الٓر
ۚ
تِلْكَ
ءَايَـٰتُ
ٱلْكِتَـٰبِ
وَقُرْءَانٍ
مُّبِينٍ
1
Alif
Lām
Rā
Alif
Lām
Rā.
(surah)
ini
adalah
(sebagian
dari)
ayat-ayat
Alkitab
(yang
sempurna),
yaitu
(ayat-ayat)
Al-Qur`ān
yang
memberi
penjelasan.
رُّبَمَا
يَوَدُّ
ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
لَوْ
كَانُوا۟
مُسْلِمِينَ
2
rrubamaā
yawaddu
alladziyna
kafaruwā
law
kaānuwā
muslimiyna
Orang-orang
yang
kafir
itu
seringkali
(nanti
di
akhirat)
menginginkan
kiranya
mereka
dahulu
(di
dunia)
menjadi
orang-orang
muslim.
ذَرْهُمْ
يَأْكُلُوا۟
وَيَتَمَتَّعُوا۟
وَيُلْهِهِمُ
ٱلْأَمَلُ
ۖ
فَسَوْفَ
يَعْلَمُونَ
3
dzarhum
yaakuluwā
wayatamatta‘uwā
wayulhihimu
alaamalu
fasawfa
ya‘lamuwna
Biarkanlah
mereka
(di
dunia
ini)
makan
dan
bersenang-senang
dan
dilalaikan
oleh
angan-angan
(kosong),
maka
kelak
mereka
akan
mengetahui
(akibat
perbuatan
mereka).
وَمَآ
أَهْلَكْنَا
مِن
قَرْيَةٍ
إِلَّا
وَلَهَا
كِتَابٌ
مَّعْلُومٌ
4
wamaā
aahlaknaā
min
qaryahin
iillaā
walahaā
kitaābun
mma‘luwmun
Dan
Kami
tiada
membinasakan
sesuatu
negeri
pun,
melainkan
ada
baginya
ketentuan
masa
yang
telah
ditetapkan.
مَّا
تَسْبِقُ
مِنْ
أُمَّةٍ
أَجَلَهَا
وَمَا
يَسْتَـْٔخِرُونَ
5
mmaā
tasbiqu
min
aummahin
aajalahaā
wamaā
yastakhiruwna
Tidak
ada
suatu
umat
pun
yang
dapat
mendahului
ajalnya
dan
tidak
(pula)
dapat
mengundurkan(nya).
وَقَالُوا۟
يَـٰٓأَيُّهَا
ٱلَّذِى
نُزِّلَ
عَلَيْهِ
ٱلذِّكْرُ
إِنَّكَ
لَمَجْنُونٌ
6
waqaāluwā
yaāaayyuhaā
alladziā
nuzzila
‘alayhi
aldzdzikru
iinnaka
lamajnuwnun
Mereka
berkata,
"Hai
orang
yang
diturunkan
Al-Qur`ān
kepadanya,
sesungguhnya
kamu
benar-benar
orang
yang
gila
[792].
لَّوْ
مَا
تَأْتِينَا
بِٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ
إِن
كُنتَ
مِنَ
ٱلصَّـٰدِقِينَ
7
llaw
maā
taatiynaā
bialmalaāi'ikahi
iin
kunta
mina
alṣṣaādiqiyna
Mengapa
kamu
tidak
mendatangkan
malaikat
kepada
kami,
jika
kamu
termasuk
orang-orang
yang
benar?"
مَا
نُنَزِّلُ
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ
إِلَّا
بِٱلْحَقِّ
وَمَا
كَانُوٓا۟
إِذًا
مُّنظَرِينَ
8
maā
nunazzilu
almalaāi'ikaha
iillaā
bialḥaqqi
wamaā
kaānuwā
iidzanā
mmunẓariyna
Kami
tidak
menurunkan
malaikat,
melainkan
dengan
benar
(untuk
membawa
azab)
dan
tiadalah
mereka
ketika
itu
diberi
tangguh.
إِنَّا
نَحْنُ
نَزَّلْنَا
ٱلذِّكْرَ
وَإِنَّا
لَهُۥ
لَحَـٰفِظُونَ
9
iinnaā
naḥnu
nazzalnaā
aldzdzikra
waiinnaā
lahuū
laḥaāfiẓuwna
Sesungguhnya
Kami-lah
yang
menurunkan
Al-Qur`ān
dan
sesungguhnya
Kami
benar-benar
memeliharanya
[793].
وَلَقَدْ
أَرْسَلْنَا
مِن
قَبْلِكَ
فِى
شِيَعِ
ٱلْأَوَّلِينَ
10
walaqad
aarsalnaā
min
qablika
fiā
syiya‘i
alaawwaliyna
Dan
sesungguhnya
Kami
telah
mengutus
(beberapa
rasul)
sebelum
kamu
kepada
umat-umat
yang
terdahulu.
وَمَا
يَأْتِيهِم
مِّن
رَّسُولٍ
إِلَّا
كَانُوا۟
بِهِۦ
يَسْتَهْزِءُونَ
11
wamaā
yaatiyhim
mmin
rrasuwlin
iillaā
kaānuwā
bihiī
yastahzi'uwna
Dan
tidak
datang
seorang
rasul
pun
kepada
mereka,
melainkan
mereka
selalu
memperolok-olokkannya.
كَذَٰلِكَ
نَسْلُكُهُۥ
فِى
قُلُوبِ
ٱلْمُجْرِمِينَ
12
kadzaālika
naslukuhuū
fiā
quluwbi
almujrimiyna
Demikianlah,
Kami
mamasukkan
(rasa
ingkar
dan
memperolok-olokkan
itu)
ke
dalam
hati
orang-orang
yang
berdosa
(orang-orang
kafir),
لَا
يُؤْمِنُونَ
بِهِۦ
ۖ
وَقَدْ
خَلَتْ
سُنَّةُ
ٱلْأَوَّلِينَ
13
laā
yuu'minuwna
bihiī
waqad
khalat
sunnahu
alaawwaliyna
mereka
tidak
beriman
kepadanya
(Al-Qur`ān)
dan
sesungguhnya
telah
berlalu
sunatullah
terhadap
orang-orang
dahulu
[794]
.
وَلَوْ
فَتَحْنَا
عَلَيْهِم
بَابًا
مِّنَ
ٱلسَّمَآءِ
فَظَلُّوا۟
فِيهِ
يَعْرُجُونَ
14
walaw
fataḥnaā
‘alayhim
baābanā
mmina
alssamaā'i
faẓalluwā
fiyhi
ya‘rujuwna
Dan
jika
seandainya
Kami
membukakan
kepada
mereka
salah
satu
dari
(pintu-pintu)
langit,
lalu
mereka
terus-menerus
naik
ke
atasnya,
لَقَالُوٓا۟
إِنَّمَا
سُكِّرَتْ
أَبْصَـٰرُنَا
بَلْ
نَحْنُ
قَوْمٌ
مَّسْحُورُونَ
15
laqaāluwā
iinnamaā
sukkirat
aabṣaārunaā
bal
naḥnu
qawmun
mmasḥuwruwna
tentulah
mereka
berkata,
"Sesungguhnya
pandangan
kamilah
yang
dikaburkan,
bahkan
kami
adalah
orang
orang
yang
kena
sihir".
وَلَقَدْ
جَعَلْنَا
فِى
ٱلسَّمَآءِ
بُرُوجًا
وَزَيَّنَّـٰهَا
لِلنَّـٰظِرِينَ
16
walaqad
ja‘alnaā
fiā
alssamaā'i
buruwjanā
wazayyannaāhaā
lilnnaāẓiriyna
Dan
sesungguhnya
Kami
telah
menciptakan
gugusan
bintang-bintang
(di
langit)
dan
Kami
telah
menghiasi
langit
itu
bagi
orang-orang
yang
memandang(nya),
وَحَفِظْنَـٰهَا
مِن
كُلِّ
شَيْطَـٰنٍ
رَّجِيمٍ
17
waḥafiẓnaāhaā
min
kulli
syayṭaānin
rrajiymin
dan
Kami
menjaganya
dari
tiap-tiap
setan
yang
terkutuk,
إِلَّا
مَنِ
ٱسْتَرَقَ
ٱلسَّمْعَ
فَأَتْبَعَهُۥ
شِهَابٌ
مُّبِينٌ
18
iillaā
mani
astaraqa
alssam‘a
faaatba‘ahuū
syihaābun
mmubiynun
kecuali
setan
yang
mencuri-curi
(berita)
yang
dapat
didengar
(dari
malaikat),
lalu
dia
dikejar
oleh
semburan
api
yang
terang.
وَٱلْأَرْضَ
مَدَدْنَـٰهَا
وَأَلْقَيْنَا
فِيهَا
رَوَٰسِىَ
وَأَنۢبَتْنَا
فِيهَا
مِن
كُلِّ
شَىْءٍ
مَّوْزُونٍ
19
waalaarḍa
madadnaāhaā
waaalqaynaā
fiyhaā
rawaāsiāa
waaanbatnaā
fiyhaā
min
kulli
syaā'in
mmawzuwnin
Dan
Kami
telah
menghamparkan
bumi
dan
menjadikan
padanya
gunung-gunung
dan
Kami
tumbuhkan
padanya
segala
sesuatu
menurut
ukuran.
وَجَعَلْنَا
لَكُمْ
فِيهَا
مَعَـٰيِشَ
وَمَن
لَّسْتُمْ
لَهُۥ
بِرَٰزِقِينَ
20
waja‘alnaā
lakum
fiyhaā
ma‘aāyisya
waman
llastum
lahuū
biraāziqiyna
Dan
Kami
telah
menjadikan
untukmu
di
bumi
keperluan-keperluan
hidup
dan
(Kami
menciptakan
pula)
makhluk-makhluk
yang
kamu
sekali-kali
bukan
pemberi
rezeki
kepadanya.
وَإِن
مِّن
شَىْءٍ
إِلَّا
عِندَنَا
خَزَآئِنُهُۥ
وَمَا
نُنَزِّلُهُۥٓ
إِلَّا
بِقَدَرٍ
مَّعْلُومٍ
21
waiin
mmin
syaā'in
iillaā
‘indanaā
khazaāi'inuhuū
wamaā
nunazziluhuū
iillaā
biqadarin
mma‘luwmin
Dan
tidak
ada
sesuatu
pun,
melainkan
pada
sisi
Kami-lah
khazanahnya
[795]
dan
Kami
tidak
menurunkannya,
melainkan
dengan
ukuran
yang
tertentu.
وَأَرْسَلْنَا
ٱلرِّيَـٰحَ
لَوَٰقِحَ
فَأَنزَلْنَا
مِنَ
ٱلسَّمَآءِ
مَآءً
فَأَسْقَيْنَـٰكُمُوهُ
وَمَآ
أَنتُمْ
لَهُۥ
بِخَـٰزِنِينَ
22
waaarsalnaā
alrriyaāḥa
lawaāqiḥa
faaanzalnaā
mina
alssamaā'i
maā'an
faaasqaynaākumuwhu
wamaā
aantum
lahuū
bikhaāziniyna
Dan
Kami
telah
meniupkan
angin
untuk
mengawinkan
(tumbuh-tumbuhan)
dan
Kami
turunkan
hujan
dari
langit,
lalu
Kami
beri
minum
kamu
dengan
air
itu
dan
sekali-kali
bukanlah
kamu
yang
menyimpannya.
وَإِنَّا
لَنَحْنُ
نُحْىِۦ
وَنُمِيتُ
وَنَحْنُ
ٱلْوَٰرِثُونَ
23
waiinnaā
lanaḥnu
nuḥāiī
wanumiytu
wanaḥnu
alwaāritsuwna
Dan
sesungguhnya
benar-benar
Kami-lah
yang
menghidupkan
dan
mematikan
dan
Kami
(pulalah)
yang
mewarisi.
وَلَقَدْ
عَلِمْنَا
ٱلْمُسْتَقْدِمِينَ
مِنكُمْ
وَلَقَدْ
عَلِمْنَا
ٱلْمُسْتَـْٔخِرِينَ
24
walaqad
‘alimnaā
almustaqdimiyna
minkum
walaqad
‘alimnaā
almustakhiriyna
Dan
sesungguhnya
Kami
telah
mengetahui
orang-orang
yang
terdahulu
daripada-mu
dan
sesungguhnya
Kami
mengetahui
pula
orang-orang
yang
terkemudian
(daripadamu).
وَإِنَّ
رَبَّكَ
هُوَ
يَحْشُرُهُمْ
ۚ
إِنَّهُۥ
حَكِيمٌ
عَلِيمٌ
25
waiinna
rabbaka
huwa
yaḥsyuruhum
iinnahuū
ḥakiymun
‘aliymun
Sesungguhnya
Tuhan-mu,
Dia-lah
yang
akan
menghimpunkan
mereka.
Sesungguhnya
Dia
adalah
Maha
Bijaksana
lagi
Maha
Mengetahui.
وَلَقَدْ
خَلَقْنَا
ٱلْإِنسَـٰنَ
مِن
صَلْصَـٰلٍ
مِّنْ
حَمَإٍ
مَّسْنُونٍ
26
walaqad
khalaqnaā
aliinsaāna
min
ṣalṣaālin
mmin
ḥamaiin
mmasnuwnin
Dan
sesungguhnya
Kami
telah
menciptakan
manusia
(Adam)
dari
tanah
liat
kering
(yang
berasal)
dari
lumpur
hitam
yang
diberi
bentuk.
وَٱلْجَآنَّ
خَلَقْنَـٰهُ
مِن
قَبْلُ
مِن
نَّارِ
ٱلسَّمُومِ
27
waaljaānna
khalaqnaāhu
min
qablu
min
nnaāri
alssamuwmi
Dan
Kami
telah
menciptakan
jin
sebelum
(Adam)
dari
api
yang
sangat
panas.
وَإِذْ
قَالَ
رَبُّكَ
لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ
إِنِّى
خَـٰلِقٌۢ
بَشَرًا
مِّن
صَلْصَـٰلٍ
مِّنْ
حَمَإٍ
مَّسْنُونٍ
28
waiidz
qaāla
rabbuka
lilmalaāi'ikahi
iinniā
khaāliqun
basyaranā
mmin
ṣalṣaālin
mmin
ḥamaiin
mmasnuwnin
Dan
(ingatlah)
ketika
Tuhan-mu
berfirman
kepada
para
malaikat,
"Sesungguhnya
Aku
akan
menciptakan
seorang
manusia
dari
tanah
liat
kering
(yang
berasal)
dari
lumpur
hitam
yang
diberi
bentuk.
فَإِذَا
سَوَّيْتُهُۥ
وَنَفَخْتُ
فِيهِ
مِن
رُّوحِى
فَقَعُوا۟
لَهُۥ
سَـٰجِدِينَ
29
faiidzaā
sawwaytuhuū
wanafakhtu
fiyhi
min
rruwḥiā
faqa‘uwā
lahuū
saājidiyna
Maka
apabila
Aku
telah
menyempurnakan
kejadiannya
dan
telah
meniupkan
ke
dalamnya
roh
(ciptaan)-Ku,
maka
tunduklah
kamu
kepadanya
dengan
bersujud
[796].
فَسَجَدَ
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ
كُلُّهُمْ
أَجْمَعُونَ
30
fasajada
almalaāi'ikahu
kulluhum
aajma‘uwna
Maka
bersujudlah
para
malaikat
itu
semuanya
bersama-sama,
إِلَّآ
إِبْلِيسَ
أَبَىٰٓ
أَن
يَكُونَ
مَعَ
ٱلسَّـٰجِدِينَ
31
iillaā
iibliysa
aabaāā
aan
yakuwna
ma‘a
alssaājidiyna
kecuali
iblis.
Ia
enggan
ikut
besama-sama
(malaikat)
yang
sujud
itu.
قَالَ
يَـٰٓإِبْلِيسُ
مَا
لَكَ
أَلَّا
تَكُونَ
مَعَ
ٱلسَّـٰجِدِينَ
32
qaāla
yaāiibliysu
maā
laka
aallaā
takuwna
ma‘a
alssaājidiyna
Allah
berfirman,
"Hai
iblis,
apa
sebabnya
kamu
tidak
(ikut
sujud)
bersama-sama
mereka
yang
sujud
itu?"
قَالَ
لَمْ
أَكُن
لِّأَسْجُدَ
لِبَشَرٍ
خَلَقْتَهُۥ
مِن
صَلْصَـٰلٍ
مِّنْ
حَمَإٍ
مَّسْنُونٍ
33
qaāla
lam
aakun
lliaasjuda
libasyarin
khalaqtahuū
min
ṣalṣaālin
mmin
ḥamaiin
mmasnuwnin
Berkata
Iblis,
"Aku
sekali-kali
tidak
akan
sujud
kepada
manusia
yang
Engkau
telah
menciptakannya
dari
tanah
liat
kering
(yang
berasal)
dari
lumpur
hitam
yang
diberi
bentuk"
قَالَ
فَٱخْرُجْ
مِنْهَا
فَإِنَّكَ
رَجِيمٌ
34
qaāla
faakhruj
minhaā
faiinnaka
rajiymun
Allah
berfirman,
"Keluarlah
dari
surga
karena
sesungguhnya
kamu
terkutuk,
وَإِنَّ
عَلَيْكَ
ٱللَّعْنَةَ
إِلَىٰ
يَوْمِ
ٱلدِّينِ
35
waiinna
‘alayka
allla‘naha
iilaāā
yawmi
alddiyni
dan
sesungguhnya
kutukan
itu
tetap
menimpamu
sampai
hari
kiamat".
قَالَ
رَبِّ
فَأَنظِرْنِىٓ
إِلَىٰ
يَوْمِ
يُبْعَثُونَ
36
qaāla
rabbi
faaanẓirniā
iilaāā
yawmi
yub‘atsuwna
Berkata
iblis,
"Ya
Tuhan-ku,
(kalau
begitu)
maka
beri
tangguhlah
kepadaku
sampai
hari
(manusia)
dibangkitkan"
[797].
قَالَ
فَإِنَّكَ
مِنَ
ٱلْمُنظَرِينَ
37
qaāla
faiinnaka
mina
almunẓariyna
Allah
berfirman,
"(Kalau
begitu)
maka
sesungguhnya
kamu
termasuk
orang-orang
yang
diberi
tangguh,
إِلَىٰ
يَوْمِ
ٱلْوَقْتِ
ٱلْمَعْلُومِ
38
iilaāā
yawmi
alwaqti
alma‘luwmi
sampai
hari
(suatu)
waktu
yang
telah
ditentukan
[798]".
قَالَ
رَبِّ
بِمَآ
أَغْوَيْتَنِى
لَأُزَيِّنَنَّ
لَهُمْ
فِى
ٱلْأَرْضِ
وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ
أَجْمَعِينَ
39
qaāla
rabbi
bimaā
aaghwaytaniā
laauzayyinanna
lahum
fiā
alaarḍi
walaaughwiyannahum
aajma‘iyna
Iblis
berkata,
"Ya
Tuhan-ku,
oleh
sebab
Engkau
telah
memutuskan
bahwa
aku
sesat,
pasti
aku
akan
menjadikan
mereka
memandang
baik
(perbuatan
maksiat)
di
muka
bumi
dan
pasti
aku
akan
menyesatkan
mereka
semuanya,
إِلَّا
عِبَادَكَ
مِنْهُمُ
ٱلْمُخْلَصِينَ
40
iillaā
‘ibaādaka
minhumu
almukhlaṣiyna
kecuali
hamba-hamba
Engkau
yang
mukhlis
[799]
di
antara
mereka".
قَالَ
هَـٰذَا
صِرَٰطٌ
عَلَىَّ
مُسْتَقِيمٌ
41
qaāla
haādzaā
ṣiraāṭun
‘alaāāa
mustaqiymun
Allah
berfirman,
"Ini
adalah
jalan
yang
lurus;
kewajiban
Aku-lah
(menjaganya)
[800].
إِنَّ
عِبَادِى
لَيْسَ
لَكَ
عَلَيْهِمْ
سُلْطَـٰنٌ
إِلَّا
مَنِ
ٱتَّبَعَكَ
مِنَ
ٱلْغَاوِينَ
42
iinna
‘ibaādiā
laysa
laka
‘alayhim
sulṭaānun
iillaā
mani
attaba‘aka
mina
alghaāwiyna
Sesungguhnya
hamba-hamba-Ku
tidak
ada
kekuasaan
bagimu
terhadap
mereka,
kecuali
orang-orang
yang
mengikut
kamu,
yaitu
orang-orang
yang
sesat.
وَإِنَّ
جَهَنَّمَ
لَمَوْعِدُهُمْ
أَجْمَعِينَ
43
waiinna
jahannama
lamaw‘iduhum
aajma‘iyna
Dan
sesungguhnya
Jahanam
itu
benar-benar
tempat
yang
telah
diancamkan
kepada
mereka
(pengikut-pengikut
setan)
semuanya.
لَهَا
سَبْعَةُ
أَبْوَٰبٍ
لِّكُلِّ
بَابٍ
مِّنْهُمْ
جُزْءٌ
مَّقْسُومٌ
44
lahaā
sab‘ahu
aabwaābin
llikulli
baābin
mminhum
juz'un
mmaqsuwmun
Jahanam
itu
mempunyai
tujuh
pintu.
Tiap-tiap
pintu
(telah
ditetapkan)
untuk
golongan
yang
tertentu
dari
mereka.
إِنَّ
ٱلْمُتَّقِينَ
فِى
جَنَّـٰتٍ
وَعُيُونٍ
45
iinna
almuttaqiyna
fiā
jannaātin
wa‘uyuwnin
Sesungguhnya
orang-orang
yang
bertakwa
itu
berada
dalam
surga
(taman-taman)
dan
(di
dekat)
mata
air-mata
air
(yang
mengalir).
ٱدْخُلُوهَا
بِسَلَـٰمٍ
ءَامِنِينَ
46
adkhuluwhaā
bisalaāmin
'aāminiyna
(Dikatakan
kepada
mereka),
"Masuklah
ke
dalamnya
dengan
sejahtera
lagi
aman
[801]".
وَنَزَعْنَا
مَا
فِى
صُدُورِهِم
مِّنْ
غِلٍّ
إِخْوَٰنًا
عَلَىٰ
سُرُرٍ
مُّتَقَـٰبِلِينَ
47
wanaza‘naā
maā
fiā
ṣuduwrihim
mmin
ghillin
iikhwaānanā
‘alaāā
sururin
mmutaqaābiliyna
Dan
Kami
lenyapkan
segala
rasa
dendam
yang
berada
dalam
hati
mereka,
sedang
mereka
merasa
bersaudara
duduk
berhadap-hadapan
di
atas
dipan-dipan.
لَا
يَمَسُّهُمْ
فِيهَا
نَصَبٌ
وَمَا
هُم
مِّنْهَا
بِمُخْرَجِينَ
48
laā
yamassuhum
fiyhaā
naṣabun
wamaā
hum
mminhaā
bimukhrajiyna
Mereka
tidak
merasa
lelah
di
dalamnya
dan
mereka
sekali-kali
tidak
akan
dikeluarkan
daripadanya.
۞
نَبِّئْ
عِبَادِىٓ
أَنِّىٓ
أَنَا
ٱلْغَفُورُ
ٱلرَّحِيمُ
49
nabbii'
‘ibaādiā
aanniā
aanaā
alghafuwru
alrraḥiymu
Kabarkanlah
kepada
hamba-hamba-Ku
bahwa
sesungguhnya
Aku-lah
Yang
Maha
Pengampun
lagi
Maha
Penyayang,
وَأَنَّ
عَذَابِى
هُوَ
ٱلْعَذَابُ
ٱلْأَلِيمُ
50
waaanna
‘adzaābiā
huwa
al‘adzaābu
alaaliymu
dan
bahwa
sesungguhnya
azab-Ku
adalah
azab
yang
sangat
pedih.
وَنَبِّئْهُمْ
عَن
ضَيْفِ
إِبْرَٰهِيمَ
51
wanabbii'hum
‘an
ḍayfi
iibraāhiyma
Dan
kabarkanlah
kepada
mereka
tentang
tamu-tamu
Ibrāhīm
[802]
.
إِذْ
دَخَلُوا۟
عَلَيْهِ
فَقَالُوا۟
سَلَـٰمًا
قَالَ
إِنَّا
مِنكُمْ
وَجِلُونَ
52
iidz
dakhaluwā
‘alayhi
faqaāluwā
salaāmanā
qaāla
iinnaā
minkum
wajiluwna
Ketika
mereka
masuk
ke
tempatnya,
lalu
mereka
mengucapkan,
"Salām".
Berkata
Ibrāhīm,
"Sesungguhnya
kami
merasa
takut
kepadamu".
قَالُوا۟
لَا
تَوْجَلْ
إِنَّا
نُبَشِّرُكَ
بِغُلَـٰمٍ
عَلِيمٍ
53
qaāluwā
laā
tawjal
iinnaā
nubasysyiruka
bighulaāmin
‘aliymin
Mereka
berkata,
"Janganlah
kamu
merasa
takut,
sesungguhnya
kami
memberi
kabar
gembira
kepadamu
dengan
(kelahiran
seorang)
anak
laki-laki
(yang
akan
menjadi)
orang
yang
alim
[803]".
قَالَ
أَبَشَّرْتُمُونِى
عَلَىٰٓ
أَن
مَّسَّنِىَ
ٱلْكِبَرُ
فَبِمَ
تُبَشِّرُونَ
54
qaāla
aabasysyartumuwniā
‘alaāā
aan
mmassaniāa
alkibaru
fabima
tubasysyiruwna
Berkata
Ibrāhīm,
"Apakah
kamu
memberi
kabar
gembira
kepadaku
padahal
usiaku
telah
lanjut,
maka
dengan
cara
bagaimanakah
(terlaksananya)
berita
gembira
yang
kamu
kabarkan
ini?"
قَالُوا۟
بَشَّرْنَـٰكَ
بِٱلْحَقِّ
فَلَا
تَكُن
مِّنَ
ٱلْقَـٰنِطِينَ
55
qaāluwā
basysyarnaāka
bialḥaqqi
falaā
takun
mmina
alqaāniṭiyna
Mereka
menjawab,
"Kami
menyampaikan
kabar
gembira
kepadamu
dengan
benar,
maka
janganlah
kamu
termasuk
orang-orang
yang
berputus
asa".
قَالَ
وَمَن
يَقْنَطُ
مِن
رَّحْمَةِ
رَبِّهِۦٓ
إِلَّا
ٱلضَّآلُّونَ
56
qaāla
waman
yaqnaṭu
min
rraḥmahi
rabbihiī
iillaā
alḍḍaālluwna
Ibrāhīm
berkata,
"Tidak
ada
orang
yang
berputus
asa
dari
rahmat
Tuhan-nya,
kecuali
orang-orang
yang
sesat".
قَالَ
فَمَا
خَطْبُكُمْ
أَيُّهَا
ٱلْمُرْسَلُونَ
57
qaāla
famaā
khaṭbukum
aayyuhaā
almursaluwna
Berkata
(pula)
Ibrāhīm,
"Apakah
urusanmu
yang
penting
(selain
itu),
hai
para
utusan?"
قَالُوٓا۟
إِنَّآ
أُرْسِلْنَآ
إِلَىٰ
قَوْمٍ
مُّجْرِمِينَ
58
qaāluwā
iinnaā
aursilnaā
iilaāā
qawmin
mmujrimiyna
Mereka
menjawab,
"Kami
sesungguhnya
diutus
kepada
kaum
yang
berdosa,
إِلَّآ
ءَالَ
لُوطٍ
إِنَّا
لَمُنَجُّوهُمْ
أَجْمَعِينَ
59
iillaā
'aāla
luwṭin
iinnaā
lamunajjuwhum
aajma‘iyna
kecuali
Lūṭ
beserta
pengikut-pengikutnya.
Sesungguhnya
Kami
akan
menyelamatkan
mereka
semuanya,
إِلَّا
ٱمْرَأَتَهُۥ
قَدَّرْنَآ
ۙ
إِنَّهَا
لَمِنَ
ٱلْغَـٰبِرِينَ
60
iillaā
amraaatahuū
qaddarnaā
iinnahaā
lamina
alghaābiriyna
kecuali
istrinya,
Kami
telah
menentukan
bahwa
sesungguhnya
ia
itu
termasuk
orang-orang
yang
tertinggal
(bersama-sama
dengan
orang
kafir
lainnya)".
فَلَمَّا
جَآءَ
ءَالَ
لُوطٍ
ٱلْمُرْسَلُونَ
61
falammaā
jaā'a
'aāla
luwṭin
almursaluwna
Maka
tatkala
para
utusan
itu
datang
kepada
kaum
Lūṭ
beserta
pengikut-pengikutnya.
قَالَ
إِنَّكُمْ
قَوْمٌ
مُّنكَرُونَ
62
qaāla
iinnakum
qawmun
mmunkaruwna
ia
berkata,
"Sesungguhnya
kamu
adalah
orang-orang
yang
tidak
dikenal".
قَالُوا۟
بَلْ
جِئْنَـٰكَ
بِمَا
كَانُوا۟
فِيهِ
يَمْتَرُونَ
63
qaāluwā
bal
jii'naāka
bimaā
kaānuwā
fiyhi
yamtaruwna
Para
utusan
menjawab,
"Sebenarnya
kami
ini
datang
kepadamu
dengan
membawa
azab
yang
selalu
mereka
dustakan.
وَأَتَيْنَـٰكَ
بِٱلْحَقِّ
وَإِنَّا
لَصَـٰدِقُونَ
64
waaataynaāka
bialḥaqqi
waiinnaā
laṣaādiquwna
Dan
kami
datang
kepadamu
membawa
kebenaran
dan
sesungguhnya
kami
betul-betul
orang-orang
benar.
فَأَسْرِ
بِأَهْلِكَ
بِقِطْعٍ
مِّنَ
ٱلَّيْلِ
وَٱتَّبِعْ
أَدْبَـٰرَهُمْ
وَلَا
يَلْتَفِتْ
مِنكُمْ
أَحَدٌ
وَٱمْضُوا۟
حَيْثُ
تُؤْمَرُونَ
65
faaasri
biaahlika
biqiṭ‘in
mmina
allayli
waattabi‘
aadbaārahum
walaā
yaltafit
minkum
aaḥadun
waamḍuwā
ḥaytsu
tuu'maruwna
Maka
pergilah
kamu
di
akhir
malam
dengan
membawa
keluargamu
dan
ikutilah
mereka
dari
belakang
dan
janganlah
seorang
pun
di
antara
kamu
menoleh
ke
belakang
[804]
dan
teruskanlah
perjalanan
ke
tempat
yang
diperintahkan
kepadamu".
وَقَضَيْنَآ
إِلَيْهِ
ذَٰلِكَ
ٱلْأَمْرَ
أَنَّ
دَابِرَ
هَـٰٓؤُلَآءِ
مَقْطُوعٌ
مُّصْبِحِينَ
66
waqaḍaynaā
iilayhi
dzaālika
alaamra
aanna
daābira
haāu'ulaā'i
maqṭuw‘un
mmuṣbiḥiyna
Dan
telah
Kami
wahyukan
kepadanya
(Lūṭ)
perkara
itu,
yaitu
bahwa
mereka
akan
ditumpas
habis
pada
waktu
subuh.
وَجَآءَ
أَهْلُ
ٱلْمَدِينَةِ
يَسْتَبْشِرُونَ
67
wajaā'a
aahlu
almadiynahi
yastabsyiruwna
Dan
datanglah
penduduk
kota
itu
(ke
rumah
Lūṭ)
dengan
gembira
(karena)
kedatangan
tamu-tamu
itu
[805].
قَالَ
إِنَّ
هَـٰٓؤُلَآءِ
ضَيْفِى
فَلَا
تَفْضَحُونِ
68
qaāla
iinna
haāu'ulaā'i
ḍayfiā
falaā
tafḍaḥuwni
Lūṭ
berkata,
"Sesungguhnya
mereka
adalah
tamuku,
maka
janganlah
kamu
memberi
malu
(kepadaku),
وَٱتَّقُوا۟
ٱللَّهَ
وَلَا
تُخْزُونِ
69
waattaquwā
alllaha
walaā
tukhzuwni
dan
bertakwalah
kepada
Allah
dan
janganlah
kamu
membuat
aku
terhina".
قَالُوٓا۟
أَوَلَمْ
نَنْهَكَ
عَنِ
ٱلْعَـٰلَمِينَ
70
qaāluwā
aawalam
nanhaka
‘ani
al‘aālamiyna
Mereka
berkata,
"Dan
bukankah
kami
telah
melarangmu
dari
(melindungi)
manusia
[806]?"
قَالَ
هَـٰٓؤُلَآءِ
بَنَاتِىٓ
إِن
كُنتُمْ
فَـٰعِلِينَ
71
qaāla
haāu'ulaā'i
banaātiā
iin
kuntum
faā‘iliyna
Lūṭ
berkata,
"Inilah
putri-putri
(negeri)
ku
(kawinlah
dengan
mereka),
jika
kamu
hendak
berbuat
(secara
yang
halal)".
لَعَمْرُكَ
إِنَّهُمْ
لَفِى
سَكْرَتِهِمْ
يَعْمَهُونَ
72
la‘amruka
iinnahum
lafiā
sakratihim
ya‘mahuwna
(Allah
berfirman),
"Demi
umurmu
[807]
(Muhammad),
sesungguhnya
mereka
terombang-ambing
di
dalam
kemabukan
(kesesatan)".
فَأَخَذَتْهُمُ
ٱلصَّيْحَةُ
مُشْرِقِينَ
73
faaakhadzathumu
alṣṣayḥahu
musyriqiyna
Maka
mereka
dibinasakan
oleh
suara
keras
yang
mengguntur
ketika
matahari
akan
terbit.
فَجَعَلْنَا
عَـٰلِيَهَا
سَافِلَهَا
وَأَمْطَرْنَا
عَلَيْهِمْ
حِجَارَةً
مِّن
سِجِّيلٍ
74
faja‘alnaā
‘aāliyahaā
saāfilahaā
waaamṭarnaā
‘alayhim
ḥijaārahan
mmin
sijjiylin
Maka
Kami
jadikan
bagian
atas
kota
itu
terbalik
ke
bawah
dan
Kami
hujani
mereka
dengan
batu
dari
tanah
yang
keras.
إِنَّ
فِى
ذَٰلِكَ
لَـَٔايَـٰتٍ
لِّلْمُتَوَسِّمِينَ
75
iinna
fiā
dzaālika
laaāyaātin
llilmutawassimiyna
Sesungguhnya
pada
yang
demikian
itu
benar-benar
terdapat
tanda-tanda
(kekuasaan
Kami)
bagi
orang-orang
yang
memperhatikan
tanda-tanda.
وَإِنَّهَا
لَبِسَبِيلٍ
مُّقِيمٍ
76
waiinnahaā
labisabiylin
mmuqiymin
Dan
sesungguhnya
kota
[808]
itu
benar-benar
terletak
di
jalan
yang
masih
tetap
(dilalui
manusia).
إِنَّ
فِى
ذَٰلِكَ
لَـَٔايَةً
لِّلْمُؤْمِنِينَ
77
iinna
fiā
dzaālika
laaāyahan
llilmuu'miniyna
Sesungguhnya
pada
yang
demikian
itu
benar-benar
terdapat
tanda-tanda
(kekuasaan
Allah)
bagi
orang-orang
yang
beriman.
وَإِن
كَانَ
أَصْحَـٰبُ
ٱلْأَيْكَةِ
لَظَـٰلِمِينَ
78
waiin
kaāna
aaṣḥaābu
alaaykahi
laẓaālimiyna
Dan
sesungguhnya
adalah
penduduk
Aikah
[809]
itu
benar-benar
kaum
yang
zalim,
فَٱنتَقَمْنَا
مِنْهُمْ
وَإِنَّهُمَا
لَبِإِمَامٍ
مُّبِينٍ
79
faantaqamnaā
minhum
waiinnahumaā
labiiimaāmin
mmubiynin
maka
Kami
membinasakan
mereka.
Dan
sesungguhnya
kedua
kota
[810]
itu
benar-benar
terletak
di
jalan
umum
yang
terang.
وَلَقَدْ
كَذَّبَ
أَصْحَـٰبُ
ٱلْحِجْرِ
ٱلْمُرْسَلِينَ
80
walaqad
kadzdzaba
aaṣḥaābu
alḥijri
almursaliyna
Dan
sesungguhnya
penduduk-penduduk
Kota
Al-Ḥijr
[811]
telah
mendustakan
rasul-rasul
[812],
وَءَاتَيْنَـٰهُمْ
ءَايَـٰتِنَا
فَكَانُوا۟
عَنْهَا
مُعْرِضِينَ
81
wa'aātaynaāhum
'aāyaātinaā
fakaānuwā
‘anhaā
mu‘riḍiyna
dan
Kami
telah
mendatangkan
kepada
mereka
tanda-tanda
(kekuasaan)
Kami,
tetapi
mereka
selalu
berpaling
daripadanya,
وَكَانُوا۟
يَنْحِتُونَ
مِنَ
ٱلْجِبَالِ
بُيُوتًا
ءَامِنِينَ
82
wakaānuwā
yanḥituwna
mina
aljibaāli
buyuwtanā
'aāminiyna
dan
mereka
memahat
rumah-rumah
dari
gunung-gunung
batu
(yang
didiami)
dengan
aman.
فَأَخَذَتْهُمُ
ٱلصَّيْحَةُ
مُصْبِحِينَ
83
faaakhadzathumu
alṣṣayḥahu
muṣbiḥiyna
Maka
mereka
dibinasakan
oleh
suara
keras
yang
mengguntur
pada
waktu
pagi
[813],
فَمَآ
أَغْنَىٰ
عَنْهُم
مَّا
كَانُوا۟
يَكْسِبُونَ
84
famaā
aaghnaāā
‘anhum
mmaā
kaānuwā
yaksibuwna
maka
tak
dapat
menolong
mereka,
apa
yang
telah
mereka
usahakan.
وَمَا
خَلَقْنَا
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
وَٱلْأَرْضَ
وَمَا
بَيْنَهُمَآ
إِلَّا
بِٱلْحَقِّ
ۗ
وَإِنَّ
ٱلسَّاعَةَ
لَـَٔاتِيَةٌ
ۖ
فَٱصْفَحِ
ٱلصَّفْحَ
ٱلْجَمِيلَ
85
wamaā
khalaqnaā
alssamaāwaāti
waalaarḍa
wamaā
baynahumaā
iillaā
bialḥaqqi
waiinna
alssaā‘aha
laaātiyahun
faaṣfaḥi
alṣṣafḥa
aljamiyla
Dan
tidaklah
Kami
ciptakan
langit
dan
bumi
dan
apa
yang
ada
di
antara
keduanya,
melainkan
dengan
benar.
Dan
sesungguhnya
saat
(kiamat)
itu
pasti
akan
datang,
maka
maafkanlah
(mereka)
dengan
cara
yang
baik.
إِنَّ
رَبَّكَ
هُوَ
ٱلْخَلَّـٰقُ
ٱلْعَلِيمُ
86
iinna
rabbaka
huwa
alkhallaāqu
al‘aliymu
Sesungguhnya
Tuhan-mu,
Dia-lah
Yang
Maha
Pencipta
lagi
Maha
Mengetahui.
وَلَقَدْ
ءَاتَيْنَـٰكَ
سَبْعًا
مِّنَ
ٱلْمَثَانِى
وَٱلْقُرْءَانَ
ٱلْعَظِيمَ
87
walaqad
'aātaynaāka
sab‘anā
mmina
almatsaāniā
waalqur'aāna
al‘aẓiyma
Dan
sesungguhnya
Kami
telah
berikan
kepadamu
tujuh
ayat
yang
dibaca
berulang-ulang
[814]
dan
Al-Qur`ān
yang
agung.
لَا
تَمُدَّنَّ
عَيْنَيْكَ
إِلَىٰ
مَا
مَتَّعْنَا
بِهِۦٓ
أَزْوَٰجًا
مِّنْهُمْ
وَلَا
تَحْزَنْ
عَلَيْهِمْ
وَٱخْفِضْ
جَنَاحَكَ
لِلْمُؤْمِنِينَ
88
laā
tamuddanna
‘aynayka
iilaāā
maā
matta‘naā
bihiī
aazwaājanā
mminhum
walaā
taḥzan
‘alayhim
waakhfiḍ
janaāḥaka
lilmuu'miniyna
Janganlah
sekali-kali
kamu
menujukan
pandanganmu
kepada
kenikmatan
hidup
yang
telah
Kami
berikan
kepada
beberapa
golongan
di
antara
mereka,
(orang-orang
kafir
itu)
dan
janganlah
kamu
bersedih
hati
terhadap
mereka
dan
berendahdirilah
kamu
terhadap
orang-orang
yang
beriman.
وَقُلْ
إِنِّىٓ
أَنَا
ٱلنَّذِيرُ
ٱلْمُبِينُ
89
waqul
iinniā
aanaā
alnnadziyru
almubiynu
Dan
katakanlah,
"Sesungguhnya
aku
adalah
pemberi
peringatan
yang
menjelaskan".
كَمَآ
أَنزَلْنَا
عَلَى
ٱلْمُقْتَسِمِينَ
90
kamaā
aanzalnaā
‘alaā
almuqtasimiyna
Sebagaimana
(Kami
telah
memberi
peringatan),
Kami
telah
menurunkan
(azab)
kepada
orang-orang
yang
membagi-bagi
(Kitab
Allah)
[815],
ٱلَّذِينَ
جَعَلُوا۟
ٱلْقُرْءَانَ
عِضِينَ
91
alladziyna
ja‘aluwā
alqur'aāna
‘iḍiyna
(yaitu)
orang-orang[816]
yang
telah
menjadikan
Al-Qur`ān
itu
terbagi-bagi[817].
فَوَرَبِّكَ
لَنَسْـَٔلَنَّهُمْ
أَجْمَعِينَ
92
fawarabbika
lanasalannahum
aajma‘iyna
Maka
demi
Tuhan-mu,
Kami
pasti
akan
menanyai
mereka
semua,
عَمَّا
كَانُوا۟
يَعْمَلُونَ
93
‘ammaā
kaānuwā
ya‘maluwna
tentang
apa
yang
telah
mereka
kerjakan
dahulu.
فَٱصْدَعْ
بِمَا
تُؤْمَرُ
وَأَعْرِضْ
عَنِ
ٱلْمُشْرِكِينَ
94
faaṣda‘
bimaā
tuu'maru
waaa‘riḍ
‘ani
almusyrikiyna
Maka
sampaikanlah
olehmu
secara
terang-terangan
segala
apa
yang
diperintahkan
(kepadamu)
dan
berpalinglah
dari
orang-orang
yang
musyrik.
إِنَّا
كَفَيْنَـٰكَ
ٱلْمُسْتَهْزِءِينَ
95
iinnaā
kafaynaāka
almustahzi'iyna
Sesungguhnya
Kami
memelihara
kamu
daripada
(kejahatan)
orang-orang
yang
memperolok-olokkan
(kamu),
ٱلَّذِينَ
يَجْعَلُونَ
مَعَ
ٱللَّهِ
إِلَـٰهًا
ءَاخَرَ
ۚ
فَسَوْفَ
يَعْلَمُونَ
96
alladziyna
yaj‘aluwna
ma‘a
alllahi
iilaāhanā
'aākhara
fasawfa
ya‘lamuwna
(yaitu)
orang-orang
yang
menganggap
adanya
tuhan
yang
lain
di
samping
Allah,
maka
mereka
kelak
akan
mengetahui
(akibat-akibatnya).
وَلَقَدْ
نَعْلَمُ
أَنَّكَ
يَضِيقُ
صَدْرُكَ
بِمَا
يَقُولُونَ
97
walaqad
na‘lamu
aannaka
yaḍiyqu
ṣadruka
bimaā
yaquwluwna
Dan
Kami
sungguh-sungguh
mengetahui
bahwa
dadamu
menjadi
sempit
disebabkan
apa
yang
mereka
ucapkan,
فَسَبِّحْ
بِحَمْدِ
رَبِّكَ
وَكُن
مِّنَ
ٱلسَّـٰجِدِينَ
98
fasabbiḥ
biḥamdi
rabbika
wakun
mmina
alssaājidiyna
maka
bertasbihlah
dengan
memuji
Tuhan-mu
dan
jadilah
kamu
di
antara
orang-orang
yang
bersujud
(salat),
وَٱعْبُدْ
رَبَّكَ
حَتَّىٰ
يَأْتِيَكَ
ٱلْيَقِينُ
99
waa‘bud
rabbaka
ḥattaāā
yaatiyaka
alyaqiynu
dan
sembahlah
Tuhan-mu
sampai
datang
kepadamu
yang
diyakini
(ajal).