaka
min
nnadziyrin
Dan
Kami
tidak
pernah
memberikan
kepada
mereka
kitab-kitab
yang
mereka
baca
dan
sekali-kali
tidak
pernah
(pula)
mengutus
kepada
mereka
sebelum
kamu
seorang
pemberi
peringatan
pun.
وَكَذَّبَ
ٱلَّذِينَ
مِن
قَبْلِهِمْ
وَمَا
بَلَغُوا۟
مِعْشَارَ
مَآ
ءَاتَيْنَـٰهُمْ
فَكَذَّبُوا۟
رُسُلِى
ۖ
فَكَيْفَ
كَانَ
نَكِيرِ
45
wakadzdzaba
alladziyna
min
qablihim
wamaā
balaghuwā
mi‘syaāra
maā
'aātaynaāhum
fakadzdzabuwā
rusuliā
fakayfa
kaāna
nakiyri
Dan
orang-orang
yang
sebelum
mereka
telah
mendustakan,
sedang
orang-orang
kafir
Mekah
itu
belum
sampai
menerima
sepersepuluh
dari
apa
[1244]
yang
telah
Kami
berikan
kepada
orang-orang
dahulu
itu,
lalu
mereka
mendustakan
rasul-rasul-Ku.
Maka
alangkah
hebatnya
akibat
kemurkaan-Ku.
۞
قُلْ
إِنَّمَآ
أَعِظُكُم
بِوَٰحِدَةٍ
ۖ
أَن
تَقُومُوا۟
لِلَّهِ
مَثْنَىٰ
وَفُرَٰدَىٰ
ثُمَّ
تَتَفَكَّرُوا۟
ۚ
مَا
بِصَاحِبِكُم
مِّن
جِنَّةٍ
ۚ
إِنْ
هُوَ
إِلَّا
نَذِيرٌ
لَّكُم
بَيْنَ
يَدَىْ
عَذَابٍ
شَدِيدٍ
46
qul
iinnamaā
aa‘iẓukum
biwaāḥidahin
aan
taquwmuwā
lillahi
matsnaāā
wafuraādaāā
tsumma
tatafakkaruwā
maā
biṣaāḥibikum
mmin
jinnahin
iin
huwa
iillaā
nadziyrun
llakum
bayna
yadaā
‘adzaābin
syadiydin
Katakanlah,
"Sesungguhnya
aku
hendak
memperingatkan
kepadamu
suatu
hal
saja,
yaitu
supaya
kamu
menghadap
Allah
(dengan
ikhlas)
berdua-dua
atau
sendiri-sendiri,
kemudian
kamu
pikirkan
(tentang
Muhammad)
tidak
ada
penyakit
gila
sedikit
pun
pada
kawanmu
itu.
Dia
tidak
lain
hanyalah
pemberi
peringatan
bagi
kamu
sebelum
(menghadapi)
azab
yang
keras
[1245].
قُلْ
مَا
سَأَلْتُكُم
مِّنْ
أَجْرٍ
فَهُوَ
لَكُمْ
ۖ
إِنْ
أَجْرِىَ
إِلَّا
عَلَى
ٱللَّهِ
ۖ
وَهُوَ
عَلَىٰ
كُلِّ
شَىْءٍ
شَهِيدٌ
47
qul
maā
saaaltukum
mmin
aajrin
fahuwa
lakum
iin
aajriāa
iillaā
‘alaā
alllahi
wahuwa
‘alaāā
kulli
syaā'in
syahiydun
Katakanlah,
"Upah
apa
pun
yang
aku
minta
kepadamu,
maka
itu
untuk
kamu
[1246].
Upahku
hanyalah
dari
Allah
dan
Dia
Maha
Mengetahui
segala
sesuatu".
قُلْ
إِنَّ
رَبِّى
يَقْذِفُ
بِٱلْحَقِّ
عَلَّـٰمُ
ٱلْغُيُوبِ
48
qul
iinna
rabbiā
yaqdzifu
bialḥaqqi
‘allaāmu
alghuyuwbi
Katakanlah,
"Sesungguhnya
Tuhan-ku
mewahyukan
kebenaran.
Dia
Maha
Mengetahui
segala
yang
gaib".
قُلْ
جَآءَ
ٱلْحَقُّ
وَمَا
يُبْدِئُ
ٱلْبَـٰطِلُ
وَمَا
يُعِيدُ
49
qul
jaā'a
alḥaqqu
wamaā
yubdii'u
albaāṭilu
wamaā
yu‘iydu
Katakanlah,
"Kebenaran
telah
datang
dan
yang
batil
itu
tidak
akan
memulai
dan
tidak
(pula)
akan
mengulangi
[1247]".
قُلْ
إِن
ضَلَلْتُ
فَإِنَّمَآ
أَضِلُّ
عَلَىٰ
نَفْسِى
ۖ
وَإِنِ
ٱهْتَدَيْتُ
فَبِمَا
يُوحِىٓ
إِلَىَّ
رَبِّىٓ
ۚ
إِنَّهُۥ
سَمِيعٌ
قَرِيبٌ
50
qul
iin
ḍalaltu
faiinnamaā
aaḍillu
‘alaāā
nafsiā
waiini
ahtadaytu
fabimaā
yuwḥiā
iilaāāa
rabbiā
iinnahuū
samiy‘un
qariybun
Katakanlah,
"Jika
aku
sesat,
maka
sesungguhnya
aku
sesat
atas
kemudaratan
diriku
sendiri
dan
jika
aku
mendapat
petunjuk,
maka
itu
adalah
disebabkan
apa
yang
diwahyukan
Tuhan-ku
kepadaku.
Sesungguhnya
Dia
Maha
Mendengar
lagi
Maha
Dekat".
وَلَوْ
تَرَىٰٓ
إِذْ
فَزِعُوا۟
فَلَا
فَوْتَ
وَأُخِذُوا۟
مِن
مَّكَانٍ
قَرِيبٍ
51
walaw
taraāā
iidz
fazi‘uwā
falaā
fawta
waaukhidzuwā
min
mmakaānin
qariybin
Dan
(alangkah
hebatnya)
jikalau
kamu
melihat
ketika
mereka
(orang-orang
kafir)
terperanjat
ketakutan
(pada
hari
kiamat),
maka
mereka
tidak
dapat
melepaskan
diri
dan
mereka
ditangkap
dari
tempat
yang
dekat
(untuk
dibawa
ke
neraka).
وَقَالُوٓا۟
ءَامَنَّا
بِهِۦ
وَأَنَّىٰ
لَهُمُ
ٱلتَّنَاوُشُ
مِن
مَّكَانٍۭ
بَعِيدٍ
52
waqaāluwā
'aāmannaā
bihiī
waaannaāā
lahumu
alttanaāwusyu
min
mmakaānin
ba‘iydin
dan
(pada
waktu
itu)
mereka
berkata,
"Kami
beriman
kepada
Allah",
bagaimanakah
mereka
dapat
mencapai
(keimanan)
dari
tempat
yang
jauh
itu
[1248].
وَقَدْ
كَفَرُوا۟
بِهِۦ
مِن
قَبْلُ
ۖ
وَيَقْذِفُونَ
بِٱلْغَيْبِ
مِن
مَّكَانٍۭ
بَعِيدٍ
53
waqad
kafaruwā
bihiī
min
qablu
wayaqdzifuwna
bialghaybi
min
mmakaānin
ba‘iydin
Dan
sesungguhnya,
mereka
telah
mengingkari
Allah
sebelum
itu
dan
mereka
menduga-duga
tentang
yang
gaib
dari
tempat
yang
jauh.
وَحِيلَ
بَيْنَهُمْ
وَبَيْنَ
مَا
يَشْتَهُونَ
كَمَا
فُعِلَ
بِأَشْيَاعِهِم
مِّن
قَبْلُ
ۚ
إِنَّهُمْ
كَانُوا۟
فِى
شَكٍّ
مُّرِيبٍۭ
54
waḥiyla
baynahum
wabayna
maā
yasytahuwna
kamaā
fu‘ila
biaasyyaā‘ihim
mmin
qablu
iinnahum
kaānuwā
fiā
syakkin
mmuriybin
Dan
dihalangi
antara
mereka
dengan
apa
yang
mereka
ingini
[1249]
sebagaimana
yang
dilakukan
terhadap
orang-orang
yang
serupa
dengan
mereka
pada
masa
dahulu.
Sesungguhnya,
mereka
dahulu
(di
dunia)
dalam
keraguan
yang
mendalam.