وَيْلٌ
لِّكُلِّ
هُمَزَةٍ
لُّمَزَةٍ
1
waylun
llikulli
humazahin
llumazahin
Kecelakaanlah
bagi
setiap
pengumpat
lagi
pencela,
ٱلَّذِى
جَمَعَ
مَالًا
وَعَدَّدَهُۥ
2
alladziā
jama‘a
maālanā
wa‘addadahuū
yang
mengumpulkan
harta
dan
menghitung-hitungnya[1601],
يَحْسَبُ
أَنَّ
مَالَهُۥٓ
أَخْلَدَهُۥ
3
yaḥsabu
aanna
maālahuū
aakhladahuū
dia
mengira
bahwa
hartanya
itu
dapat
mengekalkannya,
كَلَّا
ۖ
لَيُنۢبَذَنَّ
فِى
ٱلْحُطَمَةِ
4
kallaā
layunbadzanna
fiā
alḥuṭamahi
sekali-kali
tidak!
Sesungguhnya
dia
benar-benar
akan
dilemparkan
ke
dalam
ῌuṭamah.
وَمَآ
أَدْرَىٰكَ
مَا
ٱلْحُطَمَةُ
5
wamaā
aadraāāka
maā
alḥuṭamahu
Dan
tahukah
kamu
apa
ῌuṭamah
itu?
نَارُ
ٱللَّهِ
ٱلْمُوقَدَةُ
6
naāru
alllahi
almuwqadahu
(Yaitu)
api
(yang
disediakan)
Allah
yang
dinyalakan,
ٱلَّتِى
تَطَّلِعُ
عَلَى
ٱلْأَفْـِٔدَةِ
7
allatiā
taṭṭali‘u
‘alaā
alaafidahi
yang
(membakar)
sampai
ke
hati.
إِنَّهَا
عَلَيْهِم
مُّؤْصَدَةٌ
8
iinnahaā
‘alayhim
mmuu'ṣadahun
Sesungguhnya
api
itu
ditutup
rapat
atas
mereka,
فِى
عَمَدٍ
مُّمَدَّدَةٍۭ
9
fiā
‘amadin
mmumaddadahin
(sedang
mereka
itu)
diikat
pada
tiang-tiang
yang
panjang.