Quran by Tau
← Daftar Surah

34. Saba

سبإ · Saba · 54 ayat · Makkah

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِى لَهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ وَلَهُ ٱلْحَمْدُ فِى ٱلْـَٔاخِرَةِ ۚ وَهُوَ ٱلْحَكِيمُ ٱلْخَبِيرُ 1
alḥamdu lillahi alladziā lahuū maā fiā alssamaāwaāti wamaā fiā alaarḍi walahu alḥamdu fiā alaākhirahi wahuwa alḥakiymu alkhabiyru
Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. Dan Dia-lah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنزِلُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا ۚ وَهُوَ ٱلرَّحِيمُ ٱلْغَفُورُ 2
ya‘lamu maā yaliju fiā alaarḍi wamaā yakhruju minhaā wamaā yanzilu mina alssamaā'i wamaā ya‘ruju fiyhaā wahuwa alrraḥiymu alghafuwru
Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi, apa yang ke luar darinya, apa yang turun dari langit, dan apa yang naik kepadanya. Dan Dia-lah Yang Maha Penyayang lagi Maha Pengampun.
وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَا تَأْتِينَا ٱلسَّاعَةُ ۖ قُلْ بَلَىٰ وَرَبِّى لَتَأْتِيَنَّكُمْ عَـٰلِمِ ٱلْغَيْبِ ۖ لَا يَعْزُبُ عَنْهُ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَلَا فِى ٱلْأَرْضِ وَلَآ أَصْغَرُ مِن ذَٰلِكَ وَلَآ أَكْبَرُ إِلَّا فِى كِتَـٰبٍ مُّبِينٍ 3
waqaāla alladziyna kafaruwā laā taatiynaā alssaā‘ahu qul balaāā warabbiā lataatiyannakum ‘aālimi alghaybi laā ya‘zubu ‘anhu mitsqaālu dzarrahin fiā alssamaāwaāti walaā fiā alaarḍi walaā aaṣgharu min dzaālika walaā aakbaru iillaā fiā kitaābin mmubiynin
Dan orang-orang yang kafir berkata, "Hari berbangkit itu tidak akan datang kepada kami". Katakanlah, "Pasti datang, demi Tuhan-ku Yang Mengetahui yang gaib, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang kepadamu. Tidak ada tersembunyi daripada-Nya sebesar zarah pun yang ada di langit dan yang ada di bumi dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang lebih besar, melainkan tersebut dalam kitab yang nyata (Lawḥ Maḥfūẓ)",
لِّيَجْزِىَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُم مَّغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ 4
lliyajziāa alladziyna 'aāmanuwā wa‘amiluwā alṣṣaāliḥaāti auwlaāi'ika lahum mmaghfirahun warizqun kariymun
supaya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh. Mereka itu adalah orang-orang yang baginya ampunan dan rezeki yang mulia.
وَٱلَّذِينَ سَعَوْ فِىٓ ءَايَـٰتِنَا مُعَـٰجِزِينَ أُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مِّن رِّجْزٍ أَلِيمٌ 5
waalladziyna sa‘aw fiā 'aāyaātinaā mu‘aājiziyna auwlaāi'ika lahum ‘adzaābun mmin rrijzin aaliymun
Dan orang-orang yang berusaha untuk (menentang) ayat-ayat Kami dengan anggapan mereka dapat melemahkan (menggagalkan azab Kami), mereka itu memperoleh azab, yaitu (jenis) azab yang pedih.
وَيَرَى ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ هُوَ ٱلْحَقَّ وَيَهْدِىٓ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلْعَزِيزِ ٱلْحَمِيدِ 6
wayaraā alladziyna auwtuwā al‘ilma alladziā aunzila iilayka min rrabbika huwa alḥaqqa wayahdiā iilaāā ṣiraāṭi al‘aziyzi alḥamiydi
Dan orang-orang yang diberi ilmu (ahli kitab) berpendapat bahwa wahyu yang diturunkan kepadamu dari Tuhan-mu itulah yang benar dan menunjuki (manusia) kepada jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.
وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ هَلْ نَدُلُّكُمْ عَلَىٰ رَجُلٍ يُنَبِّئُكُمْ إِذَا مُزِّقْتُمْ كُلَّ مُمَزَّقٍ إِنَّكُمْ لَفِى خَلْقٍ جَدِيدٍ 7
waqaāla alladziyna kafaruwā hal nadullukum ‘alaāā rajulin yunabbii'ukum iidzaā muzziqtum kulla mumazzaqin iinnakum lafiā khalqin jadiydin
Dan orang-orang kafir berkata (kepada teman-temannya), "Maukah kamu kami tunjukkan kepadamu seorang laki-laki yang memberitakan kepadamu bahwa apabila badanmu telah hancur sehancur-hancurnya, sesungguhnya kamu benar-benar (akan dibangkitkan kembali) dalam ciptaan yang baru?[1235]
أَفْتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا أَم بِهِۦ جِنَّةٌۢ ۗ بَلِ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِٱلْـَٔاخِرَةِ فِى ٱلْعَذَابِ وَٱلضَّلَـٰلِ ٱلْبَعِيدِ 8
aaftaraāā ‘alaā alllahi kadzibanā aam bihiī jinnahun bali alladziyna laā yuu'minuwna bialaākhirahi fiā al‘adzaābi waalḍḍalaāli alba‘iydi
Apakah dia mengada-adakan kebohongan terhadap Allah ataukah ada padanya penyakit gila?" (Tidak), tetapi orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat berada dalam siksaan dan kesesatan yang jauh.
أَفَلَمْ يَرَوْا۟ إِلَىٰ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ ۚ إِن نَّشَأْ نَخْسِفْ بِهِمُ ٱلْأَرْضَ أَوْ نُسْقِطْ عَلَيْهِمْ كِسَفًا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةً لِّكُلِّ عَبْدٍ مُّنِيبٍ 9
aafalam yarawā iilaāā maā bayna aaydiyhim wamaā khalfahum mmina alssamaā'i waalaarḍi iin nnasyaa nakhsif bihimu alaarḍa aaw nusqiṭ ‘alayhim kisafanā mmina alssamaā'i iinna fiā dzaālika laaāyahan llikulli ‘abdin mmuniybin
Maka apakah mereka tidak melihat langit dan bumi yang ada di hadapan dan di belakang mereka? Jika Kami menghendaki, niscaya Kami benamkan mereka di bumi atau Kami jatuhkan kepada mereka gumpalan dari langit. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Tuhan) bagi setiap hamba yang kembali (kepada-Nya).
۞ وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا دَاوُۥدَ مِنَّا فَضْلًا ۖ يَـٰجِبَالُ أَوِّبِى مَعَهُۥ وَٱلطَّيْرَ ۖ وَأَلَنَّا لَهُ ٱلْحَدِيدَ 10
walaqad 'aātaynaā daāwuūda minnaā faḍlanā yaājibaālu aawwibiā ma‘ahuū waalṭṭayra waaalannaā lahu alḥadiyda
Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Dāwūd karunia dari Kami. (Kami berfirman), "Hai gunung-gunung dan burung-burung bertasbihlah berulang-ulang bersama Dāwūd" dan Kami telah melunakkan besi untuknya,
أَنِ ٱعْمَلْ سَـٰبِغَـٰتٍ وَقَدِّرْ فِى ٱلسَّرْدِ ۖ وَٱعْمَلُوا۟ صَـٰلِحًا ۖ إِنِّى بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ 11
aani a‘mal saābighaātin waqaddir fiā alssardi waa‘maluwā ṣaāliḥanā iinniā bimaā ta‘maluwna baṣiyrun
(yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya; dan kerjakanlah amalan yang saleh. Sesungguhnya Aku melihat apa yang kamu kerjakan.
وَلِسُلَيْمَـٰنَ ٱلرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌ ۖ وَأَسَلْنَا لَهُۥ عَيْنَ ٱلْقِطْرِ ۖ وَمِنَ ٱلْجِنِّ مَن يَعْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ بِإِذْنِ رَبِّهِۦ ۖ وَمَن يَزِغْ مِنْهُمْ عَنْ أَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ ٱلسَّعِيرِ 12
walisulaymaāna alrriyḥa ghuduwwuhaā syahrun warawaāḥuhaā syahrun waaasalnaā lahuū ‘ayna alqiṭri wamina aljinni man ya‘malu bayna yadayhi biiidzni rabbihiī waman yazigh minhum ‘an aamrinaā nudziqhu min ‘adzaābi alssa‘iyri
Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaymān yang perjalanannya pada waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya pada waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula)[1236] dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhan-nya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.
يَعْمَلُونَ لَهُۥ مَا يَشَآءُ مِن مَّحَـٰرِيبَ وَتَمَـٰثِيلَ وَجِفَانٍ كَٱلْجَوَابِ وَقُدُورٍ رَّاسِيَـٰتٍ ۚ ٱعْمَلُوٓا۟ ءَالَ دَاوُۥدَ شُكْرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِىَ ٱلشَّكُورُ 13
ya‘maluwna lahuū maā yasyaā'u min mmaḥaāriyba watamaātsiyla wajifaānin kaaljawaābi waquduwrin rraāsiyaātin a‘maluwā 'aāla daāwuūda syukranā waqaliylun mmin ‘ibaādiāa alsysyakuwru
Para jin itu membuat untuk Sulaymān apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Dāwūd untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih.
فَلَمَّا قَضَيْنَا عَلَيْهِ ٱلْمَوْتَ مَا دَلَّهُمْ عَلَىٰ مَوْتِهِۦٓ إِلَّا دَآبَّةُ ٱلْأَرْضِ تَأْكُلُ مِنسَأَتَهُۥ ۖ فَلَمَّا خَرَّ تَبَيَّنَتِ ٱلْجِنُّ أَن لَّوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ ٱلْغَيْبَ مَا لَبِثُوا۟ فِى ٱلْعَذَابِ ٱلْمُهِينِ 14
falammaā qaḍaynaā ‘alayhi almawta maā dallahum ‘alaāā mawtihiī iillaā daābbahu alaarḍi taakulu minsaaatahuū falammaā kharra tabayyanati aljinnu aan llaw kaānuwā ya‘lamuwna alghayba maā labitsuwā fiā al‘adzaābi almuhiyni
Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaymān, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu, kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang gaib tentulah mereka tidak tetap dalam siksa yang menghinakan.
لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍ فِى مَسْكَنِهِمْ ءَايَةٌ ۖ جَنَّتَانِ عَن يَمِينٍ وَشِمَالٍ ۖ كُلُوا۟ مِن رِّزْقِ رَبِّكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لَهُۥ ۚ بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌ 15
laqad kaāna lisabaiin fiā maskanihim 'aāyahun jannataāni ‘an yamiynin wasyimaālin kuluwā min rrizqi rabbikum waasykuruwā lahuū baldahun ṭayyibahun warabbun ghafuwrun
Sesungguhnya bagi kaum Saba` ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka, yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan), "Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhan-mu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhan-mu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun".
فَأَعْرَضُوا۟ فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ سَيْلَ ٱلْعَرِمِ وَبَدَّلْنَـٰهُم بِجَنَّتَيْهِمْ جَنَّتَيْنِ ذَوَاتَىْ أُكُلٍ خَمْطٍ وَأَثْلٍ وَشَىْءٍ مِّن سِدْرٍ قَلِيلٍ 16
faaa‘raḍuwā faaarsalnaā ‘alayhim sayla al‘arimi wabaddalnaāhum bijannatayhim jannatayni dzawaātaā aukulin khamṭin waaatslin wasyaā'in mmin sidrin qaliylin
Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar [1237] dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Aṡl dan sedikit dari pohon Sidr [1238].
ذَٰلِكَ جَزَيْنَـٰهُم بِمَا كَفَرُوا۟ ۖ وَهَلْ نُجَـٰزِىٓ إِلَّا ٱلْكَفُورَ 17
dzaālika jazaynaāhum bimaā kafaruwā wahal nujaāziā iillaā alkafuwra
Demikianlah Kami memberi balasan kepada mereka karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab (yang demikian itu), melainkan hanya kepada orang-orang yang sangat kafir.
وَجَعَلْنَا بَيْنَهُمْ وَبَيْنَ ٱلْقُرَى ٱلَّتِى بَـٰرَكْنَا فِيهَا قُرًى ظَـٰهِرَةً وَقَدَّرْنَا فِيهَا ٱلسَّيْرَ ۖ سِيرُوا۟ فِيهَا لَيَالِىَ وَأَيَّامًا ءَامِنِينَ 18
waja‘alnaā baynahum wabayna alquraā allatiā baāraknaā fiyhaā quranā ẓaāhirahan waqaddarnaā fiyhaā alssayra siyruwā fiyhaā layaāliāa waaayyaāmanā 'aāminiyna
Dan Kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan aman [1239].
فَقَالُوا۟ رَبَّنَا بَـٰعِدْ بَيْنَ أَسْفَارِنَا وَظَلَمُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ فَجَعَلْنَـٰهُمْ أَحَادِيثَ وَمَزَّقْنَـٰهُمْ كُلَّ مُمَزَّقٍ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍ لِّكُلِّ صَبَّارٍ شَكُورٍ 19
faqaāluwā rabbanaā baā‘id bayna aasfaārinaā waẓalamuwā aanfusahum faja‘alnaāhum aaḥaādiytsa wamazzaqnaāhum kulla mumazzaqin iinna fiā dzaālika laaāyaātin llikulli ṣabbaārin syakuwrin
Maka mereka berkata, "Ya Tuhan kami jauhkanlah jarak perjalanan kami [1240]" dan mereka menganiaya diri mereka sendiri; maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur.
وَلَقَدْ صَدَّقَ عَلَيْهِمْ إِبْلِيسُ ظَنَّهُۥ فَٱتَّبَعُوهُ إِلَّا فَرِيقًا مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ 20
walaqad ṣaddaqa ‘alayhim iibliysu ẓannahuū faattaba‘uwhu iillaā fariyqanā mmina almuu'miniyna
Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka, lalu mereka mengikutinya, kecuali sebagian orang-orang yang beriman.
وَمَا كَانَ لَهُۥ عَلَيْهِم مِّن سُلْطَـٰنٍ إِلَّا لِنَعْلَمَ مَن يُؤْمِنُ بِٱلْـَٔاخِرَةِ مِمَّنْ هُوَ مِنْهَا فِى شَكٍّ ۗ وَرَبُّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ حَفِيظٌ 21
wamaā kaāna lahuū ‘alayhim mmin sulṭaānin iillaā lina‘lama man yuu'minu bialaākhirahi mimman huwa minhaā fiā syakkin warabbuka ‘alaāā kulli syaā'in ḥafiyẓun
Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhan-mu Maha Memelihara segala sesuatu.
قُلِ ٱدْعُوا۟ ٱلَّذِينَ زَعَمْتُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ ۖ لَا يَمْلِكُونَ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَلَا فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا لَهُمْ فِيهِمَا مِن شِرْكٍ وَمَا لَهُۥ مِنْهُم مِّن ظَهِيرٍ 22
quli ad‘uwā alladziyna za‘amtum mmin duwni alllahi laā yamlikuwna mitsqaāla dzarrahin fiā alssamaāwaāti walaā fiā alaarḍi wamaā lahum fiyhimaā min syirkin wamaā lahuū minhum mmin ẓahiyrin
Katakanlah, "Serulah mereka yang kamu anggap (sebagai tuhan) selain Allah, mereka tidak memiliki (kekuasaan) seberat zarah pun di langit dan di bumi, dan mereka tidak mempunyai suatu saham pun dalam (penciptaan) langit dan bumi, dan sekali-kali tidak ada di antara mereka yang menjadi pembantu bagi-Nya.
وَلَا تَنفَعُ ٱلشَّفَـٰعَةُ عِندَهُۥٓ إِلَّا لِمَنْ أَذِنَ لَهُۥ ۚ حَتَّىٰٓ إِذَا فُزِّعَ عَن قُلُوبِهِمْ قَالُوا۟ مَاذَا قَالَ رَبُّكُمْ ۖ قَالُوا۟ ٱلْحَقَّ ۖ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْكَبِيرُ 23
walaā tanfa‘u alsysyafaā‘ahu ‘indahuū iillaā liman aadzina lahuū ḥattaāā iidzaā fuzzi‘a ‘an quluwbihim qaāluwā maādzaā qaāla rabbukum qaāluwā alḥaqqa wahuwa al‘aliāāu alkabiyru
Dan tiadalah berguna syafaat di sisi Allah, melainkan bagi orang yang telah diizinkan-Nya memperoleh syafaat itu sehingga apabila telah dihilangkan ketakutan dari hati mereka, mereka berkata, "Apakah yang telah difirmankan oleh Tuhan-mu?" Mereka menjawab, "(Perkataan) yang benar" dan Dia-lah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar [1241].
۞ قُلْ مَن يَرْزُقُكُم مِّنَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ قُلِ ٱللَّهُ ۖ وَإِنَّآ أَوْ إِيَّاكُمْ لَعَلَىٰ هُدًى أَوْ فِى ضَلَـٰلٍ مُّبِينٍ 24
qul man yarzuqukum mmina alssamaāwaāti waalaarḍi quli alllahu waiinnaā aaw iiyyaākum la‘alaāā hudanā aaw fiā ḍalaālin mmubiynin
Katakanlah, "Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi?" Katakanlah, "Allah" dan sesungguhnya kami atau kamu (orang-orang musyrik) pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata.
قُل لَّا تُسْـَٔلُونَ عَمَّآ أَجْرَمْنَا وَلَا نُسْـَٔلُ عَمَّا تَعْمَلُونَ 25
qul llaā tusaluwna ‘ammaā aajramnaā walaā nusalu ‘ammaā ta‘maluwna
Katakanlah, "Kamu tidak akan ditanya (bertanggung jawab) tentang dosa yang kami perbuat dan kami tidak akan ditanya (pula) tentang apa yang kamu perbuat".
قُلْ يَجْمَعُ بَيْنَنَا رَبُّنَا ثُمَّ يَفْتَحُ بَيْنَنَا بِٱلْحَقِّ وَهُوَ ٱلْفَتَّاحُ ٱلْعَلِيمُ 26
qul yajma‘u baynanaā rabbunaā tsumma yaftaḥu baynanaā bialḥaqqi wahuwa alfattaāḥu al‘aliymu
Katakanlah, "Tuhan kita akan mengumpulkan kita semua, kemudian Dia memberi keputusan antara kita dengan benar. Dan Dia-lah Maha Pemberi keputusan lagi Maha Mengetahui".
قُلْ أَرُونِىَ ٱلَّذِينَ أَلْحَقْتُم بِهِۦ شُرَكَآءَ ۖ كَلَّا ۚ بَلْ هُوَ ٱللَّهُ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ 27
qul aaruwniāa alladziyna aalḥaqtum bihiī syurakaā'a kallaā bal huwa alllahu al‘aziyzu alḥakiymu
Katakanlah, "Perlihatkanlah kepadaku sembah-sembahan yang kamu hubungkan dengan Dia sebagai sekutu-sekutu(Nya), sekali-kali tidak mungkin! Sebenarnya, Dia-lah Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
وَمَآ أَرْسَلْنَـٰكَ إِلَّا كَآفَّةً لِّلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ 28
wamaā aarsalnaāka iillaā kaāffahan llilnnaāsi basyiyranā wanadziyranā walaākinna aaktsara alnnaāsi laā ya‘lamuwna
Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.
وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَـٰذَا ٱلْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ 29
wayaquwluwna mataāā haādzaā alwa‘du iin kuntum ṣaādiqiyna
Dan mereka berkata, "Kapankah (datangnya) janji ini, jika kamu adalah orang-orang yang benar?".
قُل لَّكُم مِّيعَادُ يَوْمٍ لَّا تَسْتَـْٔخِرُونَ عَنْهُ سَاعَةً وَلَا تَسْتَقْدِمُونَ 30
qul llakum mmiy‘aādu yawmin llaā tastakhiruwna ‘anhu saā‘ahan walaā tastaqdimuwna
Katakanlah, "Bagimu ada hari yang telah dijanjikan (hari kiamat) yang tiada dapat kamu minta mundur darinya barang sesaat pun dan tidak (pula) kamu dapat meminta supaya diajukan".
وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَن نُّؤْمِنَ بِهَـٰذَا ٱلْقُرْءَانِ وَلَا بِٱلَّذِى بَيْنَ يَدَيْهِ ۗ وَلَوْ تَرَىٰٓ إِذِ ٱلظَّـٰلِمُونَ مَوْقُوفُونَ عِندَ رَبِّهِمْ يَرْجِعُ بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ ٱلْقَوْلَ يَقُولُ ٱلَّذِينَ ٱسْتُضْعِفُوا۟ لِلَّذِينَ ٱسْتَكْبَرُوا۟ لَوْلَآ أَنتُمْ لَكُنَّا مُؤْمِنِينَ 31
waqaāla alladziyna kafaruwā lan nnuu'mina bihaādzaā alqur'aāni walaā bialladziā bayna yadayhi walaw taraāā iidzi alẓẓaālimuwna mawquwfuwna ‘inda rabbihim yarji‘u ba‘ḍuhum iilaāā ba‘ḍin alqawla yaquwlu alladziyna astuḍ‘ifuwā lilladziyna astakbaruwā lawlaā aantum lakunnaā muu'miniyna
Dan orang-orang kafir berkata, "Kami sekali-kali tidak akan beriman kepada Al-Qur`ān ini dan tidak (pula) kepada kitab yang sebelumnya". Dan (alangkah hebatnya) kalau kamu lihat ketika orang-orang yang zalim itu dihadapkan kepada Tuhan-nya, sebagian dari mereka menghadapkan perkataan kepada sebagian yang lain; orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, "Kalau tidaklah karena kamu tentulah kami menjadi orang-orang yang beriman".
قَالَ ٱلَّذِينَ ٱسْتَكْبَرُوا۟ لِلَّذِينَ ٱسْتُضْعِفُوٓا۟ أَنَحْنُ صَدَدْنَـٰكُمْ عَنِ ٱلْهُدَىٰ بَعْدَ إِذْ جَآءَكُم ۖ بَلْ كُنتُم مُّجْرِمِينَ 32
qaāla alladziyna astakbaruwā lilladziyna astuḍ‘ifuwā aanaḥnu ṣadadnaākum ‘ani alhudaāā ba‘da iidz jaā'akum bal kuntum mmujrimiyna
Orang-orang yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah, "Kamikah yang telah menghalangi kamu dari petunjuk sesudah petunjuk itu datang kepadamu? (Tidak), sebenarnya kamu sendirilah orang-orang yang berdosa".
وَقَالَ ٱلَّذِينَ ٱسْتُضْعِفُوا۟ لِلَّذِينَ ٱسْتَكْبَرُوا۟ بَلْ مَكْرُ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ إِذْ تَأْمُرُونَنَآ أَن نَّكْفُرَ بِٱللَّهِ وَنَجْعَلَ لَهُۥٓ أَندَادًا ۚ وَأَسَرُّوا۟ ٱلنَّدَامَةَ لَمَّا رَأَوُا۟ ٱلْعَذَابَ وَجَعَلْنَا ٱلْأَغْلَـٰلَ فِىٓ أَعْنَاقِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ۚ هَلْ يُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ 33
waqaāla alladziyna astuḍ‘ifuwā lilladziyna astakbaruwā bal makru allayli waalnnahaāri iidz taamuruwnanaā aan nnakfura bialllahi wanaj‘ala lahuū aandaādanā waaasarruwā alnnadaāmaha lammaā raaawuā al‘adzaāba waja‘alnaā alaaghlaāla fiā aa‘naāqi alladziyna kafaruwā hal yujzawna iillaā maā kaānuwā ya‘maluwna
Dan orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, "(Tidak), sebenarnya tipu daya(mu) pada waktu malam dan siang (yang menghalangi kami) ketika kamu menyeru kami supaya kami kafir kepada Allah dan menjadikan sekutu-sekutu bagi-Nya". Kedua belah pihak menyatakan penyesalan, tatkala mereka melihat azab. Dan kami pasang belenggu di leher orang-orang yang kafir. Mereka tidak dibalas, melainkan dengan apa yang telah mereka kerjakan.
وَمَآ أَرْسَلْنَا فِى قَرْيَةٍ مِّن نَّذِيرٍ إِلَّا قَالَ مُتْرَفُوهَآ إِنَّا بِمَآ أُرْسِلْتُم بِهِۦ كَـٰفِرُونَ 34
wamaā aarsalnaā fiā qaryahin mmin nnadziyrin iillaā qaāla mutrafuwhaā iinnaā bimaā aursiltum bihiī kaāfiruwna
Dan Kami tidak mengutus kepada suatu negeri seorang pemberi peringatan pun, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata, "Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu diutus untuk menyampaikannya".
وَقَالُوا۟ نَحْنُ أَكْثَرُ أَمْوَٰلًا وَأَوْلَـٰدًا وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ 35
waqaāluwā naḥnu aaktsaru aamwaālanā waaawlaādanā wamaā naḥnu bimu‘adzdzabiyna
Dan mereka berkata, "Kami lebih banyak mempunyai harta dan anak-anak (daripada kamu) dan kami sekali-kali tidak akan diazab [1242].
قُلْ إِنَّ رَبِّى يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقْدِرُ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ 36
qul iinna rabbiā yabsuṭu alrrizqa liman yasyaā'u wayaqdiru walaākinna aaktsara alnnaāsi laā ya‘lamuwna
Katakanlah, "Sesungguhnya Tuhan-ku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan (bagi siapa yang dikehendaki-Nya), akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui".
وَمَآ أَمْوَٰلُكُمْ وَلَآ أَوْلَـٰدُكُم بِٱلَّتِى تُقَرِّبُكُمْ عِندَنَا زُلْفَىٰٓ إِلَّا مَنْ ءَامَنَ وَعَمِلَ صَـٰلِحًا فَأُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمْ جَزَآءُ ٱلضِّعْفِ بِمَا عَمِلُوا۟ وَهُمْ فِى ٱلْغُرُفَـٰتِ ءَامِنُونَ 37
wamaā aamwaālukum walaā aawlaādukum biallatiā tuqarribukum ‘indanaā zulfaāā iillaā man 'aāmana wa‘amila ṣaāliḥanā faauwlaāi'ika lahum jazaā'u alḍḍi‘fi bimaā ‘amiluwā wahum fiā alghurufaāti 'aāminuwna
Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikit pun, tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam surga).
وَٱلَّذِينَ يَسْعَوْنَ فِىٓ ءَايَـٰتِنَا مُعَـٰجِزِينَ أُو۟لَـٰٓئِكَ فِى ٱلْعَذَابِ مُحْضَرُونَ 38
waalladziyna yas‘awna fiā 'aāyaātinaā mu‘aājiziyna auwlaāi'ika fiā al‘adzaābi muḥḍaruwna
Dan orang-orang yang berusaha (menentang) ayat-ayat Kami dengan anggapan untuk dapat melemahkan (menggagalkan azab Kami), mereka itu dimasukkan ke dalam azab.
قُلْ إِنَّ رَبِّى يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ وَيَقْدِرُ لَهُۥ ۚ وَمَآ أَنفَقْتُم مِّن شَىْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُۥ ۖ وَهُوَ خَيْرُ ٱلرَّٰزِقِينَ 39
qul iinna rabbiā yabsuṭu alrrizqa liman yasyaā'u min ‘ibaādihiī wayaqdiru lahuū wamaā aanfaqtum mmin syaā'in fahuwa yukhlifuhuū wahuwa khayru alrraāziqiyna
Katakanlah, "Sesungguhnya Tuhan-ku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.
وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ يَقُولُ لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ أَهَـٰٓؤُلَآءِ إِيَّاكُمْ كَانُوا۟ يَعْبُدُونَ 40
wayawma yaḥsyuruhum jamiy‘anā tsumma yaquwlu lilmalaāi'ikahi aahaāu'ulaā'i iiyyaākum kaānuwā ya‘buduwna
Dan (ingatlah) hari (yang pada waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya, kemudian Allah berfirman kepada malaikat, "Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?".
قَالُوا۟ سُبْحَـٰنَكَ أَنتَ وَلِيُّنَا مِن دُونِهِم ۖ بَلْ كَانُوا۟ يَعْبُدُونَ ٱلْجِنَّ ۖ أَكْثَرُهُم بِهِم مُّؤْمِنُونَ 41
qaāluwā subḥaānaka aanta waliyyunaā min duwnihim bal kaānuwā ya‘buduwna aljinna aaktsaruhum bihim mmuu'minuwna
Malaikat-malaikat itu menjawab, "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka, bahkan mereka telah menyembah jin [1243]; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu".
فَٱلْيَوْمَ لَا يَمْلِكُ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ نَّفْعًا وَلَا ضَرًّا وَنَقُولُ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ ذُوقُوا۟ عَذَابَ ٱلنَّارِ ٱلَّتِى كُنتُم بِهَا تُكَذِّبُونَ 42
faalyawma laā yamliku ba‘ḍukum liba‘ḍin nnaf‘anā walaā ḍarranā wanaquwlu lilladziyna ẓalamuwā dzuwquwā ‘adzaāba alnnaāri allatiā kuntum bihaā tukadzdzibuwna
Maka pada hari ini, sebagian kamu tidak berkuasa (untuk memberikan) kemanfaatan dan tidak pula kemudaratan kepada sebagian yang lain. Dan Kami katakan kepada orang-orang yang zalim, "Rasakanlah olehmu azab neraka yang dahulunya kamu dustakan itu".
وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَـٰتُنَا بَيِّنَـٰتٍ قَالُوا۟ مَا هَـٰذَآ إِلَّا رَجُلٌ يُرِيدُ أَن يَصُدَّكُمْ عَمَّا كَانَ يَعْبُدُ ءَابَآؤُكُمْ وَقَالُوا۟ مَا هَـٰذَآ إِلَّآ إِفْكٌ مُّفْتَرًى ۚ وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِلْحَقِّ لَمَّا جَآءَهُمْ إِنْ هَـٰذَآ إِلَّا سِحْرٌ مُّبِينٌ 43
waiidzaā tutlaāā ‘alayhim 'aāyaātunaā bayyinaātin qaāluwā maā haādzaā iillaā rajulun yuriydu aan yaṣuddakum ‘ammaā kaāna ya‘budu 'aābaāu'ukum waqaāluwā maā haādzaā iillaā iifkun mmuftaranā waqaāla alladziyna kafaruwā lilḥaqqi lammaā jaā'ahum iin haādzaā iillaā siḥrun mmubiynun
Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang terang, mereka berkata, "Orang ini tiada lain hanyalah seorang laki-laki yang ingin menghalangi kamu dari apa yang disembah oleh bapak-bapakmu" dan mereka berkata, "(Al-Qur`ān) ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan saja". Dan orang-orang kafir berkata terhadap kebenaran, tatkala kebenaran itu datang kepada mereka, "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata".
وَمَآ ءَاتَيْنَـٰهُم مِّن كُتُبٍ يَدْرُسُونَهَا ۖ وَمَآ أَرْسَلْنَآ إِلَيْهِمْ قَبْلَكَ مِن نَّذِيرٍ 44
wamaā 'aātaynaāhum mmin kutubin yadrusuwnahaā wamaā aarsalnaā iilayhim qablaka min nnadziyrin
Dan Kami tidak pernah memberikan kepada mereka kitab-kitab yang mereka baca dan sekali-kali tidak pernah (pula) mengutus kepada mereka sebelum kamu seorang pemberi peringatan pun.
وَكَذَّبَ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَمَا بَلَغُوا۟ مِعْشَارَ مَآ ءَاتَيْنَـٰهُمْ فَكَذَّبُوا۟ رُسُلِى ۖ فَكَيْفَ كَانَ نَكِيرِ 45
wakadzdzaba alladziyna min qablihim wamaā balaghuwā mi‘syaāra maā 'aātaynaāhum fakadzdzabuwā rusuliā fakayfa kaāna nakiyri
Dan orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan, sedang orang-orang kafir Mekah itu belum sampai menerima sepersepuluh dari apa [1244] yang telah Kami berikan kepada orang-orang dahulu itu, lalu mereka mendustakan rasul-rasul-Ku. Maka alangkah hebatnya akibat kemurkaan-Ku.
۞ قُلْ إِنَّمَآ أَعِظُكُم بِوَٰحِدَةٍ ۖ أَن تَقُومُوا۟ لِلَّهِ مَثْنَىٰ وَفُرَٰدَىٰ ثُمَّ تَتَفَكَّرُوا۟ ۚ مَا بِصَاحِبِكُم مِّن جِنَّةٍ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا نَذِيرٌ لَّكُم بَيْنَ يَدَىْ عَذَابٍ شَدِيدٍ 46
qul iinnamaā aa‘iẓukum biwaāḥidahin aan taquwmuwā lillahi matsnaāā wafuraādaāā tsumma tatafakkaruwā maā biṣaāḥibikum mmin jinnahin iin huwa iillaā nadziyrun llakum bayna yadaā ‘adzaābin syadiydin
Katakanlah, "Sesungguhnya aku hendak memperingatkan kepadamu suatu hal saja, yaitu supaya kamu menghadap Allah (dengan ikhlas) berdua-dua atau sendiri-sendiri, kemudian kamu pikirkan (tentang Muhammad) tidak ada penyakit gila sedikit pun pada kawanmu itu. Dia tidak lain hanyalah pemberi peringatan bagi kamu sebelum (menghadapi) azab yang keras [1245].
قُلْ مَا سَأَلْتُكُم مِّنْ أَجْرٍ فَهُوَ لَكُمْ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ شَهِيدٌ 47
qul maā saaaltukum mmin aajrin fahuwa lakum iin aajriāa iillaā ‘alaā alllahi wahuwa ‘alaāā kulli syaā'in syahiydun
Katakanlah, "Upah apa pun yang aku minta kepadamu, maka itu untuk kamu [1246]. Upahku hanyalah dari Allah dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu".
قُلْ إِنَّ رَبِّى يَقْذِفُ بِٱلْحَقِّ عَلَّـٰمُ ٱلْغُيُوبِ 48
qul iinna rabbiā yaqdzifu bialḥaqqi ‘allaāmu alghuyuwbi
Katakanlah, "Sesungguhnya Tuhan-ku mewahyukan kebenaran. Dia Maha Mengetahui segala yang gaib".
قُلْ جَآءَ ٱلْحَقُّ وَمَا يُبْدِئُ ٱلْبَـٰطِلُ وَمَا يُعِيدُ 49
qul jaā'a alḥaqqu wamaā yubdii'u albaāṭilu wamaā yu‘iydu
Katakanlah, "Kebenaran telah datang dan yang batil itu tidak akan memulai dan tidak (pula) akan mengulangi [1247]".
قُلْ إِن ضَلَلْتُ فَإِنَّمَآ أَضِلُّ عَلَىٰ نَفْسِى ۖ وَإِنِ ٱهْتَدَيْتُ فَبِمَا يُوحِىٓ إِلَىَّ رَبِّىٓ ۚ إِنَّهُۥ سَمِيعٌ قَرِيبٌ 50
qul iin ḍalaltu faiinnamaā aaḍillu ‘alaāā nafsiā waiini ahtadaytu fabimaā yuwḥiā iilaāāa rabbiā iinnahuū samiy‘un qariybun
Katakanlah, "Jika aku sesat, maka sesungguhnya aku sesat atas kemudaratan diriku sendiri dan jika aku mendapat petunjuk, maka itu adalah disebabkan apa yang diwahyukan Tuhan-ku kepadaku. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Dekat".
وَلَوْ تَرَىٰٓ إِذْ فَزِعُوا۟ فَلَا فَوْتَ وَأُخِذُوا۟ مِن مَّكَانٍ قَرِيبٍ 51
walaw taraāā iidz fazi‘uwā falaā fawta waaukhidzuwā min mmakaānin qariybin
Dan (alangkah hebatnya) jikalau kamu melihat ketika mereka (orang-orang kafir) terperanjat ketakutan (pada hari kiamat), maka mereka tidak dapat melepaskan diri dan mereka ditangkap dari tempat yang dekat (untuk dibawa ke neraka).
وَقَالُوٓا۟ ءَامَنَّا بِهِۦ وَأَنَّىٰ لَهُمُ ٱلتَّنَاوُشُ مِن مَّكَانٍۭ بَعِيدٍ 52
waqaāluwā 'aāmannaā bihiī waaannaāā lahumu alttanaāwusyu min mmakaānin ba‘iydin
dan (pada waktu itu) mereka berkata, "Kami beriman kepada Allah", bagaimanakah mereka dapat mencapai (keimanan) dari tempat yang jauh itu [1248].
وَقَدْ كَفَرُوا۟ بِهِۦ مِن قَبْلُ ۖ وَيَقْذِفُونَ بِٱلْغَيْبِ مِن مَّكَانٍۭ بَعِيدٍ 53
waqad kafaruwā bihiī min qablu wayaqdzifuwna bialghaybi min mmakaānin ba‘iydin
Dan sesungguhnya, mereka telah mengingkari Allah sebelum itu dan mereka menduga-duga tentang yang gaib dari tempat yang jauh.
وَحِيلَ بَيْنَهُمْ وَبَيْنَ مَا يَشْتَهُونَ كَمَا فُعِلَ بِأَشْيَاعِهِم مِّن قَبْلُ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ فِى شَكٍّ مُّرِيبٍۭ 54
waḥiyla baynahum wabayna maā yasytahuwna kamaā fu‘ila biaasyyaā‘ihim mmin qablu iinnahum kaānuwā fiā syakkin mmuriybin
Dan dihalangi antara mereka dengan apa yang mereka ingini [1249] sebagaimana yang dilakukan terhadap orang-orang yang serupa dengan mereka pada masa dahulu. Sesungguhnya, mereka dahulu (di dunia) dalam keraguan yang mendalam.
← Surah sebelumnya
Surah berikutnya →